By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Buaya 4,5 Meter Hebohkan Warga
News

Buaya 4,5 Meter Hebohkan Warga

akurasi 2019
Last updated: Maret 19, 2019 12:43 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Buaya 4,5 Meter Hebohkan Warga
Buaya muara ini berhasil ditangkap petugas Disdamkartan. Hewan buas ini sudah diamankan di Taman Nasional Kutai (TNK). (Disdamkartan for Akurasi.id)
SHARE
Buaya 4,5 Meter Hebohkan Warga
Buaya muara ini berhasil ditangkap petugas Disdamkartan. Hewan buas ini sudah diamankan di Taman Nasional Kutai (TNK). (Disdamkartan for Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Buaya  sepanjang 4,5 meter berhasil ditaklukkan anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Minggu (17/3/2019) malam. Buaya tersebut ditangkap di kawasan Bontang Permai, Jalan Catur 7, RT 7, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.

Ketua RT 7 Kelurahan Api-Api, Teguh Suharjono mengungkapkan, pada pukul 07.00 Wita salah seorang warga sedang duduk santai di tepi sungai. Pada saat itu, dia melihat buaya tersebut.

Menyadari keberadaan buaya, saksi mata itu panik. “Dia memanggil anaknya. Secara tidak langsung, semua warga tahu. Lalu kami memanggil petugas untuk menangkap buaya itu,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pengendalian Oprasional Disdamkartan, Ahmad Rivani mengungkapkan, buaya tersebut sering muncul di sekitar sungai. Warga pernah melihatnya di Jalan Tomat dan Jalan Catur. “Kami pernah menunggu buaya itu saat keluar. Tetapi hasilnya nihil,” ucapnya.

Ahmad menyebut, proses penangkapan reptil dengan nama latin crocodylus porosus itu tidak membutuhkan waktu yang lama. Pasalnya, kondisi air sungai sedang surut. Sehinga petugas dengan mudah menjebaknya.

“Hanya membutuhkan tenaga saja untuk menangkap buaya ini. Karena sangat besar,” terangnya.

Pada saat penangkapan berlangsung, banyak warga yang ingin melihat buaya tersebut. Hal itu menghambat petugas yang berusaha menangkap buaya tersebut. “Banyaknya penonton, masih menjadi kendala bagi kami,” sebutnya.

Dia mengimbau warga yang tinggal di tepi sungai agar selalu waspada. Jika ada yang melihat hewan buas itu, warga diminta melaporkannya ke Disdamkartan.

Buaya Berkeliaran Sering Ditemukan di Bontang

Pada 25 Januari lalu, warga RT 18, Kelurahan Loktuan, Bontang, dihebohkan dengan keberadaan buaya di parit di sekitar rumah warga. Beberapa hari sebelumnya, buaya tersebut sudah hilir mudik di pemukiman penduduk.

Dikutip Merdeka.co, personel Bhabinkamtibmas Loktuan, Ahmad Bajuri mengungkapkan, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Loktuan, BPBD, Polres Bontang, dan warga berinisiatif menangkap buaya yang meresahkan itu.

“Setelah kita terima laporan warga soal buaya itu, kita lakukan penangkapan dengan cara manual. Baik itu menggunakan kayu, tali, dan jaring,” kata Ahmad.

Setelah melewati proses panjang, buaya tersebut berhasil ditangkap petugas. Pemerintah setempat mengamankan reptil bertubuh besar itu di Taman Nasional Kutai (TNK).

Sudah Banyak Korban Jiwa

Buaya 4,5 Meter Hebohkan Warga
Buaya ini diamankan setelah menerkam seorang pemuda di Kutim. (istimewa)

Keberadaan buaya muara menjadi ancaman bagi warga. Sudah banyak korban jiwa yang diterkam hewan buas tersebut. Di Bontang, belum pernah ada buaya yang menerkam manusia. Namun di daerah sekitar seperti Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kutai Timur (Kutim), beberapa orang pernah diserang buaya.

Dikutip Klik Bontang, pada 17 September 2017, jasad Arjuna (16) dan Supriyanto (36), ditemukan petugas di Sungai TB, Muara Jawa, Kabupaten Kukar. Keduanya terlihat dengan kondisi tubuh yang masih utuh. Hanya saja di bagian kaki kanan terdapat bekas luka berlubang, bagian mulut robek, dan sebagian kulit sudah mengelupas.

Setahun yang lalu, 2 Maret 2018, jasad Andi Aso (36), warga RT 04, Desa Marukangan, Kecamatan Sandaran, Kutim, ditemukan di sekitar Sungai Kabuyahan tanpa kaki dan tangan sebelah kiri karena diterkam buaya muara.

Di hari yang sama, petugas gabungan menangkap buaya dengan ukuran jumbo itu. Penangkapan dilakukan aparat dengan menembak reptil tersebut. Sedikitnya lima kali tembakan bersarang di sekujur tubuhnya. (*)

Penulis: Hermawan
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Buaya
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

sabu seberat
Hukum & KriminalNews

Sabu Seberat 2 Kilo dan 1.000 Butir Inex Asal Jaringan Kaltim dan Riau Gagal Edar

By
akurasi 2019
asn bontang
News

Lawan Covid-19, ASN Bontang Diminta Sumbang Rp100 Ribu per Bulan, Begini Tanggapan Mereka

By
akurasi 2019
Rumilah Nyaris Tewas Saat Tagih Utang Emas 72 Gram
Hukum & KriminalTrending

Rumilah Nyaris Tewas Saat Tagih Utang Emas 72 Gram

By
Wili Wili
Ingin Cepat Kaya dan Dimarahi Ortu jadi Alasan Remaja di Makassar Ingin Jual Organ Tubuh
HeadlineHukum & KriminalNews

Sering Dimarahi Ortu jadi Alasan Remaja di Makassar Ingin Jual Organ Tubuh

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?