By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Diduga Akibat Pasien Tak Jujur, Puluhan Dokter dan Perawat RSUD AWS Diistirahatkan Setelah Operasi Pasien OTG Covid-19
Trending

Diduga Akibat Pasien Tak Jujur, Puluhan Dokter dan Perawat RSUD AWS Diistirahatkan Setelah Operasi Pasien OTG Covid-19

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:26 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
DOKTER RSUD AWS
50 dokter RSUD AW Sjahranie Samarinda diistirahatkan setelah terlibat operasi pasien OTG reaktif Covid-19. (Istimewa)
SHARE
DOKTER RSUD AWS
50 dokter RSUD AW Sjahranie Samarinda diistirahatkan setelah terlibat operasi pasien OTG reaktif Covid-19. (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Diduga akibat pasien tak jujur, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda terpaksa mengistirahatakan sejumlah dokter dan perawat setelah sempat melakukan penanganan operasi terhadap pasien yang ternyata berstatus orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. Pasalnya, tak lama setelah melakukan operasi, tim medis baru mengetahui bahwa yang bersangkutan memiliki hasil rapid test reaktif Covid-19.

baca juga: Klaster Ijtima Gowa Merajalela, Kasus Positif Covid-19 di Kutim Jadi 13 Orang

Hal tersebut disamapaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD AWS, dr David Masjhoer, Selasa (28/4/20). Menurut David, pasien tersebut datang beberapa hari lalu. Dan pihak rumah sakit tak mengetahui pasien tersebut termasuk kategori OTG. Baru diketahui belakangan setelah didapati riwayat perjalanan dari Bontang. Serta memiliki kontak dengan petugas kesehatan di Rumah Sakit Islam Bontang dan RSUD Taman Husada.

“Berdasarkan hal itu, dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Akhirnya pasien kami pindahkan ke ruang isolasi. Kami Swab. Dan saat ini menunggu untuk menentukan status. Saat ini masih PDP (pasien dalam pengawasan),” terang David saat konferensi pers via aplikasi Zoom pada siang tadi.

Setelah hasil tersebut diketahui, perawat dan dokter yang sempat menangani pasien, harus diistirahatkan. Dan akan dilakukan rapid test dalam tujuh hari ke depan sejak kontak dengan PDP tersebut, sebagaimana protokol kesehatan.

Setidaknya lebih dari 50 dokter dan perawat diistirahatkan akibat kejadian tersebut. David mengimbau warga Samarinda untuk semakin waspada. Sebab saat ini Samarinda kini memasuki masa puncak wabah Covid-19. Semakin banyak yang terpapar, maka semakin menyulitkan situasi yang memang sudah begitu genting.

“Saat ini petugas kami istirahatkan ada sekitar 50 lebih. Sambil tunggu hasil rapid test. Kalau tidak reaktif, baru bisa kerja lagi. Itupun perlu waktu seminggu. Nah, seminggu ini siapa menangani pasien? Yang juga jadi korban malah pasien non Covid-19 yang malah bisa terbengkalai,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:corona kaltimcorona samarindaCovid-19Dokter RSUD AWSOperasiOTGPasien OTGPasien Tak JujurRSUD Taman Husada Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masuk Level Tidak Sehat

Akurasi.id - Kualitas udara di Singapura memburuk sejak Kamis, 4 September 2026.…

Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Viral Video Gus Miftah Noyor Kepala Istri di Konser, Ini Klarifikasi Lengkap dari Kiai Kondang
SelebritisTrending

Viral Video Gus Miftah Noyor Kepala Istri di Konser, Ini Klarifikasi Lengkap dari Kiai Kondang

By
Wili Wili
Covid-19 di Bontang Meningkat, 2 Rumah Sakit Swasta Dilibatkan
Trending

Covid-19 di Bontang Meningkat, 2 Rumah Sakit Swasta Dilibatkan

By
Devi Nila Sari
Wacana Nama Jalan Ataturk di DKI Berujung Protes, Begini Kronologisnya
HeadlineTrending

Wacana Nama Jalan Ataturk di DKI Berujung Protes, Begini Kronologisnya

By
Devi Nila Sari
Kaltim Provinsi Terbanyak Varian Delta di Luar Jawa
Trending

Kaltim Provinsi Terbanyak Varian Delta di Luar Jawa

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?