By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Danantara Resmi Diluncurkan: Strategi Baru Indonesia dalam Pengelolaan Investasi Negara
HeadlineKabar Politik

Danantara Resmi Diluncurkan: Strategi Baru Indonesia dalam Pengelolaan Investasi Negara

Wili Wili
Last updated: Februari 19, 2025 5:41 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Danantara Resmi Diluncurkan: Strategi Baru Indonesia dalam Pengelolaan Investasi Negara
Danantara Resmi Diluncurkan: Strategi Baru Indonesia dalam Pengelolaan Investasi Negara. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, akan meresmikan Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada 24 Februari 2025. Lembaga ini dibentuk untuk mengoptimalkan pengelolaan aset dan memperkuat perekonomian nasional melalui konsolidasi berbagai aset strategis Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Contents
  • Apa Itu Danantara?
  • Dasar Hukum dan Struktur Kepemimpinan
  • BUMN yang Dikelola dan Nilai Investasi Awal
  • Kontrol Publik dan Tantangan Korupsi

Apa Itu Danantara?

Danantara adalah Badan Pengelola Investasi Indonesia yang mengadopsi model Temasek Holdings di Singapura. Lembaga ini memiliki peran lebih luas dibandingkan Indonesia Investment Authority (INA) karena mencakup integrasi berbagai aset pemerintah lintas kementerian guna meningkatkan efisiensi dan transparansi.

Menurut Prabowo, nama Danantara berasal dari tiga kata: Daya (energi/kekuatan), Anagata (masa depan), dan Nusantara (tanah air). Dengan demikian, Danantara diharapkan menjadi kekuatan ekonomi dan investasi untuk masa depan Indonesia.

Dasar Hukum dan Struktur Kepemimpinan

Danantara dibentuk berdasarkan perubahan ketiga atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN dan diperkuat dengan Keppres Nomor 142/P Tahun 2024. Pemerintah telah menunjuk Muliaman Darmansyah Hadad dan Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang sebagai pemimpin utama badan ini.

BUMN yang Dikelola dan Nilai Investasi Awal

Sebagai badan investasi negara, Danantara akan mengelola tujuh BUMN besar, yakni:

  • Bank Mandiri
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI)
  • Bank Negara Indonesia (BNI)
  • Pertamina
  • Perusahaan Listrik Negara (PLN)
  • Telkom Indonesia
  • MIND ID (holding BUMN pertambangan)

Aset yang dikelola Danantara diperkirakan mencapai $900 miliar atau setara Rp14.715 triliun. Sebagai tahap awal, pemerintah mengalokasikan $20 miliar (Rp325,2 triliun) yang diperoleh dari efisiensi anggaran negara melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD.

Total penghematan negara dalam tiga putaran mencapai $44 miliar (Rp750 triliun), di mana $24 miliar dialokasikan untuk program makan bergizi gratis, sementara $20 miliar digunakan untuk Danantara.

Kontrol Publik dan Tantangan Korupsi

Dalam upaya menjaga transparansi, Prabowo meminta seluruh Presiden dan Wakil Presiden terdahulu untuk turut mengawasi jalannya Danantara. Selain itu, ia juga mengajak organisasi keagamaan seperti Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan elemen masyarakat lainnya untuk berpartisipasi dalam pengawasan.

Namun, tantangan besar tetap mengintai. Badiul Hadi, Manajer Riset Sekretaris Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), mengingatkan bahwa risiko korupsi dan konflik kepentingan dalam pengelolaan aset besar sangat tinggi. Data dari Indonesia Corruption Watch (ICW) menunjukkan bahwa selama 2016-2021, terdapat 119 kasus korupsi BUMN dengan total kerugian negara mencapai Rp47,92 triliun.

Karena itu, perencanaan matang dan pengawasan ketat menjadi kunci agar Danantara tidak menjadi ladang korupsi baru.

Peluncuran Danantara menandai babak baru dalam pengelolaan investasi negara. Dengan skala aset yang besar, lembaga ini berpotensi menjadi pilar utama dalam membangun kekuatan ekonomi Indonesia di masa depan. Namun, tantangan transparansi dan pengawasan harus diantisipasi agar Danantara benar-benar menjadi instrumen kemajuan bangsa, bukan malah menjadi sarang penyimpangan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Badan Pengelola InvestasiBUMNDanantaraefisiensi anggaranEkonomi IndonesiaInvestasi NegarakorupsiPengelolaan AsetPrabowo SubiantoTransparansi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Komisi I Bersama Pemkot Bontang Godok Perda Pembinaan Anak Jalanan
Kabar Politik

Komisi I Bersama Pemkot Bontang Godok Perda Pembinaan Anak Jalanan

By
Devi Nila Sari
Kamala Harris Jabat Presiden AS Selama 1 Jam 25 Menit
HeadlineTrending

Kamala Harris Jabat Presiden AS Selama 1 Jam 25 Menit

By
Devi Nila Sari
Masyarakat Keluhkan Program Keluarga Harapan, DPRD: Pemkot Bontang Tak Salah
Kabar Politik

Masyarakat Keluhkan Program Keluarga Harapan, DPRD: Pemkot Bontang Tak Salah

By
Devi Nila Sari
Pemerintah Resmi Batasi Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026
HeadlineKabar Politik

Pemerintah Resmi Batasi Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?