By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Balita di Kediri Tewas Dianiaya, Dikubur di Samping Rumah oleh Orang Tua
HeadlineHukum & Kriminal

Balita di Kediri Tewas Dianiaya, Dikubur di Samping Rumah oleh Orang Tua

akurasi 2019
Last updated: Juni 26, 2024 3:43 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Balita di Kediri Tewas Dianiaya, Dikubur di Samping Rumah oleh Orang Tua
Balita di Kediri Tewas Dianiaya, Dikubur di Samping Rumah oleh Orang Tua. Foto: Tribunnews.
SHARE

Kediri, Akurasi.id – Kasus kekerasan terhadap anak kembali mencuat, kali ini menimpa seorang balita berusia 3 tahun berinisial FT di Dusun Babakan, Desa Tugurejo, Kabupaten Kediri. Tragisnya, FT ditemukan tewas dan dikubur di samping rumahnya. Investigasi mengungkapkan bahwa korban dianiaya oleh ibu kandungnya, NA (26), dan ayah tirinya, MTM (23).

Contents
  • Kronologi Kejadian
  • Pengakuan Pelaku
  • Motif Penganiayaan
  • Reaksi Masyarakat
  • Langkah Kepolisian

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini terungkap saat warga sekitar mencurigai aktivitas mencurigakan di rumah korban. Polisi yang datang ke lokasi menemukan jenazah FT terkubur di samping rumah. Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Fauzy Pratama, menjelaskan bahwa hasil forensik menunjukkan korban mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh, termasuk kepala dan mulut. Pendarahan di kepala akibat benturan benda tumpul diduga menjadi penyebab kematian.

Pengakuan Pelaku

Dalam pemeriksaan, kedua orang tua korban mengakui perbuatan mereka. “NA dan MTM mengaku mengubur anaknya setelah meninggal akibat penganiayaan. Mereka menyatakan melakukan tindakan ini karena emosi terhadap korban,” ujar AKP Fauzy Pratama. Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam penganiayaan tersebut.

Motif Penganiayaan

Menurut keterangan sementara, penganiayaan terjadi karena pelaku merasa kesal dan emosi terhadap korban yang dianggap berbohong. “Yang jelas, keduanya mengakui tindakan penganiayaan ini dipicu oleh emosi. Kami masih akan mendalami lebih lanjut peran dan kronologi kejadian ini,” tambah Fauzy.

Reaksi Masyarakat

Kasus ini mengejutkan masyarakat Desa Tugurejo. Warga setempat merasa prihatin dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas kasus ini serta memberikan hukuman yang setimpal kepada para pelaku. Selain itu, masyarakat juga mengharapkan adanya langkah preventif dari pihak berwenang untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Langkah Kepolisian

Polres Kediri telah mengamankan kedua pelaku dan mereka sedang menjalani pemeriksaan intensif. Kepolisian juga berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan perlindungan lebih kepada anak-anak yang rentan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:#Kasus PembunuhanKediriKekerasan AnakpenganiayaanPolres Kediri
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Resmi Luncurkan BPI Danantara, Sovereign Wealth Fund Indonesia Senilai USD 900 Miliar
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Resmi Luncurkan BPI Danantara, Sovereign Wealth Fund Indonesia Senilai USD 900 Miliar

By
Wili Wili
Demi Tambang, Sangasanga Dibiarkan Amblas
Covered StoryHukum & Kriminal

Demi Tambang, Sangasanga Dibiarkan Amblas

By
akurasi 2019
Kenaikan PPN 12% Mulai 2025: Kebijakan Baru dan Daftar Barang Mewah yang Kena Pajak
EkonomiHeadline

Kenaikan PPN 12% Mulai 2025: Kebijakan Baru dan Daftar Barang Mewah yang Kena Pajak

By
Wili Wili
Brigjen Junior Tumilaar Dicopot dari Jabatan Usai Surati Kapolri, Ngaku Tidak Menyesal
HeadlineTrending

Brigjen Junior Tumilaar Dicopot dari Jabatan Usai Surati Kapolri, Ngaku Tidak Menyesal

By
Redaksi Akurasi.id
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?