By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Waduh!! Penderita Infeksi Menular Seksual di Kutim Mencapai 448 Orang?
News

Waduh!! Penderita Infeksi Menular Seksual di Kutim Mencapai 448 Orang?

akurasi 2019
Last updated: Agustus 20, 2019 2:46 am
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Waduh!! Penderita Infeksi Menular Seksual di Kutim Mencapai 448 Orang?
Jumlah penderita penyakit infeksi menular seksual di Kutim dalam beberapa tahun terakhir cukup memprihatinkan. (Ilustrasi)
SHARE
Waduh!! Penderita Infeksi Menular Seksual di Kutim Mencapai 448 Orang?
Jumlah penderita penyakit infeksi menular seksual di Kutim dalam beberapa tahun terakhir cukup memprihatinkan. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Sangatta – Angka penyakit infeksi menular seksual (IMS) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terbilang cukup memprihatinkan. Dalam beberapa tahun terakhir bahkan disebut-sebut mengalami peningkatkan yang cukup signifikan. Medio 2016-2019 saja diketahui terdapat sebanyak 448 kasus IMS ditemukan di daerah tersebut.

Fakta itu terungkap dalam seminar kesehatan IMS dan kanker serviks yang digagas Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kutim belum lama ini. Kebenaran atas kasus IMS itu sendiri diakui Kepala Dinkes Kutim Bahrani.

Menurut dia, selain temuan 448 kasus IMS, pihaknya juga mendapatkan data adanya kasus kanker serviks yang mendera 37 orang di Kutim. Sejumlag data tersebut diperoleh Dinkes melalui deteksi dini dan iva test yang dilakukan tenaga kesehatan bekerja sama dengan Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kutim.

“Besarnya dampak permasalahan yang ditimbulkan baik aspek sosial, ekonomi maupun kesehatan akibat IMS, diperlukan edukasi terarah mengenai pencegahan, deteksi dini dan pengobatan baik pada IMS maupun kanker serviks. Seminar kesehatan yang dirangkaikan dengan pemberian vaksin HPV (human papillomavirus) untuk pencegahan kanker serviks,” ungkapnya.

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kutim, Encek UR Firgasih menuturkan, masalah kesehatan adalah tanggung jawab bersama dari semua pihak. Harus selalu ada upaya pencegahan dan penanganan penyakit IMS dan kanker serviks yang dilakukan, baik oleh lembaga kemasyarakatan maupun pemerintah.

“Seminar kesehatan tentang IMS dan kanker serviks sangat penting, sebab kedua hal tersebut saling berhubungan dan sangat mempengaruhi angka kesehatan di masyarakat. Berdasarkan laporan yang kami terima jumlah IMS di Kutim mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Ini tentu harus menjadi perhatian bagi semua masyarakat,” tandasnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:HIV/AIDSInfeksi Menular SeksualKanker ServiksStop Sex BebasYKI
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Gegara Gim, Warga Loktuan Aniaya Bocah Hingga Luka Lebam
News

Gegara Gim, Warga Loktuan Aniaya Bocah Hingga Luka Lebam

By
Devi Nila Sari
AWAS!!! Miras Oplosan yang Diminum Anak-Anak Dapat Mengakibatkan Kematian
Hukum & Kriminal

AWAS!!! Miras Oplosan yang Diminum Anak-Anak Dapat Mengakibatkan Kematian

By
akurasi 2019
Nekat Jadi Penyedia Surat Rapid Antigen Palsu, Tiga Pria Ini Harus Berakhir di Tangan Kepolisian
Hukum & KriminalNews

Nekat Jadi Penyedia Surat Rapid Antigen Palsu, Tiga Pria Ini Harus Berakhir di Tangan Kepolisian

By
Devi Nila Sari
Dua Demonstran Ditangkap Usai Aksi Anarkistis yang Menewaskan Anggota Satpol PP di Lebak
Hukum & KriminalTrending

Dua Demonstran Ditangkap Usai Aksi Anarkistis yang Menewaskan Anggota Satpol PP di Lebak

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?