By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Relawan Jokowi Bantah Tudingan PDIP Terkait ‘Mulyono’ di Balik Gagalnya Anies di Pilgub Jawa Barat
HeadlineKabar Politik

Relawan Jokowi Bantah Tudingan PDIP Terkait ‘Mulyono’ di Balik Gagalnya Anies di Pilgub Jawa Barat

Wili Wili
Last updated: Agustus 31, 2024 9:21 am
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Relawan Jokowi Bantah Tudingan PDIP Terkait 'Mulyono' di Balik Gagalnya Anies di Pilgub Jawa Barat
Relawan Jokowi Bantah Tudingan PDIP Terkait 'Mulyono' di Balik Gagalnya Anies di Pilgub Jawa Barat. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – PDIP Jawa Barat menuding bahwa ‘Mulyono dan gengnya’ merupakan dalang di balik batalnya mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk maju di Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar). Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina, yang merupakan relawan Presiden Jokowi, menolak keras tudingan tersebut dan menyebut tuduhan itu tidak memiliki bukti yang jelas.

Silfester Matutina menegaskan, “Logikanya, Pak Jokowi itu bukan ketua umum dan pemilik PDIP. Kita semua tahu bahwa di PDIP yang berhak menentukan calon presiden (capres), calon gubernur (cagub), calon bupati (cabup), dan calon wali kota (cawali) hanya satu orang, yaitu ketua umum dan pemilik PDIP, Ibu Megawati Soekarnoputri.”

Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap pernyataan Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, yang menuding ‘Mulyono dan geng’ sebagai penyebab batalnya Anies diusung oleh PDIP dalam Pilgub Jabar. Ono Surono menyebutkan, “Kita menghadapi tantangan yang sangat besar, tangan-tangan yang tidak menyetujui Pak Anies didukung PDIP. Ya, Mulyono dan geng. Ya, tulis aja Mulyono.”

Silfester juga menyinggung pernyataan juru bicara Anies, Sahrin Hamid, yang menyatakan bahwa pertimbangan Anies untuk tidak maju di Pilgub Jabar didasari oleh kurangnya aspirasi dari partai politik serta keinginan masyarakat Jawa Barat. “Jadi, sebenarnya yang mempermainkan Anies Baswedan itu PDIP. Awalnya mau diusung di DKI Jakarta, tapi kemudian tidak jadi, dan sekarang di Jawa Barat pun batal,” tegas Silfester.

Lebih lanjut, Silfester mengkritik pernyataan Ono Surono dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang seolah-olah menuduh Jokowi turut campur dalam menjegal Anies. “Pernyataan Ono Surono dan Hasto yang secara tidak langsung menuduh Pak Jokowi cawe-cawe menjegal Anies ini tidak ada buktinya, hanya bohong saja,” ujarnya.

Sementara itu, nama ‘Mulyono’ kini tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak yang mengaitkan nama tersebut dengan Presiden Jokowi, meski hingga kini tidak ada bukti konkret yang mendukung tuduhan tersebut.

Situasi ini menunjukkan bahwa dinamika politik di Indonesia masih diwarnai oleh berbagai tuduhan tanpa dasar yang jelas, yang bisa memperkeruh suasana dan menciptakan kebingungan di kalangan masyarakat.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Anies Baswedanberita terkiniIsu PolitikJokowiMulyonoPDIPPilgub DKI JakartaPilgub Jawa BaratPolitikSolidaritas Merah Putih
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-18 BRICS di India

Akurasi.id – Presiden RI Prabowo Subianto mengahadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18…

Kapan Foto KTP Boleh Diganti? Ini 3 Kondisi yang Diperbolehkan

Akurasi.id - Foto di KTP-el atau e-KTP ternyata tidak bisa diganti sembarangan.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pertemuan Megawati dan Prabowo, Wayan Koster Sebut Jadi Momentum Baik untuk Politik Nasional
HeadlineKabar Politik

Pertemuan Megawati dan Prabowo, Wayan Koster Sebut Jadi Momentum Baik untuk Politik Nasional

By
Wili Wili
Iventaris Aset Daerah Kaltim Dianggap Lamban, Kemendagri Ingatkan Pansus PBMD dan Pemprov Lebih Serius
Kabar Politik

Iventaris Aset Daerah Kaltim Dianggap Lamban, Kemendagri Ingatkan Pansus PBMD dan Pemprov Lebih Serius

By
Devi Nila Sari
Ramai-ramai Klaim Menang, Castro: Jangan Percaya Data Selain Dari KPU
Kabar Politik

Kota Tepian Membutuhkan Konvensi Rakyat Menjelang Pilwali

By
akurasi 2019
BREAKING NEWS: Ketua KPU Terbukti Lakukan Hubungan Badan dengan Petugas PPLN
HeadlineHukum & Kriminal

BREAKING NEWS: Ketua KPU Terbukti Lakukan Hubungan Badan dengan Petugas PPLN

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?