By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Olahraga > Indonesia Gagal ke Final Sudirman Cup 2025, Fokus Beralih ke Taipei Open
OlahragaTrending

Indonesia Gagal ke Final Sudirman Cup 2025, Fokus Beralih ke Taipei Open

Wili Wili
Last updated: Mei 4, 2025 4:55 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Indonesia Gagal ke Final Sudirman Cup 2025, Fokus Beralih ke Taipei Open
Indonesia Gagal ke Final Sudirman Cup 2025, Fokus Beralih ke Taipei Open. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Langkah tim bulutangkis Indonesia di ajang Sudirman Cup 2025 harus terhenti di babak semifinal setelah kalah tipis 2-3 dari Korea Selatan pada Sabtu (3/5/2025) di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China.

Kekalahan ini memastikan Indonesia gagal melangkah ke partai final kejuaraan beregu campuran paling bergengsi di dunia tersebut. Laga penentu di partai kelima mempertemukan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti melawan pasangan Korea Selatan Baek Ha-na/Lee So-hee.

Tiwi/Fadia yang juga merupakan kombinasi baru tampil gigih dan memberikan perlawanan sengit selama 90 menit, namun akhirnya menyerah dengan skor 10-21, 21-18, 15-21. Fadia bahkan turun dua kali dalam satu hari karena sebelumnya juga tampil di sektor ganda campuran.

“Terima kasih banyak kepada Fadia karena sudah bermain dua kali hari ini. Kami mohon maaf tidak bisa menyumbang poin, tapi kami sudah berusaha mati-matian,” kata Tiwi dalam keterangan resmi PBSI.

Tim Merah Putih sempat memberikan perlawanan kuat di pertandingan sebelumnya, dengan penampilan penuh semangat dari Jonatan Christie, Ester Nurumi, dan sektor campuran. Namun secara keseluruhan, Korea Selatan tampil lebih konsisten dan berhasil merebut tiket ke final.

Kapten tim, Jonatan Christie, memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain Indonesia. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat dan fokus untuk turnamen-turnamen selanjutnya.

“Bukan soal menang dan kalah, tapi tentang perjuangan sampai titik darah penghabisan. Ini yang patut kita apresiasi,” ujar Jonatan dalam cuplikan video yang dirilis PBSI. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua tim pendukung yang telah bekerja keras selama turnamen berlangsung.

Indonesia terakhir kali menjuarai Sudirman Cup pada edisi perdana tahun 1989 di Jakarta. Sejak saat itu, harapan untuk kembali membawa pulang trofi belum juga terwujud.

Meski gagal di Xiamen, para pemain tidak berlama-lama larut dalam kekecewaan. Sejumlah atlet andalan akan langsung bersiap menghadapi BWF World Tour Super 300 Taipei Open yang digelar 6–11 Mei 2025 di Taipei Arena, Taiwan. Turnamen ini memperebutkan total hadiah sebesar 240 ribu dolar AS.

Beberapa nama yang dipastikan turun di Taipei Open antara lain Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, Ester Nurumi Tri Wardoyo, serta Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

PBSI berharap para pemain bisa segera bangkit dan menunjukkan performa maksimal dalam tur Asia mendatang.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Amallia Cahaya Pratiwibulutangkis IndonesiaBWF Super 300hasil Sudirman CupIndonesia vs Korea SelatanJonatan ChristiePBSISiti FadiaSudirman Cup 2025Taipei Open 2025
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Gegara Zoom Meeting 'Lemot,' Kapolres Nunukan Pukuli Anak Buah
HeadlineTrending

Gegara Zoom Meeting ‘Lemot,’ Kapolres Nunukan Pukuli Anak Buah

By
Devi Nila Sari
Lima Dewan Samarinda Melawan PAW Lewat Palu Hakim
Covered StoryHukum & KriminalTrending

Lima Dewan Samarinda Melawan PAW Lewat Palu Hakim 

By
akurasi 2019
Elaelo Diklaim Sebagai Media Sosial Pengganti Twitter, Kominfo Membantah
TechnoTrending

Elaelo Diklaim Sebagai Media Sosial Pengganti Twitter, Kominfo Membantah

By
Wili Wili
Selebgram Ratu Entok Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama, Ditahan Polda Sumut
Hukum & KriminalTrending

Selebgram Ratu Entok Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama, Ditahan Polda Sumut

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?