By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Ikut Terdampak Covid-19, Banyak Rumah Ibadah di Sangatta Kesulitan Bayar Listrik
News

Ikut Terdampak Covid-19, Banyak Rumah Ibadah di Sangatta Kesulitan Bayar Listrik

akurasi 2019
Last updated: Mei 13, 2020 6:00 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
rumah ibadah
Banyak rumah ibadah di Kutim kesulitan menbayar tagihan listrik akibat dampak Covid-19. (Ilustrasi)
SHARE
rumah ibadah
Banyak rumah ibadah di Kutim kesulitan menbayar tagihan listrik akibat dampak Covid-19. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Sangatta – Wabah virus corona baru atau Covid-19 yang terjadi saat ini benar-benar membawa dampak yang begitu luar biasa bagi kehidupan masyarakat. Tidak hanya mengganggu kesehatan, tapi juga perekonomian masyarakat. Dampak itu salah satunya turut dirasakan para pengurus rumah ibadah di Kutai Timur (Kutim).

baca juga: Tagihan Listrik Melonjak Saat Pandemi Covid-19, PLN Kutim Tepis Adanya Kenaikan

Sejak wabah terus melanda Kutim, banyak di antara rumah ibadah yang kesulitan membayar tagihan listrik. Hal itu dikarenakan masyarakat memilih beribadah di rumah sebagai dampak pembatasan sosial, sehingga sumbangan yang biasanya didapatkan rumah ibadah dari para jemaah otomatis juga menjadi tiada.

Menyikapi itu, Bupati Kutim Ismunandar telah mengajukan surat permohonan penundaan pembayaran listrik rumah ibadah kepada  pihak PT PLN ULP Sangatta. Menindaklanjuti itu, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang menggelar pertemuan dengan pimpinan PT PLN ULP Sangatta, Rabu (13/05/20).

Lewat pertemuan itu, Kasmidi meminta kepada PLN agar bisa menggratiskan pembayaran tarif rekening listrik bagi rumah ibadah seperti masjid, gereja, vihara dan lainnya selama masa darurat Covid-19. Mengingat rumah ibadah diimbau menghentikan kegiatan yang melibatkan jemaah dalam jumlah besar.

“Beberapa pengurus masjid sudah mulai kesulitan membiayai pembayaran biaya listrik bulanan. Umumnya mereka berharap PLN memberikan dispensasi khusus bagi pelanggan rumah ibadah selama masa darurat Covid-19,” tutur Kasmidi.

Penggratisan tarif rekening listrik bagi rumah ibadah diharapkan bisa direalisasikan oleh pihak PLN. Karena umumnya masjid membiayai segala kebutuhannya dengan sedekah atau sumbangan jamaah.

“Tapi, seperti kita tahu saat ini perekonomian masyarakat sedang menurun dan tak ada aktivitas seperti misalnya salat Jumat, biasa ada uang sumbangan sebagai tambahan pemasukan,” paparnya.

Kasmidi berharap, PLN dapat meniru kebijakan yang diambil PDAM yang memberikan stimulus bagi masyarakat terdampak Covid-19, misalnya dengan memberikan subsidi atau mengratiskan pembayaran tagihan air dalam beberapa bulan ke depan.

“Kita berharap kepada PLN ada program penanganan dampak Covid-19 seperti yang dilakukan PDAM ada bantuan pemberian gratis sebanyak  Rp200 ribu, namun yang tagihannya diatas dua ratus pelanggan yang akan membayar kelebihannya,” jelas dia.

Permintaan wakil bupati Kutim kepada PT PLN ULP Sangatta untuk menggratiskan rekening listrik rumah ibadah, ditanggapi Manager PLN ULP Sangatta, Rizky Maulidy.

“Kebijakan keringanan biaya listrik adalah domainnya Kementerian ESDM atas persetujuan dari pemerintah pusat. PLN hanya bertindak sebagai operator yang melaksanakan kebijakan tersebut, untuk kebijakan yang kami bisa lakukan saat ini hanya sebatas tak ada pemutusan sambungan di rumah ibadah meski invoice tagihan sudah 2 bulan,” katanya.

Kendati demikian, apa yang jadi usulan Pemerintah Kutim akan coba disampaikan kepada PLN Bontang dan Balikpapan sebagai induk perusahaan tersebut. Namun dari upaya membantu masyarakat terdampak Covid-19, diakui Rizky, telah dilakukan.

Dia mencontihkan, sebulan lalu PLN membebaskan tagihan listrik bagi pelanggan golongan rumah tangga (R1) 450 VA dan pemberian diskon 50 persen bagi pelanggan golongan rumah tangga 900 VA bersubsidi. Termasuk pembebasan biaya tagihan listrik dan pemberian token gratis bagi pelanggan tarif B1/450 dan I1/450 VA.

“Namun menyangkut permintaan pembebasan biaya untuk rumah ibadah, kami tidak bisa membuat keputusan sendiri tanpa persetujuan dari PLN Pusat,” tandasnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Covid-19dampak covid-19PLNPLN Kutimrumah ibadahtagihan listrik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

BPOM Hentikan Sementara Peredaran Produk Latiao Asal China Usai Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan
PeristiwaTrending

BPOM Hentikan Sementara Peredaran Produk Latiao Asal China Usai Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan

By
Wili Wili
Satpam Rumah Mewah di Bogor Tewas Ditusuk Anak Majikan, Berawal dari Teguran
Hukum & KriminalTrending

Satpam Rumah Mewah di Bogor Tewas Ditusuk Anak Majikan, Berawal dari Teguran

By
Wili Wili
Ribuan Buruh Gelar Aksi di Jakarta Tuntut Pencabutan Pasal Merugikan dalam Omnibus Law
PeristiwaTrending

Ribuan Buruh Gelar Aksi di Jakarta Tuntut Pencabutan Pasal Merugikan dalam Omnibus Law

By
Wili Wili
Gubernur Riau Abdul Wahid Pakai Rompi Oranye Khas Tahanan KPK
HeadlinePeristiwa

Gubernur Riau Abdul Wahid Pakai Rompi Oranye Khas Tahanan KPK

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?