By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Menteri Keuangan Purbaya Soroti Selisih Rp18 Triliun Dana Pemda di Bank, Tito Karnavian Diminta Investigasi
HeadlineKabar Politik

Menteri Keuangan Purbaya Soroti Selisih Rp18 Triliun Dana Pemda di Bank, Tito Karnavian Diminta Investigasi

Wili Wili
Last updated: Oktober 21, 2025 1:10 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Soroti Selisih Rp18 Triliun Dana Pemda di Bank, Tito Karnavian Diminta Investigasi
Menteri Keuangan Purbaya Soroti Selisih Rp18 Triliun Dana Pemda di Bank, Tito Karnavian Diminta Investigasi.Foto: TribunNews.
SHARE

Akurasi.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti meningkatnya jumlah dana pemerintah daerah (Pemda) yang mengendap di perbankan hingga akhir September 2025. Berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI), total dana mengendap Pemda mencapai Rp234 triliun, naik 12,17% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp208,6 triliun.

Namun, data tersebut memunculkan perbedaan angka dengan catatan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengecekan langsung ke rekening kas daerah, dana yang tersimpan hanya Rp215 triliun. Selisih Rp18 triliun antara data BI dan Kemendagri pun menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2025 yang dihadiri keduanya pada Senin (20/10/2025), Purbaya mempertanyakan ke mana selisih dana tersebut.

“Justru saya jadi bertanya-tanya, Rp18 triliun itu ke mana. Kalau BI datanya dari seluruh bank di Indonesia, mungkin Pemda kurang teliti menghitung atau mencatat,” ujar Purbaya.

Ia meminta Kemendagri melakukan investigasi untuk memastikan penggunaan dana tersebut. Bila dana itu benar-benar digunakan untuk menggerakkan ekonomi daerah, maka langkah tersebut dinilai positif. Namun, jika tidak, Purbaya menegaskan perlu dilakukan penelusuran lebih lanjut.

“Selisih Rp18 triliun itu harus diinvestigasi. Tapi kalau memang dipakai untuk ekonomi daerah, itu bagus. Yang penting jangan dikembalikan ke pusat atau ditaruh di Bank Jakarta,” katanya menambahkan.

Purbaya juga menyayangkan masih banyaknya Pemda yang menumpuk uang di bank alih-alih menggunakannya untuk program pembangunan dan belanja publik. Menurutnya, praktik tersebut justru memperlambat laju ekonomi nasional.

“Jaga tata kelola dan integritas. Kepercayaan publik dan investor adalah modal utama. Sekali hilang, membangunnya butuh waktu lama,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Purbaya memaparkan daftar 15 Pemda dengan simpanan dana terbesar di perbankan per September 2025. Posisi teratas ditempati Pemprov DKI Jakarta dengan simpanan Rp14,6 triliun, diikuti Pemprov Jawa Timur sebesar Rp6,8 triliun, dan Pemkot Banjarbaru, Kalimantan Selatan dengan Rp5,1 triliun.

Berikut daftar lengkap 15 Pemda dengan simpanan terbesar di bank:

  1. Pemprov DKI Jakarta – Rp14,6 triliun

  2. Pemprov Jawa Timur – Rp6,8 triliun

  3. Pemkot Banjarbaru – Rp5,1 triliun

  4. Pemprov Kalimantan Utara – Rp4,7 triliun

  5. Pemprov Jawa Barat – Rp4,1 triliun

  6. Pemkab Bojonegoro – Rp3,6 triliun

  7. Pemkab Kutai Barat – Rp3,2 triliun

  8. Pemprov Sumatera Utara – Rp3,1 triliun

  9. Pemkab Kepulauan Talaud – Rp2,6 triliun

  10. Pemkab Mimika – Rp2,4 triliun

  11. Pemkab Badung – Rp2,2 triliun

  12. Pemkab Tanah Bumbu – Rp2,1 triliun

  13. Pemprov Bangka Belitung – Rp2,1 triliun

  14. Pemprov Jawa Tengah – Rp1,9 triliun

  15. Pemkab Balangan – Rp1,8 triliun

Tren peningkatan simpanan Pemda ini tercatat naik sekitar Rp25,4 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sebagai langkah lanjutan, Purbaya meminta para kepala daerah memperbaiki tata kelola dan penyerapan anggaran agar lebih efektif. Ia optimistis, bila pengelolaan keuangan daerah membaik dalam dua triwulan ke depan, ekonomi nasional akan mengalami peningkatan signifikan pada pertengahan 2026.

“Kalau penyerapan bagus dan penyelewengan sedikit, ekonomi pasti naik. Bahkan, kami siap menambah dana transfer ke daerah (TKD),” ujarnya menutup pernyataan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:BanjarbaruBank Indonesiaberita ekonomi 2025dana PemdaDKI JakartaEkonomi Daerahinvestasi daerahJawa TimurKemendagriKementerian Keuanganpengendalian inflasi daerahPurbaya Yudhi Sadewaselisih dana Rp18 triliunsimpanan Pemda di banktata kelola keuanganTito Karnaviantransfer ke daerah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • Тегн акаунт жасау berkata:
    Mei 25, 2026 pukul 7:44 am

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me? https://accounts.binance.info/register/person?ref=IHJUI7TF

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Tunda Penerbangan Demi Pimpin Rapat Khusus di Halim Sebelum Terbang ke Australia
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Tunda Penerbangan Demi Pimpin Rapat Khusus di Halim Sebelum Terbang ke Australia

By
Wili Wili
Korban Meninggal Gempa Cianjur Capai 162 Orang, Mayoritas Anak-anak
HeadlineNewsPeristiwaTrending

Korban Meninggal Gempa Cianjur Capai 162 Orang, Mayoritas Anak-anak

By
Redaksi Akurasi.id
Kamala Harris Jabat Presiden AS Selama 1 Jam 25 Menit
HeadlineTrending

Kamala Harris Jabat Presiden AS Selama 1 Jam 25 Menit

By
Devi Nila Sari
Bagaimana SpaceX Merevolusi Kecepatan Internet: Menyelam Jauh ke dalam Teknologi Pengubah Permainan Mereka
Covered StoryHeadline

Bagaimana SpaceX Merevolusi Kecepatan Internet: Menyelam Jauh ke dalam Teknologi Pengubah Permainan Mereka

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?