HeadlineOlahraga

Menpora Erick Thohir: Indonesia Sudah Pasti Runner-up SEA Games 2025 dengan 91 Emas

Sejarah Baru Futsal Indonesia dan Dukungan Presiden Prabowo untuk Atlet

Loading

Akurasi.id – Kontingen Indonesia mencatatkan prestasi gemilang di ajang SEA Games 2025 dengan mengoleksi 91 medali emas, melampaui target awal yang dipatok sebanyak 80 emas. Hingga Sabtu (20/12/2025), Indonesia telah mengumpulkan total 331 medali, terdiri atas 91 emas, 111 perak, dan 129 perunggu.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir merespons positif pencapaian tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa.

91 Medali Emas untuk Indonesia! Terima kasih kepada para Atlet dan Official yang sudah berjuang untuk menjaga marwah Bangsa Indonesia,” tulis Erick Thohir melalui akun resmi Instagram miliknya.

Sejarah Baru dari Futsal Indonesia

SEA Games 2025 juga menjadi ajang bersejarah bagi cabang olahraga futsal. Timnas Futsal Putra Indonesia sukses meraih medali emas pertama sepanjang sejarah SEA Games usai membantai tuan rumah Thailand dengan skor telak 6-1 di laga terakhir. Kemenangan tersebut sekaligus menghentikan dominasi Thailand di cabang futsal Asia Tenggara.

Jasa SMK3 dan ISO

Tak kalah membanggakan, Timnas Futsal Putri Indonesia juga mencatatkan sejarah dengan melaju ke final untuk pertama kalinya. Meski harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-5, tim futsal putri berhasil mempersembahkan medali perak bagi Indonesia.

Namun, di cabang sepak bola, Timnas U-22 Indonesia gagal mempertahankan medali emas setelah tidak berhasil lolos ke babak semifinal.

Runner-up SEA Games 2025 Dipastikan Milik Indonesia

Erick Thohir menegaskan bahwa posisi runner-up SEA Games 2025 sudah dipastikan menjadi milik Indonesia. Dengan raihan 91 emas, Indonesia masih berpeluang menambah dua emas lagi. Sementara itu, Vietnam yang berada di posisi ketiga mengoleksi 86 emas dan maksimal hanya bisa menambah tiga emas.

“Jika Vietnam memenangkan ketiga emas tersebut dan kita tidak menambah emas, total mereka menjadi 89, sementara Indonesia sudah 91. Dengan demikian posisi Indonesia sebagai runner-up sudah dapat dipastikan,” ujar Erick dalam keterangan resmi, Sabtu (20/12/2025).

Pencapaian ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia, karena terakhir kali Merah Putih finis di posisi runner-up terjadi pada SEA Games 1995. Dalam beberapa edisi sebelumnya, terutama saat tidak menjadi tuan rumah, Indonesia umumnya berada di peringkat ketiga atau keempat.

Dukungan Presiden Prabowo Jadi Kunci

Menurut Erick Thohir, keberhasilan Indonesia tidak lepas dari dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto, termasuk penambahan anggaran SEA Games 2025 yang memungkinkan Indonesia mengirim atlet-atlet terbaik.

Selain itu, kebijakan pemberian bonus Rp1 miliar bagi peraih medali emas dinilai menjadi motivasi besar bagi para atlet.

“Kebijakan Bapak Presiden dalam memberikan tambahan insentif Rp1 miliar bagi atlet peraih emas memberikan dorongan motivasi, sekaligus menjadi tabungan masa depan mereka,” ungkap Erick.

Pada hari terakhir SEA Games 2025, Indonesia masih berpeluang menambah medali melalui cabang sepak takraw, dengan tim putra beregu menghadapi Malaysia di semifinal, serta tim putri beregu yang menjalani laga penyisihan Grup A melawan Malaysia.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button