Diusung 13 Parpol, Neni-Joni Mendaftar ke KPU, Erwin: Semua Pakai Protokol Kesehatan

![]()

Akurasi.id, Bontang – Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Cawali-Cawawali) Kota Bontang Neni Moerniaeni-Joni Muslim resmi mendaftar di KPU Jalan Awang Long, Bontang Utara, Jumat (4/9/2020) pagi tadi.
Baca juga: Edi-Rendi Resmi Mendaftar di KPUD Kukar, Berpeluang Lawan Kotak Kosong
Keberangkatan Neni-Joni ke KPU dengan membawa optimisme besar. Keduanya maju Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bontang dengan membawa 13 partai politik (parpol).
Neni-Joni berangkat mendaftar ke KPU terbilang unik. Mereka datang dengan mengendarai donar. Keduanya tiba di KPU sekira pukul 09.40 Wita dan diterima langsung oleh Ketua KPU Bontang
Erwin dan Ketua Bawaslu Nasrullah.
“Neni-Joni menang,” demikian diucapkan Neni saat memasuki kantor KPU Bontang.
Gema suara Neni kemudian langsung disambung dengan balasan teriakan serupa dari relawan, tim sukses, dan pengurus parpol yang mengusung mereka. Gema itu lalu dilanjutkan dengan sambutan salawat dari para pendukungnya.
Neni dan Joni menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pendukungnya yang hingga sejauh ini konsisten mendukung mereka.
“Terima kasih untuk seluruh masyarakat yang sudah mau berjuang dan mendukung kami,” ucapnya singkat.
Sementara itu, Ketua KPU Bontang Erwin mengatakan, di hari pertama pendaftaran, KPU akan kedatangan dua pasangan calon. Pada pagi hari Neni-Joni yang mendaftar. Kemudian setelah salat Jumat giliran pasangan Adi-Basri.
“Hari ini ada 2 pasangan calon yang akan mendaftar. Pagi ini ada pasangan Neni-Joni. Kemudian siang nanti pasangan Adi-Basri,” ungkapnya.
Ditegaskan Erwin, walau Neni-Joni datang dengan puluhan pendukung, dipastikan tak semua bisa ikut masuk kantor KPU.
Selain kedua pasangan, pihaknya hanya memperbolehkan masuk ke ruangan ketua dan sekretaris parpol pengusung.
Hal itu dilakukan sesuai peraturan KPU yang mengatur tentang protokol kesehatan Covid-19. Sehingga KPU melakukan pembatasan untuk mereka yang akan masuk di kantor KPU.
“Protokol kesehatan tetap kami jalankan secara ketat. Karena itu sudah menjadi ketentuan dari KPU dalam pencegahan Covid-19,” ucap Erwin. (*)
Penulis: Redaksi Akurasi.id
Editor: Dirhanuddin









