Kampung Dongeng DPK Bontang Ditargetkan Rampung 2021

![]()

Kampung Dongeng DPK Bontang Ditargetkan Rampung 2021. Belum lama ini perencanaan dilakukan dengan menggelar rapat tim bersama pendongeng nasional Kak Awam dan owner Kampung Dongeng di Samarinda.
Akurasi.id, Bontang – Dalam rangka menyiapkan melek baca dari usia dini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang melakukan rapat internal yang salah satunya membahas tentang kampung dongeng di Kota Taman -sebutan Bontang-.
Baca juga: DPK Bontang Kembali Gelar Webinar, Ajak Masyarakat Giat Membaca di Masa Pandemi
Dalam rapat tersebut dihadiri oleh Awam Prakoso yang pernah menjadi narasumber di Webinar bertema “Belajar Seru dengan Mendongeng ”, yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
“Rapat ini merupakan langkah awal untuk persiapan DPK membangun kampung dongeng, kami mengundang Kak Awam, Bunda Fitri yang mempunyai kampung dongeng di Samarinda, para kabid (kepala bidang) dan kasi (kepala seksi) yang ada di DPK Bontang,” ucap Retno Febriaryanti, Kepala DPK Bontang saat ditemui Akurasi.id, Selasa (3/11/2020).
Dalam kesempatan ini juga, Retno menyampaikan bahwasanya sempat ada Kampung Dongeng di Bontang. Hanya saja belum pernah berjalan. Oleh karena itu, mulai saat ini akan direncanakan pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) terlebih dahulu.
“Kami akan menggaet relawan-relawan yang mau bergabung di Kampung Dongeng ini. Barang siapa yang ingin bergabung menjadi relawan dalam pembangunan Kampung Dongeng ini, kami sangat berterima kasih sekali, hanya saja sifatnya ini adalah aksi sosial, dan untuk persoalan dana tidak ada,” jelas Retno.
Lanjut dia, hal yang terpenting para relawan tersebut memiliki komitmen untuk menjadi relawan dan ingin memberikan kebahagiaan untuk anak-anak di Bontang dengan hadirnya Kampung Dongeng tersebut. Hal ini untuk menciptakan karakter baik yang terbentuk melalui dongeng.
“Dengan hadirnya Kampung Dongeng ini, anak-anak di Bontang menjadi lebih baik karakternya, dan sisi lain, anak-anak akan lebih senang dengan buku, karena dengan mendongeng akan membuat anak menjadi cinta buku. Dalam artian lain cinta membaca buku,” bebernya.
Retno menjelaskan, untuk mewujudkan program ini juga tergantung dari kesiapan relawan yakni masyarakat Bontang, agar dalam menjalankan program ini, komitmen dan berdedikasi tinggi di utamakan, setidaknya di tahun 2021 yang akan datang, Kampung Dongeng ini sudah berjalan.
“Jika sudah terbentuk kepengurusan dari para relawan tersebut, nantinya mereka juga yang akan menjadi motor penggerak di lapangan dan akan dilatih langsung oleh Kak Awam secara berkesinambungan dan tentunya secara daring,” bebernya.
Mengingat anak di zaman sekarang lebih banyak bermain game dan smartphone dibandingkan buku, terlebih di masa Covid-19 ini, jangan sampai membuat anak jadi malas membaca.
Yang menjadi tujuan utama dari mendongeng ini adalah supaya anak-anak itu mempunyai imajinasi, mempunyai karakter, rasa ingin tahunya besar dan meningkatkan daya inovasi anak melalui buku. Oleh sebab itu relawan sangat dibutuhkan untuk mendukung terwujudnya Kampung Dongeng.
“Barang siapa yang mau untuk ikut serta dan menjadi relawan dalam membangun Kampung Dongeng DPK Bontang, bisa segera hubungi pihak DPK, agar agenda baik ini cepat tercapai, dan tentu ini semua untuk meningkatkan mutu anak dan untuk masa depan bangsa kita semua,” pungkasnya. (*)
Penulis: Rezki Jaya
Editor: Suci Surya Dewi









