By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Ketimbang Bahas RUU HIP, Irwan: Presiden Jokowi Lebih Baik Bicara Reshuffle Kabinet
Kabar PolitikTrending

Ketimbang Bahas RUU HIP, Irwan: Presiden Jokowi Lebih Baik Bicara Reshuffle Kabinet

akurasi 2019
Last updated: Juni 29, 2020 10:02 am
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
RUU HIP
Wasekjen DPP Partai Demokrat Irwan meminta Presiden Jokowi fokus urus Covid-19 ketimbang membahas RUU HIP. (Dok Akurasi.id)
SHARE
RUU HIP
Wasekjen DPP Partai Demokrat Irwan meminta Presiden Jokowi fokus urus Covid-19 ketimbang membahas RUU HIP. (Dok Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Rencana pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang diajukan pemerintah mendapatkan ragam penolakan. Apalagi RUU HIP diajukan dan dibahas di tengah masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

baca juga: Irwan Fecho Minta Menteri Basuki Segera Evaluasi Tarif Tol Balsam

Besarnya gelombang penolakan atas RUU HIP dari berbagai pihak mau tidak mau memaksa pemerintah harus menunda pembahasannya. Ketimbang membahas itu, maka jauh lebih elok Presiden Jokowi membicarakan bagaimana menuntaskan Covid-19 dan reshuffle kabinet sebagai evaluasi atas kinerja para menteri yang terkesan biasa-biasa saja.

Terkait itu, Wasekjen DPP Partai Demokrat Irwan pun angkat bicara. Ia pun lebih sreg berbicara soal reshuffle kabinet yang disampaikan Presiden Jokowi, akibat kerja biasa-biasa saja menteri kabinet dalam mengatasi pandemi Covid-19.

“Reshuffle lebih menarik daripada HIP, ini menandakan persoalan dampak Pandemi lebih utama ketimbang, masalah RUU HIP,” tegas politisi muda akrab disapa Irwan Fecho ini, dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/6/20).

Irwan pun menyoroti ancaman reshuffle Presiden Jokowi kepada kabinetnya. Kata Irwan, sikap Presiden itu menyiratkan adanya situasi pemerintah kekinian sedang menghadapi banyak persoalan, terutama wabah virus corona atau Covid-19 yang menghantam sektor kesehatan maupun perekonomian.

Sementara itu, Irwan mengatakan karena penanganan dampak pandemi Covid-19 lebih penting, seyogianya pembahasan RUU HIP ini dihentikan DPR, bukan ditunda dengan dalih mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Jadi harus dihentikan. Bukan ditunda,” ujar Irwan.

Sebab, sambung Irwan, persoalan dampak pandemi merupakan masalah fundamental yang jelas-jelas bisa membuat bahaya kondisi bangsa Indonesia saat ini, di antaranya masalah ekonomi bangsa yang terancam rontok akibat pandemi Covid-19.

“Harusnya pemerintah dan semua elemen warga bangsa terfokus pada penanganan dampak pandemi Covid-19,” demikian Irwan. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

TAGGED:DPP DemokratIrwanisu nasionalpresiden jokowiReshuffle kabinetRUU HIP
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemprov Kaltim Diminta Belajar Sama DKI Jakarta, Sutomo Jabir: Asetnya Rp500 Triliun dan Semua Terdata
Kabar Politik

Pemprov Kaltim Diminta Belajar Sama DKI Jakarta, Sutomo Jabir: Asetnya Rp500 Triliun dan Semua Terdata

By
Devi Nila Sari
Ketua DPRD Samarinda Siswadi
Trending

Sempat Ikut Fitnes, Ketua DPRD Samarinda Siswadi Tutup Usia, Anak dan Istri Dibuat Kaget

By
akurasi 2019
Penanganan Jalan Rusak di Kaubun-Kaliorang Disebut Lambat, Sutomo Jabir Siap Sampaikan ke Pemprov
Kabar Politik

Penanganan Jalan Rusak di Kaubun-Kaliorang Disebut Lambat, Sutomo Jabir Siap Sampaikan ke Pemprov

By
Devi Nila Sari
Sah, Yahya Staquf Ketum PBNU, Kalahkan Said Aqil di Muktamar
HeadlineTrending

Yahya Staquf Ketum PBNU, Kalahkan Said Aqil di Muktamar

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?