By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Penghulu Meninggal Dunia Usai Prosesi Ijab Kabul di Banyuasin
PeristiwaTrending

Penghulu Meninggal Dunia Usai Prosesi Ijab Kabul di Banyuasin

Wili Wili
Last updated: Februari 10, 2025 2:09 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Penghulu Meninggal Dunia Usai Prosesi Ijab Kabul di Banyuasin
Penghulu Meninggal Dunia Usai Prosesi Ijab Kabul di Banyuasin. Foto: Tribun.
SHARE

Banyuasin, Akurasi.id — Kejadian mengharukan terjadi di Desa Kuala Puntian, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Seorang penghulu bernama Sarnubi, yang menjabat sebagai P2UKD (Petugas Pembantu Urusan Keagamaan Desa), meninggal dunia usai memimpin prosesi ijab kabul pasangan pengantin pada Jumat (7/2/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.

Menurut saksi mata, prosesi ijab kabul pasangan Ardi dan Sri Damayanti berlangsung lancar tanpa hambatan. Namun, sesaat setelah prosesi selesai dan sebelum penandatanganan dokumen pernikahan, Sarnubi tiba-tiba tertunduk di meja tanpa bergerak. “Dari prosesi semuanya sudah berjalan lancar. Tinggal tanda tangan, tetapi tiba-tiba Ustad Sarnubi ini tertunduk dan tak bergerak lagi,” ujar Kiman, salah seorang warga Desa Kuala Puntian.

Awalnya, para saksi, orang tua mempelai, dan pengantin pria tidak menyadari bahwa Sarnubi telah mengalami kondisi darurat. Namun, ketika seorang pria mendekat dan memegang tubuhnya, barulah mereka menyadari bahwa sang penghulu tidak bergerak.

Warga yang berada di lokasi segera membawa Sarnubi ke bidan terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Sayangnya, setibanya di sana, Sarnubi dinyatakan telah meninggal dunia. Kepala KUA Tanjung Lago, Mukhani, yang turut berada di tempat kejadian, mengungkapkan bahwa Sarnubi memang memiliki riwayat penyakit jantung dan pernah menjalani pemeriksaan medis.

“Setelah memimpin doa, Pak Sarnubi ini meninggal. Saat itu yang menikahkan pengantin tersebut saya,” ujar Mukhani pada Sabtu (8/2/2025).

Jenazah Sarnubi telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan pada Sabtu pagi (8/2/2025) pukul 09.00 WIB di pemakaman Desa Kuala Puntian, sesuai dengan keinginan keluarga karena almarhum merupakan warga desa tersebut.

Kabar duka ini membawa kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat setempat. Sarnubi dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam menjalankan tugasnya sebagai penghulu dan sering menjadi panutan di lingkungan desa.

Riwayat Penyakit Jantung Kepala KUA Tanjung Lago, Mukhani, menyampaikan bahwa Sarnubi sebelumnya memang memiliki riwayat penyakit jantung. “Beliau pernah menjalani pemeriksaan medis terkait kondisi jantungnya,” katanya.

Meskipun demikian, hingga akhir hayatnya, Sarnubi tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Kepergiannya yang mendadak di tengah momen sakral pernikahan pasangan Ardi dan Sri Damayanti menjadi sebuah kenangan tak terlupakan bagi semua yang hadir.

Kejadian ini menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit serius. Semoga almarhum Sarnubi mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:BanyuasinBerita DukaDesa Kuala Puntianijab kabulKecamatan Tanjung Lagopenghulu meninggal duniapenghulu Sumatera Selatanpenyakit jantungpernikahanprosesi akad nikah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dua Pekerja TPA di Cibitung Dibacok OTK, Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Modus Ketuk Pintu
Hukum & KriminalTrending

Dua Pekerja TPA di Cibitung Dibacok OTK, Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Modus Ketuk Pintu

By
Wili Wili
Indonesia vs Lebanon FIFA Matchday: Ujian Sesungguhnya Patrick Kluivert
OlahragaTrending

Indonesia vs Lebanon FIFA Matchday: Ujian Sesungguhnya Patrick Kluivert

By
Wili Wili
115 warga samarinda
Trending

115 Warga Samarinda Masuk Dalam Pemantauan Virus Corona

By
akurasi 2019
Drone Buatan Indonesia Buka Peluang Pasar Internasional
EkonomiTrending

Drone Buatan Indonesia Buka Peluang Pasar Internasional

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?