By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Tragedi Kecelakaan di Lumajang: Bentrokan Mematikan antara Minibus Elf dan Kereta Api
Headline

Tragedi Kecelakaan di Lumajang: Bentrokan Mematikan antara Minibus Elf dan Kereta Api

akurasi 2019
Last updated: November 20, 2023 3:21 pm
By
akurasi 2019
Share
6 Min Read
Tragedi Kecelakaan di Lumajang: Bentrokan Mematikan antara Minibus Elf dan Kereta Api
Tragedi Kecelakaan di Lumajang: Bentrokan Mematikan antara Minibus Elf dan Kereta Api. (Foto: Kompas)
SHARE

Akurasi, Nasional. Lumajang, 20 November 2023 – Sebuah malam yang seharusnya diisi kenangan indah dari acara reuni SMA di Banyuwangi berubah menjadi tragedi memilukan di Desa Ranupakis, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sebuah minibus Isuzu Elf dengan nomor polisi N 7646 T bertabrakan dengan Kereta Api (KA) Probowangi, meninggalkan sejumlah korban tewas dan luka-luka.

Contents
  • Kronologi Kecelakaan yang Mengguncang Hati
  • Identifikasi Korban dan Kondisi Jalur KA
  • Respons Petugas dan Evakuasi Korban
  • Dampak Terhadap Perjalanan Kereta Api
  • Imbauan dan Edukasi untuk Keselamatan
  • Trauma dan Duka Mendalam bagi Keluarga Korban
  • Refleksi Bersama untuk Keselamatan Masa Depan

Kronologi Kecelakaan yang Mengguncang Hati

Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Minggu malam, 19 November 2023, sekitar pukul 19.53 WIB. KA Probowangi, dalam perjalanannya dari Ketapang Banyuwangi menuju Surabaya, melaju dengan kencang di jalur timur ke barat. Sementara itu, minibus Isuzu Elf N 7646 T, yang membawa rombongan pulang dari reuni SMA di Banyuwangi, bergerak dari selatan ke utara melintasi lintasan kereta api yang tidak dilengkapi palang pintu.

Situasi menjadi kritis ketika dua kendaraan tersebut bertemu di lintasan tanpa palang pintu. Mesin kereta api telah membunyikan klakson sebagai peringatan, namun minibus melanjutkan perjalanan tanpa henti. Benturan tak terhindarkan, dan KA Probowangi menabrak minibus dengan kekuatan yang cukup besar, menyebabkan minibus terseret sekitar 50 meter dari tempat tabrakan.

Identifikasi Korban dan Kondisi Jalur KA

Berdasarkan laporan resmi, kecelakaan ini menewaskan 11 penumpang minibus Isuzu Elf, semuanya adalah warga Kota Surabaya. Nama-nama korban yang sudah diidentifikasi mencakup Tn. Riyono, Ny. Yelis Agustiana, Tn. Gatot Hari Cahyono, Tn. Nur Muhammad, Ny. Sunarti, Ny. Sri Rahayu, Tn. Edi Sugianto, Ny. Titik Ristianti, dan Tn. Suyono. Sementara itu, dua korban belum teridentifikasi.

Empat penumpang lainnya mengalami luka berat dan sedang menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Haryoto Lumajang. Diantaranya, Tn. Warsito, Tn. Bayu Trinanto, Ny. Ardhika, dan cucu dari Ny. Sri Rahayu yang berusia sekitar 8 tahun.

Respons Petugas dan Evakuasi Korban

Petugas segera merespons kejadian tragis ini. Setelah kejadian, masinis KA Probowangi menghentikan keretanya untuk memeriksa rangkaian. Setelah memastikan keamanan, masinis melanjutkan perjalanan ke stasiun berikutnya dan melaporkan insiden tersebut. Petugas segera menuju lokasi kecelakaan untuk memulai proses evakuasi.

“Alhamdulillah bangkai mikrobus sudah berhasil dievakuasi menjauh dari rel kereta,” kata Kasi Humas PT KAI DAOP 9, Anwar Yuli Prasetyo.

Dampak Terhadap Perjalanan Kereta Api

Meskipun perjalanan beberapa kereta api di lokasi kecelakaan tetap berjalan normal, kecepatannya harus dikurangi karena banyaknya warga yang berada di sekitar rel KA. “Tidak ada perjalanan KA yang terganggu akibat kecelakaan itu, namun KA Probowangi mengalami keterlambatan sekitar 13 menit tiba di sejumlah stasiun tujuan menuju Stasiun Gubeng Surabaya,” jelas Anwar Yuli Prasetyo.

Imbauan dan Edukasi untuk Keselamatan

Pasca-kecelakaan ini, PT KAI dan pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang, terutama yang tidak terjaga atau tanpa palang pintu. Anwar Yuli Prasetyo menekankan pentingnya disiplin mematuhi rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang.

“Pastikan jalur yang akan dilalui sudah aman, kemudian tengok kanan dan kiri, serta patuhi rambu-rambu yang ada sebelum melintas rel kereta api agar kejadian kecelakaan di Lumajang tidak terulang kembali,” imbuhnya.

Hal tersebut sejalan dengan peraturan hukum, sesuai UU 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian pasal 124 dan UU 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 114.

Trauma dan Duka Mendalam bagi Keluarga Korban

Keluarga korban terpukul oleh berita tragis ini. Ghufron, kerabat dari salah satu korban, Nur Muhammad, mengungkapkan bahwa rombongan tersebut baru saja menghadiri reuni SMA di Banyuwangi dan sedang dalam perjalanan pulang ke Surabaya. “Habis acara reuni,” ujar Ghufron di RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Evan, putra dari Mariana, yang juga menjadi korban meninggal, mengungkapkan ketidakpercayaannya terhadap kenyataan ini. “Saya enggak menyangka ibu saya jadi korban kecelakaan, kemarin (Sabtu) pamitnya reuni ke Banyuwangi,” ucapnya dengan suara terguncang.

Rencananya, jenazah korban akan langsung dibawa ke rumah duka untuk persiapan pemakaman. Proses pemakaman diharapkan dapat memberikan sedikit ketenangan bagi keluarga yang sedang berduka.

Refleksi Bersama untuk Keselamatan Masa Depan

Kejadian tragis ini menjadi momentum penting untuk refleksi bersama masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait guna meningkatkan kesadaran akan keselamatan di lintasan perlintasan sebidang. Edukasi tentang aturan dan tata cara melintasi rel kereta api menjadi kunci untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa depan.

Dalam suasana duka yang mendalam, masyarakat di Lumajang dan sekitarnya berharap agar korban yang meninggal dapat beristirahat dengan tenang, sementara para korban yang masih dirawat semoga segera pulih dan mendapatkan dukungan penuh dalam proses pemulihan mereka.

Kecelakaan ini memberikan pelajaran berharga bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan, baik di darat maupun lintas rel. Semoga tragedi ini dapat menjadi panggilan bagi semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan transportasi yang lebih aman dan mematuhi aturan demi melindungi nyawa setiap individu.

(*)

Editor: Ani

TAGGED:elfKecelakaankereta apilumajangsma
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Terhitung 1 Maret, Pemerintah Tetapkan BPJS Kesehatan Syarat Jual Beli Tanah
BirokrasiHeadline

Terhitung 1 Maret, Pemerintah Tetapkan BPJS Kesehatan Syarat Jual Beli Tanah

By
akurasi 2019
Menggagas Efisiensi Anggaran di Era Prabowo: Dari Makan Siang Gratis hingga Reformasi Kementerian
HeadlineKabar Politik

Menggagas Efisiensi Anggaran di Era Prabowo: Dari Makan Siang Gratis hingga Reformasi Kementerian

By
Yori Akurasi
MK Putuskan Hapus Batas Ambang Partai 4 Persen, Berlaku Mulai Pemilu 2029
HeadlineTrending

MK Putuskan Hapus Batas Ambang Partai 4 Persen, Berlaku Mulai Pemilu 2029

By
akurasi 2019
Gempa Magnitudo 4.2 Guncang Bandung - Analisis dan Dampak Sesar Garut
HeadlinePeristiwa

Gempa Magnitudo 4.2 Guncang Bandung – Analisis dan Dampak Sesar Garut

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?