By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Kemendikbud Gagas Sekolah Penggerak, DPRD Kaltim: Benahi Tenaga Pendidiknya Dulu
Kabar Politik

Kemendikbud Gagas Sekolah Penggerak, DPRD Kaltim: Benahi Tenaga Pendidiknya Dulu

Devi Nila Sari
Last updated: April 15, 2021 10:30 am
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Kemendikbud Gagas Sekolah Penggerak, DPRD Kaltim: Benahi Tenaga Pendidiknya Dulu
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub menuturkan tak boleh ada euforia berlebih menyikapi program Sekolah Penggerak. (Dok Humas DPRD Kaltim)
SHARE
Kemendikbud Gagas Sekolah Penggerak, DPRD Kaltim: Benahi Tenaga Pendidiknya Dulu
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub menuturkan tak boleh ada euforia berlebih menyikapi program Sekolah Penggerak. (Dok Humas DPRD Kaltim)

Kemendikbud Gagas Sekolah Penggerak, DPRD Kaltim: Benahi Tenaga Pendidiknya Dulu. Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub menilai, konsep yang bagus, jika tidak disertai tenaga pendidik berkompeten dan kesiapan sarana prasarana memadai, akan percuma.

Akurasi.id, Samarinda – Sejumlah pekerjaan rumah harus dikebut Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meski kondisi pandemi Covid-19 belum mereda. Selain mempersiapkan kematangan program pembelajaran tatap muka (PTM) yang dilaksanakan Juli mendatang, Kemendikbud juga telah memprakarsai program Sekolah Penggerak yang digagas 1 Februari 2021.

Di Kaltim sendiri, diketahui ada dua sekolah yang ditetapkan Kemendikbud sebagai Sekolah Penggerak, yakni SMA 1 Samarinda dan SMA 1 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Program tersebut untuk diketahui memiliki tujuan meningkatkan hasil belajar siswa yang mencakup kompetensi literasi, numerasi serta karakter.

Sekolah Penggerak juga ditujukan mendorong transformasi antara sekolah swasta dan negeri agar bergerak lebih maju. Dirilis dari Pemprov Kaltim pada Februari lalu, pemerintah telah menyatakan kesiapan untuk tidak merotasi kepala sekolah, guru, atau tenaga administrasi di sekolah yang telah ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak selama 4 tahun ke depan.

Melalui program itu, diharapkan para kepala sekolah dan guru bisa terlibat aktif dan saling berkoordinasi. Terutama dalam hal pembelajaran. Menanggapi perihal itu, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub menyampaikan, dari sisi gagasan program tersebut sangat bagus.

Akan tetapi, program itu perlu dibarengi dengan kesiapan perencanaan dan mekanisme kerja yang mumpuni. Sebab sering kali, suatu program mengalami kegagalan dikarenakan euforia yang berlebihan pada gagasan. Bukan pada implementasi teknis yang seharusnya dirancang secara detail.

“Sekolah Penggerak itu kuncinya ada di tenaga pendidik. Tenaga pendidik yang harus diatur dengan baik. Kalau pendidiknya tidak disiapkan, enggak ada gunanya,” ketus Rusman, Selasa (13/4/2021) kemarin.

[irp]

Politisi Fraksi PPP itu menyebutkan, selain unsur tenaga pendidik, ada dua kunci penting lainnya yang tak boleh terabaikan. Yakni soal sarana serta prasarana dan kurikulumnya. Ketiganya saling berkaitan dan kunci utama ada pada tenaga pendidik.

“Kalau kurikulumnya baik, tapi gurunya tidak punya kompetensi, ya bablas. Kemudian gurunya dan kurikulum bagus serta kompetensinya rata-rata bagus, tapi sarana prasarananya kedodoran, ya enggak bisa juga,” imbuhnya.

Ketiganya dirasa Rusman harus saling berkaitan dan tak terpisahkan. Saat guru mengajar mesti didukung dengan sarana prasarana yang mumpuni. Sesuai dengan perkembangan zaman. Begitu pula dengan tuntutan kompetensi yang dimiliki. Sehingga dalam pembelajaran tidak terjadi ketertinggalan.

“Jadinya enggak pernah linier. Selalu ada ketimpangan. Kita tidak boleh hanya melampiaskan ke guru kalau pemerintah tidak melakukan peningkatan kompetensinya,” kata Rusman.

Menurutnya, ada sejumlah tanggung jawab yang harus dipenuhi pemerintah. Yakni selalu meningkatkan kompetensi para guru dengan cara menggelar pendidikan formal kesetaraan.  Sering melakukan upgrading guru dalam rangka meningkatkan keilmuan dengan mengikuti dinamika tren teknologi.

“Sekarang enggak bisa kita lepaskan teknologi dan ilmu pengetahuan. Kalau ilmunya si guru tidak ter-update, bagaimana bisa mengajar siswa?” imbuhnya. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimKemendikbud RIKomisi IV DPRD KaltimRusman YaqubSekolah PenggerakTenaga Pendidik Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Naik Lagi! Ini Harga BBM Non Subsidi per September 2026

Akurasi.id - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi kembali mengalami penyesuaian.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Paparkan Program Unggulan Rp100-300 Juta, Andi Harun-Rusmadi Optimis Bisa Membangun Samarinda
Kabar Politik

Paparkan Program Unggulan Rp100-300 Juta, Andi Harun-Rusmadi Optimis Bisa Membangun Samarinda

By
akurasi 2019
Jaga Keamanan IKN, Panglima Andika Ajukan Penambahan Alutsista
HeadlineKabar Politik

Jaga Keamanan IKN, Panglima Andika Ajukan Penambahan Alutsista

By
akurasi 2019
Esai FotoKabar Politik

Kampanye di Samarinda, Prabowo Disambut Ribuan Pendukung

By
akurasi 2019
Distribusi BBM
Birokrasi

Atasi Penyalahgunaan Distribusi BBM, Komisi II DPRD Kaltim Dukung Adanya Pengawas SPBU

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?