By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Dikabarkan Stroke, KPK Sebut Lukas Enembe Bisa Makan dan Mandi Sendiri
HeadlineHukum & KriminalNews

Dikabarkan Stroke, KPK Sebut Lukas Enembe Bisa Makan dan Mandi Sendiri

Devi Nila Sari
Last updated: Januari 16, 2023 4:56 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Dikabarkan Stroke, KPK Sebut Lukas Enembe Bisa Makan dan Mandi Sendiri
Gubenur Papua Lukas Enembe dengan memakai baju tahanan dan borgol saat dibawa menggunakan kursi roda karena dikabarkan stroke. (Dok MI)
SHARE

KPK menyebut Gubernur Papua Lukas Enembe saat ini dalam kondisi stabil. Meski sempat mengaku stroke, namun LE bisa makan dan mandi sendiri.

Contents
  • KPK Memastikan Tidak Ada Perlakukan Istimewa Bagi Lukas
  • Lukas Mengaku Sakit Stroke

Akurasi.id, Jakarta – Kondisi kesehatan Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe turut mendapat sorotan sejak penetapannya sebagai tersangka. Sebab, karena dikabarkan stroke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat menangguhkan penahanan Lukas.

Belakangan, ada keterangan berbeda mengenai kondisi kesehatan Lukas berdasarkan pantauan KPK dan keterangan Lukas sendiri. KPK memastikan kondisi Lukas relatif stabil.

Oleh karena itu, KPK tidak lagi menangguhkan masa tahanannya. Lukas disebut KPK sudah dalam kondisi baik di rumah tahanan atau rutan.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengaku, pihaknya mendapat laporan kondisi Lukas relatif stabil. Menurutnya, Lukas bisa beraktivitas sendiri.

“Informasi yang kami terima, tersangka LE (Lukas Enembe) dalam kondisi baik, stabil, bisa beraktivitas sendiri. Seperti makan, mandi dan lain-lain di dalam Rutan KPK,” ucap Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya sebagaimana melansir detik, Minggu (15/1/2023).

KPK Memastikan Tidak Ada Perlakukan Istimewa Bagi Lukas

Ali memastikan, kondisi kesehatan Lukas Enembe selalu dipantau. Menurutnya, tidak ada perlakuan istimewa bagi Lukas.

“Tim dokter Rutan KPK juga selalu memantau rutin kesehatannya. Termasuk obat yang dikonsumsinya diberikan sesuai prosedur. Ini seperti halnya perlakuan yang sama terhadap tahanan KPK lainnya,” kata Ali.

Selain itu, ia juga menyebut, berdasarkan keterangan tim medis RSPAD kondisi Lukas juga dinyatakan fit to stand trial. Menurut Ali, tim medis menyebut Lukas Enembe bisa mengikuti rangkaian pemeriksaan.

“Artinya bisa mengikuti seluruh proses-proses pemeriksaan. Jadi, ini konteksnya tentu dalam rangka untuk kepentingan hukum seseorang. Setelah diasesmen oleh tim medis kemudian fit secara hukum untuk bisa mengikuti proses-proses. Baik itu pemeriksaan sebagai tersangka, tentunya sebagai saksi. Ataupun bahkan nanti bisa dibawa kepada proses persidangan gitu,” jelas Ali.

KPK akan menjadwal ulang pemeriksaan Lukas Enembe pada pekan depan. Ali tak menjelaskan apa yang akan ditanyakan penyidik KPK kepada Lukas.

“Kami juga akan segera jadwalkan, diberikan minggu depan. Kami akan kembali hadirkan yang bersangkutan, baik itu sebagai saksi maupun tersangka. Karena tentu yang bersangkutan tersangka LE ini juga nantinya menjadi saksi untuk berkas perkara pemberi suap ya tersangka RL,” tutur Ali.

Lukas Mengaku Sakit Stroke

Sebagai informasi, Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi proyek pembangunan bernilai miliaran rupiah. Oleh karena itu, petugas pun melakukan penangkapan terhadap LE pekan lalu.

Usai penangkapan dan penyelidikan awal KPK. Di hadapan penyidik, Lukas mengaku mengidap penyakit stroke.

Menurut pengacara LE, Petrus Bala di Gedung KPK, Kamis  (12/1/2023) lalu. Lukas Enembe diperiksa hampir sekitar lima jam dan dicecar delapan pertanyaan oleh penyidik.

Sebelum kliennya belum ditanya soal substansi perkara dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Lukas Enembe. Penyidik pun mempertanyakan penyakit yang diderita oleh Lukas Enembe.

“Pertama apakah saudara dalam keadaan sehat? Jawaban beliau ‘Tidak, saat ini saya dalam kondisi sakit stroke’, pelan sekali,” jelas Petrus.

Petrus menambahkan, dalam kesempatan itu, penyidik KPK baru membahas perihal data diri dari LE. Tidak ada materi perkara.

“Ini materinya pekerjaan, pendidikan, orang tua, lalu jabatan. Lalu apakah saudara pernah dihukum, tidak ada pertanyaan ‘Bapak pernah ketemu Lakka’ (Rijatono Lakka, penyuap Lukas Enembe) di mana? Kapan? Uangnya di mana? Itu tidak ada,” ucap Petrus. (*)

Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:Gubernur Papua Lukas EnembeKasus Suap Gubernur PapuaKPKLukas Enembe Sakit Stroke
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Salahsatu Kru Film Penyalin Cahaya Diduga Lakukan Pelecehan Seksual
HeadlineTrending

Kru Film Penyalin Cahaya Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

By
akurasi 2019
Relawan Jokowi Bantah Tudingan PDIP Terkait 'Mulyono' di Balik Gagalnya Anies di Pilgub Jawa Barat
HeadlineKabar Politik

Relawan Jokowi Bantah Tudingan PDIP Terkait ‘Mulyono’ di Balik Gagalnya Anies di Pilgub Jawa Barat

By
Wili Wili
Upaya Diplomatik Jokowi: Menganalisis Implikasi Kunjungannya ke China Bagi Posisi Indonesia di Dunia
Covered StoryHeadline

Upaya Diplomatik Jokowi: Menganalisis Implikasi Kunjungannya ke China Bagi Posisi Indonesia di Dunia

By
akurasi 2019
BPOM Hentikan Sementara Peredaran Produk Latiao Asal China Usai Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan
PeristiwaTrending

BPOM Hentikan Sementara Peredaran Produk Latiao Asal China Usai Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?