By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Suami Aniaya Istri hingga Operasi Mata di Depok, Pelaku Ditahan Polisi
Hukum & KriminalTrending

Suami Aniaya Istri hingga Operasi Mata di Depok, Pelaku Ditahan Polisi

Wili Wili
Last updated: Desember 29, 2025 7:00 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Suami Aniaya Istri hingga Operasi Mata di Depok, Pelaku Ditahan Polisi
Suami Aniaya Istri hingga Operasi Mata di Depok, Pelaku Ditahan Polisi. Foto: Kompas.com.
SHARE

Akurasi.id – Polisi menetapkan RA (20) sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) setelah menganiaya istrinya, AA (19), hingga harus menjalani operasi mata di rumah sakit. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Depok, Jawa Barat, dan kini tengah menjadi sorotan publik.

Contents
  • Cekcok Dipicu Ponsel untuk Game Online
  • Korban Dianiaya Bertubi-tubi
  • Ditemukan Alat Hisap Sabu

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengungkapkan, pasangan suami istri tersebut baru menjalani pernikahan selama dua bulan. Keduanya menikah pada Oktober 2025.

“Ya betul, mereka menikah pada bulan Oktober 2025. Jadi setelah kejadian ini mereka baru menginjak bulan kedua pernikahan,” ujar AKP Made Budi kepada wartawan, Senin (29/12/2025).

Cekcok Dipicu Ponsel untuk Game Online

Polisi menjelaskan, penganiayaan bermula saat pelaku meminta ponsel milik istrinya untuk bermain game online. Permintaan tersebut ditolak korban, sehingga memicu pertengkaran yang berujung kekerasan.

“Penyebab awal memang karena cekcok ketika pelaku meminjam handphone milik istrinya namun tidak diperkenankan. Pelaku meminjam handphone dengan maksud untuk memainkan sebuah game online,” jelas Made.

Karena emosi, pelaku kemudian melakukan penganiayaan secara berulang terhadap korban. Salah satu tindakan paling fatal adalah melempar ponsel ke arah wajah korban hingga mengenai mata kiri.

“Pelaku melempar handphone ke arah wajah korban sehingga mengenai mata sebelah kiri. Korban langsung meringis kesakitan dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Korban Dianiaya Bertubi-tubi

Selain melempar ponsel, pelaku juga melakukan kekerasan fisik lainnya. Polisi mencatat adanya pemukulan ke arah wajah serta tindakan menginjak paha korban sebanyak dua kali.

“Diketahui ada kekerasan fisik lainnya, yakni memukul menggunakan tangan ke arah wajah, menginjak paha korban dua kali, serta beberapa pukulan ringan lainnya,” ungkap Made.

Akibat kekerasan tersebut, korban harus menjalani operasi pada mata kiri. Hingga kini, korban masih dalam perawatan medis dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kondisi korban masih dalam perawatan dan belum bisa dimintai keterangan karena sehabis menjalani operasi mata sebelah kiri,” kata Made.

Polisi belum dapat memastikan apakah korban mengalami kebutaan permanen. Informasi yang beredar di media sosial masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan pascaoperasi.

“Memang menurut informasi di media sosial korban mengalami kebutaan, namun itu belum bisa dipastikan. Kita masih menunggu perkembangan hasil operasi, apakah mata kirinya bisa berfungsi normal atau tidak,” ujarnya.

Ditemukan Alat Hisap Sabu

Dalam proses penyidikan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa alat hisap sabu yang ditemukan di dalam boks handphone milik pelaku.

“Iya, menurut informasi yang kami dapatkan, ada satu barang bukti yang diamankan, yaitu satu buah alat hisap sabu dalam box handphone,” tegas AKP Made.

Saat ini, RA telah diamankan dan resmi ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana lain.

Kasus KDRT ini pun ramai diperbincangkan di media sosial dan menuai kecaman publik, mengingat korban masih berusia muda dan baru menjalani kehidupan rumah tangga.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:alat hisap sabuberita kriminal Depokgame online picu KDRTkasus KDRT viralKDRTKDRT Depokkekerasan rumah tanggaoperasi mata korban KDRTpenganiayaan istripenganiayaan karena HPpolisi tetapkan tersangka KDRTSuami Aniaya Istri
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kontroversi Silfester Matutina: Dari Perdebatan Panas hingga Tuduhan Penghinaan
PeristiwaTrending

Kontroversi Silfester Matutina: Dari Perdebatan Panas hingga Tuduhan Penghinaan

By
Wili Wili
Beredar Video Sule Sakit, Publik Doakan Kesembuhannya
SelebritisTrending

Beredar Video Sule Sakit, Publik Doakan Kesembuhannya

By
Wili Wili
Indonesia Kirim Tiga Wakil ke Perempat Final Australia Open 2025, Fajar/Fikri hingga Putri KW Melaju
OlahragaTrending

Indonesia Kirim Tiga Wakil ke Perempat Final Australia Open 2025, Fajar/Fikri hingga Putri KW Melaju

By
Wili Wili
Polisi Sita Ribuan Botol Miras yang Dipasarkan Secara Online
Hukum & KriminalNews

Polisi Sita Ribuan Botol Miras yang Dipasarkan Secara Online

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?