PeristiwaTrending

Jerome Polin Kenang Sosok Ayahnya: Humor, Kasih, dan Permintaan Terakhir yang Belum Terwujud

Permintaan Terakhir Sang Ayah yang Belum Terwujud

Loading

Akurasi.id – Di tengah suasana duka, YouTuber Jerome Polin memilih mengenang sang ayah, Marojahan Sintong Sijabat, dengan cara yang hangat. Dalam ibadah penghiburan yang digelar pada Sabtu (1/11/2025) di Surabaya, Jerome membagikan kisah tentang ayahnya yang dikenal sebagai sosok pendeta penuh cinta dan humor.

Pria 27 tahun itu menceritakan, setiap khotbah sang ayah selalu diselipkan cerita-cerita lucu yang membuat jemaat tertawa. Salah satunya adalah kisah perjuangan Marojahan saat berusaha mendapatkan restu dari orang tua sang istri, Chrissie Rahmeinsa.

“Papa di awal selalu bilang, Papa tuh pacaran 9 tahun sama Mama. Dan 9 tahun itu, 6 tahun selalu ditolak calon mertua dan 3 tahunnya nggak jelas,” kenang Jerome dalam ibadah yang disiarkan di kanal YouTube Jehian PS.

Puncak cerita tersebut terjadi ketika sang ayah curhat kepada kakek dan neneknya tentang penolakan yang dialami. Jawaban polosnya sukses membuat semua orang tertawa.

Jasa SMK3 dan ISO

“Opung selalu nanya, ‘Kamu kurang apa, Marojahan?’ Terus Papa jawab, ‘Kurang putih, Opung,’” tutur Jerome menirukan gaya bicara ayahnya.

Jerome juga mengenang bagaimana ayahnya menutup kisah itu dengan keyakinan penuh kebanggaan.

“Bapak Ibu bisa lihat kan hasilnya? Tiga anak oke-oke kan? Jadi kalau anak Bapak Ibu didekati orang Batak, jangan langsung ditolak,” ucap Jerome disambut tawa jemaat.

Tak hanya humoris, Marojahan dikenal sebagai sosok yang hangat dan rendah hati. Ia kerap menyapa siapa saja, dari satpam hingga tukang becak, sembari menyebarkan pesan kebaikan.

“Papa itu benar-benar kayak, ‘Kau sudah kenal Tuhan Yesus belum?’ Kadang aku sampai harus nyuruh Papa berhenti,” kata Jerome sambil tersenyum.

Dalam setiap khotbah, Marojahan juga kerap menunjukkan dukungan untuk anak-anaknya. Bahkan ia sering mempromosikan kanal YouTube Jerome kepada jemaat.

“Siapa yang belum subscribe? Subscribe sekarang,” kenang Jerome dengan tawa.

Namun di balik tawa dan cerita penuh kasih itu, Jerome mengungkap satu penyesalan dan permintaan terbesar sang ayah yang belum sempat terwujud.

“Selama Papa hidup, aku ngerasa udah cukup bikin Papa bangga. Tapi ada satu hal yang belum bisa aku penuhi, yaitu Papa pengin cucu,” ujar Jerome dengan suara bergetar.

Keinginan itu bukan sekadar ingin menimang cucu, melainkan harapan agar Marojahan dapat membimbing ketiga putranya Jerome, Jehian, dan Jesse menjadi ayah yang baik kelak.

“Papa harus hidup lebih lama supaya ketika kita punya anak, Papa bisa ngajarin ke kita gimana cara jadi ayah yang baik,” ucap Jerome.

Meski keinginan itu tak lagi bisa terwujud, Jerome menutup pesannya dengan janji yang mengharukan.

“Kalau Papa nggak bisa lihat cucu selama Papa masih hidup, Papa lihat dari atas ya, Pah, nanti,” tutupnya.

Marojahan Sintong Sijabat meninggal dunia pada Kamis (30/10/2025) pukul 15.30 WIB di National Hospital Surabaya. Jenazah disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven Surabaya, dan akan dikremasi pada Senin (3/11/2025) pukul 11.00 WIB.

Kepergian Marojahan meninggalkan duka mendalam bagi Jerome dan keluarganya. Dalam unggahan di media sosial, mereka berjanji akan menjaga dan menguatkan sang ibunda.

“Papa, sekarang giliran Jehian, Jerome, dan Jesse yang jaga Mama ya. Papa percaya sama ketiga anak Papa,” tulis Jehian dalam unggahan pilunya.

Selamat jalan, Marojahan Sijabat, sosok ayah yang dikenal penuh kasih, humor, dan inspirasi.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button