By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > 3 WBP Lapas Samarinda Meninggal Dunia Setelah Tenggak Miras Oplosan
HeadlineNewsPeristiwa

3 WBP Lapas Samarinda Meninggal Dunia Setelah Tenggak Miras Oplosan

Devi Nila Sari
Last updated: September 23, 2022 11:53 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
3 WBP Lapas Samarinda Meninggal Dunia Setelah Tenggak Miras Oplosan
Ilustrasi warga binaan meninggal usai menenggak miras oplosan jenis gaduk di Lapas Klas IIA Samarinda, Kamis (22/9/2022) malam tadi. (Ilustrasi)
SHARE

Sebanyak 3 WBP Lapas Samarinda meninggal dunia usai tenggak miras oplosan. Miras oplosan itu mereka racik di dalam penjara.

Akurasi.id, Samarinda – Akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan, tiga warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Klas IIA Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) tewas dan satu lainnya kritis di rumah sakit.

Kejadiaan nahas itu terjadi tepat pada Kamis (22/9/2022) malam tadi, sekira pukul 22.10 Wita. Peristiwa itu pun bermula saat keempat WBP IR, RZ, RS dan CR yang berada di dalam satu kamar tahanan. Diduga meracik minuman saset rasa jeruk dengan campuran alkohol, alias gaduk.

Tak lama setelah keempatnya berpesta, satu per satu dari mereka pun tumbang dengan gejala muntah dan kejang-kejang. Melihat hal tersebut, WBP lainnya yang tidak menenggak gaduk langsung melapor para petugas jaga.

“Awalnya saya dapat laporan (petugas jaga) ada satu WBP yang dirujuk (ke rumah sakit). Saya pikir awalnya biasa aja. Tapi selang beberapa waktu kemudian ada tiga lagi yang dirujuk ke rumah sakit,” ucap Kepala Lapas Klas IIA Samarinda, Muhammad Ilham Agung Setyawan, saat dikonfirmasi Jumat (23/9/2022).

Ilham yang mendapat laporan kontan terkejut. Sesegera mungkin dirinya malam kejadian langsung bergegas kembali ke Lapas Klas IIA Samarinda yang beralamat di Jalan Jendral Sudriman, Kecamatan Samarinda Kota itu.

Diduga WBP Meninggal Usai Tenggak Alkohol Hansanitizer dengan Campuran Jasjus

Setibanya, Ilham lantas mendapat laporan kalau WBP pertama dilarikan ke Rumah Sakit Dirgahayu telah meninggal dunia. Sedangkan tiga WBP lainnya dilarikan ke RSUD AW Sjahranie.

“Kemudian jelang tengah malam dapat kabar lagi. Satu lagi meninggal di AWS (RSUD AWS). Kemudian keesokan harinya, sekitar jam setengah lapan pagi dapat laporan lagi satu WBP lagi meninggal,” paparnya.

Dari data yang dihimpun ketiga WBP yang meninggal itu berinisila IR, RZ dan RS. Sedangkan satu lainnya yakni CR, masih menjalani perawatan intensif dengan kondisi kritis di RSUD AWS.

Setelah melihat dan mendapat laporan tiga WBP-nya meninggal. Ilham pun segera memerintahkan jajarannya segera melakukan penyelidikan internal. Khusus di kamar hunian ketiga mendiang.

“Kemungkinan keempat WBP ini menggunakan alkohol dari handsanitizer yang dicampurkan minum jasjus rasa jeruk. Itu informasi yang kami dapat beberapa WBP lainnya,” bebernya.

Terpisah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli yang turut dikonfirmasi membenarkan peristiwa tewasnya tiga WBP. Yang diduga menenggak miras oplosan tersebut.

Polisi berpangkat melati tiga itu mengatakan, saat ini kematian tiga WBP Lapas Klas IIA Samarinda itu pun sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda.

“Kalau dugaannya masih kami dalami ya dan nanti kami informasikan lagi lebih lanjut,” singkatnya.

Hingga berita ini turun, ketiga jenazah WBP yang tewas dengan dugaan menenggak miras oplosan jenis gaduk itu pun masih berada di RSUD AW Sjahranie. Untuk menjalani proses visum, guna mengetahui pasti penyebab kematiannya.

Begitupun dengan satu WBP lainnya yang masih dalam perawatan, petugas kepolisian pun saat ini terus melakukan pemantauan intensif. Apabila ia nantinya membaik, maka petugas berwajib akan melakukan pemeriksaan kesaksian terkait kematian tiga temannya tersebut. (*)

Penulis: Upik
Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:Lapas Klas IIA SamarindaPolresta SamarindaSamarindaWBP Meninggal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook Rp9,9 Triliun
PeristiwaTrending

Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook Rp9,9 Triliun

By
Wili Wili
2 Hari Tak Terlihat
News

2 Hari Tak Terlihat, Seorang Laki-laki Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah

By
akurasi 2019
3 Alasan Mengapa Kenaikan Harga BBM Harus Kita Tolak
CatatanHeadlineRagam

3 Alasan Mengapa Kenaikan Harga BBM Harus Kita Tolak

By
Devi Nila Sari
Mahkamah Konstitusi Perintahkan Pembentukan UU Ketenagakerjaan Baru, Pimpinan DPR Siap Tindak Lanjuti
HeadlinePeristiwa

Mahkamah Konstitusi Perintahkan Pembentukan UU Ketenagakerjaan Baru, Pimpinan DPR Siap Tindak Lanjuti

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?