By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Miki Mahfud, Suami Pegawai KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3
HeadlineHukum & Kriminal

Miki Mahfud, Suami Pegawai KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3

Wili Wili
Last updated: Agustus 26, 2025 4:25 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Miki Mahfud, Suami Pegawai KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3
Miki Mahfud, Suami Pegawai KPK yang Jadi Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3. Foto: Kumparan.
SHARE

Akurasi.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses hukum tetap berjalan terhadap Miki Mahfud, tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Miki diketahui merupakan suami dari salah satu pegawai KPK.

Contents
  • Peran Miki Mahfud
  • Kasus Rp 81 Miliar di Kemnaker
  • KPK Tegaskan Zero Tolerance

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 20-21 Agustus 2025, Miki sempat diamankan bersama 14 orang lainnya. Istrinya yang merupakan pegawai KPK juga ikut diamankan, namun kemudian dilepas karena tidak terbukti terlibat dalam kasus tersebut.

“KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap pegawai KPK tersebut, dan hingga saat ini tidak ada keterlibatannya dengan perkara yang melibatkan suaminya,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin (25/8).

Peran Miki Mahfud

KPK menyebut Miki Mahfud berperan sebagai pihak dari PT KEM Indonesia, sebuah perusahaan jasa K3 (PJK3) yang bekerja sama dengan Kemnaker. Perusahaan itu diduga ikut serta dalam praktik pemerasan kepada buruh yang sedang mengurus sertifikasi K3.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan, OTT dilakukan saat terjadi penyerahan uang dari pihak perusahaan jasa K3 kepada pejabat Kemnaker. Uang pungutan liar itu membuat biaya sertifikasi K3 membengkak hingga Rp 6 juta, padahal biaya resmi seharusnya tidak lebih dari Rp 300 ribu.

“Ada tiga pihak yang terlibat: pekerja, perusahaan jasa K3, dan pejabat di Kemnaker. Dari sinilah muncul pungutan hingga jutaan rupiah,” jelas Setyo.

Kasus Rp 81 Miliar di Kemnaker

Kasus pemerasan ini disebut berlangsung sejak 2019 hingga 2024, dengan total nilai pungli mencapai Rp 81 miliar. Dari jumlah tersebut, Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemnaker, Irvian Bobby Mahendro (IBM), disebut menerima bagian terbesar, yaitu Rp 69 miliar.

Uang tersebut digunakan untuk belanja, hiburan, pembayaran DP rumah, hingga pembelian mobil mewah. IBM diduga sebagai otak pemerasan sertifikasi K3 yang menyeret mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, serta sejumlah pihak lain termasuk Miki Mahfud.

KPK Tegaskan Zero Tolerance

Meski Miki adalah suami pegawai KPK, lembaga antirasuah itu menegaskan sikap tegas dalam penegakan hukum.

“Kami tetap menerapkan zero tolerance terhadap siapa pun yang terbukti melanggar hukum, termasuk jika nanti ditemukan bukti keterlibatan pegawai KPK,” tegas Budi.

Sejauh ini, Miki Mahfud dan istrinya belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Immanuel Ebenezerirvian bobby mahendroKemnakerKPKmiki mahfudOTT KPKpemerasan sertifikasi k3pt kem indonesiapungli k3
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar
  • binance skapa konto berkata:
    Juni 18, 2026 pukul 4:52 pm

    Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.

    Reply
  • 打开Binance账户 berkata:
    Mei 30, 2026 pukul 5:53 pm

    Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks! https://accounts.binance.info/en/register/person?ref=JHQQKNKN

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bentrokan di Muntilan Antara Kelompok Pemuda Mengakibatkan Ketegangan di Jawa Tengah
Headline

Bentrokan di Muntilan Antara Kelompok Pemuda Mengakibatkan Ketegangan di Jawa Tengah

By
akurasi 2019
Daftar Lengkap Korban Kecelakaan Bus Rombongan SMA Negeri 1 Sidoarjo di Tol Ngawi: Dua Meninggal, Belasan Luka-Luka
HeadlineTrending

Daftar Lengkap Korban Kecelakaan Bus Rombongan SMA Negeri 1 Sidoarjo di Tol Ngawi: Dua Meninggal, Belasan Luka-Luka

By
akurasi 2019
Roti Aoka Dituduh Pakai Pengawet Kosmetik, PT IBF Tepis Kabar Miring
Covered StoryHeadline

Roti Aoka Dituduh Pakai Pengawet Kosmetik, PT IBF Tepis Kabar Miring

By
akurasi 2019
Bermodal Laporan Fiktif, Pria Asal Samarinda Bikin Armada Finance Bontang Merugi Rp1,3 Miliar
Hukum & KriminalNews

Bermodal Laporan Fiktif, Pria Asal Samarinda Bikin Armada Finance Bontang Merugi Rp1,3 Miliar

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?