By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > China Batasi Impor, Harga Jual Batu Bara Diprediksi Turun Pada 2020
Trending

China Batasi Impor, Harga Jual Batu Bara Diprediksi Turun Pada 2020

akurasi 2019
Last updated: Desember 17, 2019 5:10 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Harga Batu Bara
Harga jual batu bara pada 2020 diperkirakan akan mengalami penurunan seiring adanya pembatasan permintaan impor dari beberapa negara. (Ilustrasi)
SHARE
Harga Batu Bara
Harga jual batu bara pada 2020 diperkirakan akan mengalami penurunan seiring adanya pembatasan permintaan impor dari beberapa negara. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Kaltim patutnya mewaspadai tren penurunan terhadap pertumbuhan ekonomi pada 2020. Lantaran, beberapa negara yang selama ini banyak mengimpor batu bara di Indonesia, kemungkinan besar akan mulai membatasi permintaan batu bara dengan berbagai alasan dan kebijakan ekonomi.

Baca Juga: Masyarakat Kaltim Perlu Bersiap, Pembangunan IKN Bakal Menyerap 16 Ribu Tenaga Kerja

Sebagai daerah yang menempatkan sektor pertambangan batu bara sebagai komoditas utama, Pemerintah Kaltim dinilai perlu mewaspadai itu. Supaya kasus anjloknya ekonomi Kaltim seperti yang terjadi pada 2016 lalu tidak kembali terulang lagi. Di mana saat itu, harga jual batu bara mendadak terjun bebas.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono menyebutkan, ekonomi Kaltim masih didominasi dari sektor pertambangan batu bara. Pada 2020, tren harga jual emas hitam tersebut diprediksi mengalami penurunan.

“Perkiraan seluruh lembaga internasional maupun nasional, dan kami juga di Bank Indonesia melihat bahwa masih ada tren penurunan harga batu bara pada tahun depan,” kata dia dijumpai awak media di ruang kerjanya, Senin (16/12/19) malam.

Tren penurunan harga jual batu bara itu, dikarenakan adanya restriksi atau pembatasan mekanisme impor yang diberlakukan di sejumlah negara, baik di Asia maupun Eropa. Misalnya oleh negara China, mereka diketahui sudah mulai berupaya untuk ke energi baru dan terbarukan (EBT). Sehingga mulai perlahan menurunkan mengimpor batu bara dari Indonesia.

“Tapi dari kajian mendalam kami melihat, kenapa China masih kuat sekali impor dari Indonesia pada 2019, itu karena mereka masih punya proyek listrik ke daerah-daerah pelosok atau terpencil yang masih menggunakan batu bara,” ungkapnya.

Proyek listrik masuk daerah pelosok yang sedang digalakkan China, membuat mereka masih begitu kuat mengandalkan batu bara sebagai sumber tenaga listrik. Meskipun sebelumnya, China telah berencana melakukan restriksi impor batu bara. Namun dalam perjalanannya, restriksi itu ternyata tidak begitu tinggi.

“Karena ada proyek listrik itu, makanya permintaan impor batu bara dari China masih cukup tinggi. Selain itu, ada musim dingin dan sebagainya, maka itu yang mendorong respons produksi masih cukup bagus. Ditambah lagi dengan cuaca yang mendukung di sini (Kaltim),” katanya.

Kendati demikian, Tutuk menyebutkan, ke depannya harga jual batu bara akan mulai turun. Karena restriksi sudah mulai terjadi pada 2020. Karenanya, dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Kaltim tidak akan setinggi 2019 yang mencapai di atas 6 persen. Walau begitu, tren penjualan batu bara pada triwulan I diperkirakan masih cukup positif nantinya.

“Sampai dengan triwulan I, tren penjualan harga batu bara masih positif dan baik. Ekspor memang menurun, tetapi masih positif kalau kami bilang. Awal tahun memang agak sedikit rendah permintaan. Tetapi ke pertengahan tahun, akan tinggi, tetapi tren harganya agak menurun,” jelasnya.

MAHYUNADI

Sementara untuk permintaan crude palm oil (CPO), Tutuk melihat, prospeknya masih cuku bagus. Seperti negara India, dia melihat masih akan cukup tinggi mengimpor CPO dari Tanah Air. Dengan demikian, sektor perkebunan kelapa sawit di Kaltim diyakini masih cukup bagus sepanjang 2020.

“Kalau CPO kegiatan ekspornya masih cukup kuat. Hanya dengan Eropa saja yang sedikit bermasalah. Tetapi kebutuhan mereka cukup kecil. Hanya belasan persen. Jadi tidak begitu berpengaruh. Seperti Tiongkok, permintaan CPO juga cukup bagus,” tandasnya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Harga Batu BaraImpor ChinaTambang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

RUU Perpajakan Disahkan Siang Ini, Ada Tax Amnesty Jilid II di 2022
HeadlineTrending

RUU Perpajakan Disahkan Siang Ini, Ada Tax Amnesty Jilid II di 2022

By
Devi Nila Sari
Indonesia Gagal ke Final Sudirman Cup 2025, Fokus Beralih ke Taipei Open
OlahragaTrending

Indonesia Gagal ke Final Sudirman Cup 2025, Fokus Beralih ke Taipei Open

By
Wili Wili
Kebijakan Protokol Covid-19 Beri Dampak Terhadap Melandainya Harga Barang di Kaltim
Trending

Kebijakan Protokol Covid-19 Beri Dampak Terhadap Melandainya Harga Barang di Kaltim

By
akurasi 2019
Jokowi Dijadwalkan Tonton Langsung Laga Timnas Indonesia vs Australia di GBK
OlahragaTrending

Jokowi Dijadwalkan Tonton Langsung Laga Timnas Indonesia vs Australia di GBK

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?