By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Hujan Deras Picu Banjir di Kabupaten Bandung: 34.497 Warga Terdampak, Ratusan Mengungsi
PeristiwaTrending

Hujan Deras Picu Banjir di Kabupaten Bandung: 34.497 Warga Terdampak, Ratusan Mengungsi

Wili Wili
Last updated: Desember 5, 2025 4:06 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Hujan Deras Picu Banjir di Kabupaten Bandung: 34.497 Warga Terdampak, Ratusan Mengungsi
Hujan Deras Picu Banjir di Kabupaten Bandung: 34.497 Warga Terdampak, Ratusan Mengungsi. Foto: ANTARA.
SHARE

Akurasi.id – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung pada Kamis (4/12) sekitar pukul 18.15 WIB menyebabkan banjir di sejumlah kecamatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat lima desa dan kelurahan terendam banjir, yakni Desa Cingcin di Kecamatan Soreang; Bojongsoang di Kecamatan Bojongsoang; Kamasan dan Margahurip di Kecamatan Banjaran; serta Cangkuang Wetan di Kecamatan Dayeuhkolot.

Bojongsoang menjadi wilayah paling parah terdampak dengan 615 rumah terendam. Selain itu, banjir juga merendam 80 rumah di Kamasan, 47 rumah di Cangkuang Wetan, 6 rumah di Cingcin, serta merusak satu rumah di Margahurip akibat kuatnya arus air. Total warga terdampak mencapai ratusan kepala keluarga (KK), termasuk 47 KK di Cangkuang Wetan yang terpaksa mengungsi demi keselamatan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Pranata Humas BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, menjelaskan bahwa derasnya hujan menyebabkan luapan air terjadi dengan cepat, terutama di kawasan dataran rendah. “Saat ini masih dalam tahap asesmen dan pendataan. Tinggi muka air berkisar antara 0 hingga 70 cm, dan petugas masih bersiaga mengantisipasi kemungkinan peningkatan banjir,” ujarnya, Jumat (5/12).

BPBD Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung untuk melakukan penilaian lapangan dan memastikan kebutuhan bantuan lanjutan bagi warga terdampak.

Selain itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin, melaporkan bahwa total 34.497 jiwa terdampak banjir di tiga kecamatan paling parah, yakni Dayeuhkolot (25.918 jiwa), Baleendah (5.579 jiwa), dan Bojongsoang (3.000 jiwa). Sebanyak 162 KK atau sekitar 457 jiwa harus dievakuasi ke tempat pengungsian. “Di Dayeuhkolot ada 307 jiwa atau 99 KK yang mengungsi, sedangkan di Baleendah terdapat 62 KK atau sekitar 150 jiwa,” ungkap Wahyudin.

Ketinggian banjir bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga 150 sentimeter, dengan titik tertinggi berada di Kecamatan Dayeuhkolot. BPBD Kabupaten Bandung telah berkoordinasi dengan aparat terkait untuk mempercepat proses penanganan korban, sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

Banjir ini dipicu oleh tingginya curah hujan yang menyebabkan aliran Sungai Citarum meluap hingga merendam permukiman warga sejak Kamis sore.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:baleendahbanjir bandungBencana AlambojongsoangBPBD Jawa BaratCuaca Ekstremdayeuhkolothujan deraskabupaten bandungsungai citarum
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bapenda Bontang Bidik Potensi Pajak Air Tanah, Belum Setahun Sudah Sumbang Rp6,5 Miliar
BirokrasiTrending

Bapenda Bontang Bidik Potensi Pajak Air Tanah, Belum Setahun Sudah Sumbang Rp6,5 Miliar

By
akurasi 2019
tim relawan mahyunadi
CorakTrending

Perangi Wabah Corona, Tim Relawan Mahyunadi Gencarkan Penyemprotan Disinfektan

By
akurasi 2019
Gubernur Jabar Soroti Kerusakan Parah Jalan Parung Panjang akibat Distribusi Material ke Jakarta dan Tangerang
HeadlinePeristiwa

Gubernur Jabar Soroti Kerusakan Parah Jalan Parung Panjang akibat Distribusi Material ke Jakarta dan Tangerang

By
Wili Wili
3 WBP Lapas Samarinda Meninggal Dunia Setelah Tenggak Miras Oplosan
HeadlineNewsPeristiwa

3 WBP Lapas Samarinda Meninggal Dunia Setelah Tenggak Miras Oplosan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?