By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Yenni Eviliana Harapkan Raperda Ketahanan Keluarga Mampu Tekan Angka KDRT
Kabar Politik

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Yenni Eviliana Harapkan Raperda Ketahanan Keluarga Mampu Tekan Angka KDRT

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 25, 2021 9:29 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Yenni Eviliana Harapkan Raperda Ketahanan Keluarga Mampu Tekan Angka KDRT
Anggota DPRD Kaltim Yenni Eviliana terus menyuarakan agar Raperda PKK dapat segera digodok dan dituntaskan dalam menekan KDRT. (Dok Pribadi Yenni Eviliana)
SHARE
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Yenni Eviliana Harapkan Raperda Ketahanan Keluarga Mampu Tekan Angka KDRT
Anggota DPRD Kaltim Yenni Eviliana terus menyuarakan agar Raperda PKK dapat segera digodok dan dituntaskan dalam menekan KDRT. (Dok Pribadi Yenni Eviliana)

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Yenni Eviliana Harapkan Raperda Ketahanan Keluarga Mampu Tekan Angka KDRT. Harapan ini bukan tanpa dasar, dari sisi kasus perceraian di Kaltim pada 2019 mencapai 7.803 kasus. Kota Samarinda menjadi daerah terbanyak yaitu 2.665 kasus.

Akurasi.id, Samarinda – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Ketahanan Keluarga (PKK) telah diusulkan legislator DPRD Kaltim. Salah satu anggota Panitia Khusus (Pansus) Raperda tersebut, yakni Yenni Eviliana.

Wanita yang duduk sebagai anggota Komisi IV DPRD Kaltim itu berharap, agar raperda ini nantinya bisa mencegah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Harapan Yenni ini tentu bukan tanpa alasan, sebab angka KDRT yang berada di Kaltim masih cukup tinggi, dan menjadi alasan dibentuknya Raperda PKK.

“Kalau perceraian karena KDRT baik secara fisik hingga seksual, inilah yang menjadi urgensi dibentuknya ketahanan rumah tangga,” ungkap Yenni, Selasa (23/3/2021).

Untuk diketahui, angka perceraian di Kaltim tahun 2018 sebanyak 2.249 kasus. Kemudian, menanjak pada 2019 sejumlah 7.803 kasus. Kota Samarinda menjadi daerah tertinggi yaitu 2.665 kasus. Di mana, 70 persen karena gugat cerai dari istri dan 30 persen sisanya talak cerai dari suami. Banyaknya angka perceraian pun didominasi akibat KDRT dan cekcok tak berujung.

Selain kekerasan yang kerap terjadi di dalam rumah tangga, lanjut Yenni, pembentukan Raperda PKK ini nantinya juga bisa menjadi penghalau adanya tindak kekerasan yang bisa terjadi dari luar rumah tangga.

Sebab tindak kekerasan yang selama ini  menjadi momok, bersumber dari setiap perilaku individu yang berbeda-beda. Semisal emosi sesaat yang bisa menyelimuti siapa saja dan menjadi sebab tindak kekerasan.

[irp]

Dengan adanya pembentukan Raperda PKK ini, setidaknya diharapkan Yenni mampu mengurangi angka kasus kekerasan yang masih saja kerap terjadi. Sebab dalam aturan rapderda nantinya, jika seorang perempuan atau anak di bawah usia mendapat kekerasan fisik bisa menjadi laporan awal para aparat penegak hukum.

Politisi Fraksi PKB itu juga turut menyoroti kasus eksploitasi anak yang juga kerap terjadi dilingkup rumah tangga. Seperti orang tua yang tidak memberikan fasilitas pendidikan kepada sang buah hati bukan karena faktor ekonomi, termasuk dalam kejahatan eksploitasi anak.

“Saya rasa pasti ada, misalnya eksploitasi anak dengan tidak menyekolahkan. Itu termasuk. Hal-hal begini nanti yang harus diperhatikan dan apa yang mesti dilakukan,” jelasnya.

[irp]

Melalui Raperda PKK ini, DPRD Kaltim berharap selain mampu menekan angka kekerasan, angka perceraian, tindak asusila, dan eksploitasi anak mampu ditekan sekecil mungkin. “Pernikahan yang berujung dengan perceraian itu juga cukup memprihatinkan,” ulasnya.

Untuk mengatasi angka perceraian ini pun, edukasi adalah solusi terbaik agar menekan angka perceraian dini dalam hubungan rumah tangga. “Ya harus diberikan pemahaman, karena faktor perceraian itu enggak melulu hanya karena ekonomi. Ada juga karena kekerasan, ketidakharmonisan. Dan itu semua harus ditanggulangi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimAkurasi KaltimKomisi IV DPRD KaltimRaperda Ketahanan KeluargaTekan Angka KDRTYenni Eviliana
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Luncurkan Stimulus Ekonomi 8+4+5, Target Pertumbuhan 5,2% Persen di 2025
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Luncurkan Stimulus Ekonomi 8+4+5, Target Pertumbuhan 5,2% Persen di 2025

By
Wili Wili
Prabowo Hadiri Halalbihalal Purnawirawan TNI AD dan Keluarga Besar TNI-Polri di Balai Kartini
HeadlineKabar Politik

Prabowo Hadiri Halalbihalal Purnawirawan TNI AD dan Keluarga Besar TNI-Polri di Balai Kartini

By
Wili Wili
Kaesang Janjikan Jet Pribadi untuk Kader PSI Jika RK-Suswono Menang di Jakarta
HeadlineKabar Politik

Kaesang Janjikan Jet Pribadi untuk Kader PSI Jika RK-Suswono Menang di Jakarta

By
Wili Wili
Pemprov Kaltim Diminta Tak Bersembunyi di Balik Pendemi Atas Lambannya Pembangunan
Kabar Politik

Pemprov Kaltim Diminta Tak Bersembunyi di Balik Pendemi Atas Lambannya Pembangunan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?