PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Meroket Rp25.000, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Buyback Emas Antam Ikut Naik, Sentuh Rp2,455 Juta per Gram

Loading

Akurasi.id – Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam Logam Mulia kembali mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Sabtu (10/1/2026). Berdasarkan data resmi dari situs logammulia.com, harga emas Antam naik tajam Rp25.000 dan kini dibanderol Rp2.602.000 per gram.

Kenaikan ini terjadi di Butik Emas LM Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, yang menjadi acuan harga nasional. Harga emas di gerai penjualan lain dapat berbeda tergantung lokasi dan kebijakan masing-masing outlet.

Seiring dengan kenaikan harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga ikut meningkat. Hari ini, harga buyback tercatat di level Rp2.455.000 per gram, naik sekitar Rp23.000–Rp25.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Bebas PPh untuk Konsumen Akhir

Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023, konsumen akhir dibebaskan dari Pajak Penghasilan (PPh) saat membeli emas batangan. Namun demikian, pengusaha emas tetap wajib memungut PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari harga jual, lebih rendah dibandingkan ketentuan sebelumnya yang sebesar 0,45 persen.

Jasa SMK3 dan ISO

Kebijakan ini dinilai memberi insentif bagi masyarakat untuk berinvestasi emas, terutama di tengah fluktuasi ekonomi global.

Rincian Harga Emas Antam Terbaru

Berikut daftar harga emas Antam berdasarkan laman resmi Logam Mulia per Sabtu (10/1/2026):

  • 1 gram: Rp 2.602.000

  • 5 gram: Rp 12.785.000

  • 10 gram: Rp 25.515.000

  • 25 gram: Rp 63.662.000

  • 50 gram: Rp 127.245.000

  • 100 gram: Rp 254.412.000

  • 250 gram: Rp 635.765.000

  • 500 gram: Rp 1.271.320.000

  • 1.000 gram: Rp 2.542.600.000

Sementara itu, data harga emas sebelumnya menunjukkan tren kenaikan bertahap pada berbagai pecahan, mengindikasikan kuatnya minat pasar terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven).

Kenaikan harga emas Antam ini sejalan dengan sentimen global serta meningkatnya permintaan emas fisik di dalam negeri. Investor disarankan untuk terus mencermati pergerakan harga dan kebijakan fiskal yang dapat memengaruhi pasar logam mulia.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button