By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Ekonomi > Deflasi Kaltim di Februari 2022 Dipicu Kelangkaan Minyak Goreng
EkonomiHeadline

Deflasi Kaltim di Februari 2022 Dipicu Kelangkaan Minyak Goreng

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 6, 2022 3:13 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Penurunan harga minyak goreng di Februari 2022 lalu sempat menyebabkan kelangkaan sebab adanya pembatasan distribusi dari distributor pusat. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
Penurunan harga minyak goreng di Februari 2022 lalu sempat menyebabkan kelangkaan sebab adanya pembatasan distribusi dari distributor pusat. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE

Deflasi Kaltim di Februari 2022 utamanya bersumber dari penurunan harga kelompok makanan, minuman dan tembakau setelah pada bulan sebelumnya mengalami inflasi.

Akurasi.id, Samarinda – Memasuki Februari 2022 penurunan permintaan sejumlah komoditas menyebabkan Kaltim mengalami deflasi. Berdasarkan kelompok pengeluarannya, deflasi Kaltim di Februari 2022 utamanya bersumber dari penurunan harga kelompok makanan, minuman dan tembakau setelah pada bulan sebelumnya mengalami inflasi.

Indeks Harga Konsumen (IHK) Kaltim pada Februari 2022 tercatat deflasi sebsar 0,34 persen (mtm), setelah pada bulan sebelumnya mengalami inflasi sebesar 0,87 persen (mtm). Pencapaian tersebut membuat inflasi Kaltim pada bulan ini tercatat sebesar 2,35 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,88 persen (yoy) dan capaian nasional yang berada pada 2,06 persen (yoy).

[irp]

“Deflasi terjadi sebab permintaan masyarakat terhadap komoditas pangan relatif terbatas seiring dengan kembali meningkatnya kasus Covid-19 di tengah upaya pemerintah yang konsisten menekan harga minyak goreng,” terang Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Ricky P Gozali melalui keterangan tertulisnya, Senin (1/3/2022).

Kelompok makanan, minuman dan tembakau tercatat mengalami deflasi sebesar 1,26 persen (mtm) setelah pada bulan sebelumnya mengalami inflasi sebesar 2,24 persen (mtm). Berdasarkan komoditasnya, ikan layang, minyak goreng, dan cabai rawit merupakan utama penyumbang deflasi Kaltim bulan ini.

“Ke depan, monitoring terhadap pasokan komoditas pangan Kaltim perlu untuk dilakukan secara rutin seiring dengan adanya risiko gangguan distribusi pasokan, mengingat masih tingginya level Covid-19 berbagai wilayah sentra produksi di tengah adanya peningkatan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM),” kata dia.

Selain kelompok makanan, kelompok transportasi turut mengalami penurunan harga seiring dengan normalisasi permintaan pasca libur akhir tahun. Kelompok transportasi tercatat mengalami deflasi sebesar 0,17 persen (mtm) setelah pada bulan sebelumnya mengalami inflasi sebesar 0,73 persen (mtm).

Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh terbatasnya permintaan pasca usainya momen libur akhir tahun di tengah kembali meningkatnya kasus Covid-19 di berbagai wilayah di Indonesia. Sehingga masyarakat cenderung membatasi aktivitas berpergian ke luar wilayah.

[irp]

Koordinasi dalm kerangka Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah Kaltim terus dilakukan guna menjaga stabilitas inflasi di Kaltim. Pada Februari 2022, TPID Kaltim terus aktif dalam melakukan kegiatan pengendalian inflasi daerah melalui pelaksanaan rapat koordinasi pemantauan program kerja triwulan IV 2021, serta penyusunan peta jalan TPID Samarinda 2022-2024.

“Selain itu, TPID Kaltim juga menyelenggarakan rapat koordinasi dalam rangka penyusunan peta jalan pengendalian inflasi 2022-2024 yang disusun bersama-sama seluruh TPID kabupaten/kota di wilayah Kaltim,” pungkasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:DeflasiEkonomiInflasiMinyak Goreng
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Naik Lagi! Ini Harga BBM Non Subsidi per September 2026

Akurasi.id - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi kembali mengalami penyesuaian.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Prabowo Sambangi DPP PKB Pasca Ditetapkan Sebagai Presiden Terpilih
HeadlineKabar Politik

Prabowo Sambangi DPP PKB Pasca Ditetapkan Sebagai Presiden Terpilih

By
akurasi 2019
Kontroversi Khotbah Pendeta Gilbert Lumoindong, Persoalan Penistaan Agama Kembali Memanas
HeadlineTrending

Kontroversi Khotbah Pendeta Gilbert Lumoindong, Persoalan Penistaan Agama Kembali Memanas

By
akurasi 2019
Tragedi Kecelakaan di Lumajang: Bentrokan Mematikan antara Minibus Elf dan Kereta Api
Headline

Tragedi Kecelakaan di Lumajang: Bentrokan Mematikan antara Minibus Elf dan Kereta Api

By
akurasi 2019
Pj Gubernur Jateng Optimistis Peringkat Jawa Tengah Naik di PON XXI Aceh-Sumut 2024
HeadlineKabar Politik

Pj Gubernur Jateng Optimistis Peringkat Jawa Tengah Naik di PON XXI Aceh-Sumut 2024

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?