By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Bos BI Tegaskan Redenominasi Rupiah Belum Jadi Fokus: Butuh Timing dan Persiapan Lama
HeadlineKabar Politik

Bos BI Tegaskan Redenominasi Rupiah Belum Jadi Fokus: Butuh Timing dan Persiapan Lama

Wili Wili
Last updated: November 12, 2025 4:48 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Bos BI Tegaskan Redenominasi Rupiah Belum Jadi Fokus: Butuh Timing dan Persiapan Lama
Bos BI Tegaskan Redenominasi Rupiah Belum Jadi Fokus: Butuh Timing dan Persiapan Lama. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bahwa redenominasi rupiah atau penyederhanaan nilai mata uang dengan memangkas tiga digit nol, seperti dari Rp1.000 menjadi Rp1, belum menjadi fokus utama bank sentral saat ini. Menurutnya, BI saat ini lebih memprioritaskan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Berkaitan dengan redenominasi tentu saja kami pada saat ini lebih fokus menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Perry dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (12/11/2025).

Perry menambahkan, proses redenominasi memerlukan waktu persiapan yang panjang serta pelaksanaan yang dilakukan pada saat yang tepat. “Redenominasi itu memerlukan timing dan persiapan yang lebih lama,” tegasnya.

Meski demikian, wacana redenominasi rupiah kembali mencuat setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menetapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025–2029. Dalam PMK tersebut, pemerintah menargetkan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi) dapat diselesaikan pada periode 2026–2027.

“RUU tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi) merupakan RUU luncuran yang rencananya akan diselesaikan pada 2027,” demikian isi PMK 70/2025.

Adapun urgensi penyusunan RUU Redenominasi disebutkan untuk mendorong efisiensi ekonomi, menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional, melindungi daya beli masyarakat, serta meningkatkan kredibilitas mata uang rupiah di mata publik dan investor.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan redenominasi sepenuhnya berada di bawah kewenangan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Ia memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak akan direalisasikan dalam waktu dekat.

“Itu kebijakan bank sentral. Nanti dia akan nerapkan sesuai kebutuhan pada waktunya. Tapi enggak sekarang, enggak tahun depan, dan saya enggak tahu, bukan Kemenkeu tapi bank sentral,” ujar Purbaya saat ditemui di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Senin (10/11).

Dengan demikian, meskipun kerangka regulasi redenominasi telah mulai disiapkan melalui RUU yang ditargetkan rampung pada 2027, implementasinya masih menunggu waktu dan kondisi ekonomi yang dinilai tepat oleh Bank Indonesia. Untuk saat ini, fokus utama BI tetap pada menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Bank IndonesiaBIEkonomi Indonesiakebijakan moneterKementerian KeuanganNilai Tukar RupiahPerry WarjiyoPMK 70 2025Purbaya Yudhi Sadewaredenominasi rupiahRUU redenominasistabilitas ekonomi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Menkeu Purbaya Pastikan Pendampingan Hukum Pegawai Pajak Tersangka OTT KPK, Tegaskan Tak Ada Intervensi
HeadlinePeristiwa

Menkeu Purbaya Pastikan Pendampingan Hukum Pegawai Pajak Tersangka OTT KPK, Tegaskan Tak Ada Intervensi

By
Wili Wili
Penutupan Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta: Analisis Penyebab dan Dampak terhadap Pekerja
EkonomiTrending

Penutupan Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta: Analisis Penyebab dan Dampak terhadap Pekerja

By
akurasi 2019
Diam-Diam Makmur HAPK “Didepak” dari Kursi Ketua DPRD Kaltim, Kursi Diambil Alih Hasanuddin Mas’ud
Kabar Politik

Diam-Diam Makmur HAPK “Didepak” dari Kursi Ketua DPRD Kaltim, Kursi Diambil Alih Hasanuddin Mas’ud

By
Devi Nila Sari
18 Agustus 2025 Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional Tambahan, Pemerintah Hadirkan Banyak Hadiah Kemerdekaan
HeadlinePeristiwa

18 Agustus 2025 Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional Tambahan, Pemerintah Hadirkan Banyak Hadiah Kemerdekaan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?