By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Duduk Perkara Tenggelamnya Warga Samarinda di Eks Kolam Tambang yang Belum Juga Ditemukan
HeadlineNews

Duduk Perkara Tenggelamnya Warga Samarinda di Eks Kolam Tambang yang Belum Juga Ditemukan

Redaksi Akurasi.id
Last updated: November 1, 2021 10:53 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
4 Min Read
Duduk Perkara Tenggelamnya Warga Samarinda di Eks Kolam Tambang yang Belum Juga Ditemukan
Suasana pencarian korban tenggelam di eks galian tambang batu bara kawasan Makroman, Samarinda, hingga Senin (1/11/2021) sore tadi belum membuahkan hasil. (Akurasi.id/Zulkifli)
SHARE
Duduk Perkara Tenggelamnya Warga Samarinda di Eks Kolam Tambang yang Belum Juga Ditemukan
Suasana pencarian korban tenggelam di eks galian tambang batu bara kawasan Makroman, Samarinda, hingga Senin (1/11/2021) sore tadi belum membuahkan hasil. (Akurasi.id/Zulkifli)

Duduk perkara tenggelamnya warga Samarinda di eks kolam tambang yang belum juga ditemukan. Tenggelamnya warga Samarinda di eks kolam tambang di kawasan Makroman itu, terekam jelas dari video yang beredar di media sosial.

Akurasi.id, Samarinda – Sejak Minggu (31/10/2021) sore kemarin, kolam eks galian tambang di Jalan Kalan Luas, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda, terus dipadati sejumlah orang. Banyaknya orang yang berkumpul di sekitar eks galian tambang itu rupanya disebabkan kabar tenggelamnya Febi Abdi Witanto (25) pada Minggu (31/10/2021) kemarin.

Sejak dikabarkan tenggelam, tim SAR gabungan pun segera bergegas melakukan berbagi upaya pencarian. Sampai Senin (1/11/2021) sore tadi, pencarian belum membuahkan hasil. Pada pencarian hari kedua sore tadi, tim SAR gabungan bahkan melakukan metode penyelaman ke dalam danau berwarna hijau kebiruan itu.

Disampaikan Koordinator Unit Siaga SAR (Basarnas) Samarinda, Dwi Adi Wibowo, dalam operasi pencarian ini pihaknya menurunkan 10 personel dan satu rubber boat.

“Pencarian ini dilaksanakan dengan menyusuri sekitar kolam. Personel kami juga telah melakukan upaya penyelaman untuk memeriksa keberadaan korban di dalam air. Namun hasilnya saat ini masih nihil,” ungkapnya saat dikonfirmasi sore tadi.

Lebih lanjut Dwi mengatakan, kedalaman danau bekas galian tambang batu bara itu diperkirakan mencapai 150 meter. Sementara penyelaman yang dilakukan personelnya hanya mampu mencapai titik kedalaman 30 meter.

“Ini menjadi kendala kami. Karena kondisi danau ini menurut penuturan warga, kedalamannya lebih kurang 150 meter. Penyelaman menggunakan peralatan lengkap, kami lakukan hingga di kedalaman 30 meter,” terangnya.

Operasi pencarian dengan metode penyelaman seperti ini mengalami beberapa kendala. Karena kondisi di bawah permukaan danau berupa palung. Selain itu jarak pandang juga sangat terbatas.

[irp]

Selain itu, masih kata Dwi, tim SAR gabungan juga sempat mengupayakan metode pusaran air. Dengan cara membuat pusaran air dengan mesin motor perahu rubber. “Kami sempat juga membuat pusaran air, berharap korban bisa naik ke atas, namun hasilnya nihil juga, dikarenakan kondisi danau ini memang sangat dalam,” sambungnya.

Operasi yang belum membuahkan hasil ini rencananya kembali dilanjutkan pada Selasa (2/11/2021) pagi. “Karena hingga sore ini belum ditemukan, pencarian kami lanjutkan besok lagi. Untuk upaya pencarian yang kami lakukan masih dengan cara yang sama,” tutupnya.

[irp]

Sementara itu, Kapolsek Samarinda Kota, AKP Creato Sonitahe Gulo melalui keterangan tertulisnya mengungkap pihak kepolisian juga masih terus bekerja. Yakni dengan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, serta meminta sejumlah keterangan saksi dari rekan korban.

Selain telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sejumlah barang bukti juga sudah turut diamankan. Diantaranya jeket berwarna hitam, pisau dapur, masker, korek gas, dan sandal milik korban.

“Tim Inafis Satreskrim Polresta Samarinda juga telah mengamankan lokasi untuk mensterilkan TKP, dikarenakan korban masih dalam perncarian,” singkatnya.

[irp]

Untuk diketahui, Febi Abdi Witanto dikabarkan tenggelam di danau bekas galian tambang batu bara tersebut, usai nekat melakukan aksi terjun bebas dari tebing setinggi 15 meter. Korban yang terhempas cukup keras di permukaan air sempat tampak berupaya berenang ke pinggir danau. Namun karena diduga mengalami sesak nafas, pria 25 tahun itu tiba-tiba tak sadarkan diri dan tenggelam.

[irp]

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, diketahui kalau lokasi tenggelamnya Feby itu masuk dalam konsesi CV Arjuna. Perusahan tambang batu bara tersebut, mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi yang diterbitkan Wali Kota Samarinda pada 6 September 2014 silam. IUP CV Arjuna memiliki luasan konsesi 1.452 hektare dan berakhir produksi pada 6 September 2021. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Eks Kolam TambangKaltimOrang TenggelamTambang MakromanWarga Samarinda Tenggelam
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Wagub Babel Kembali Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Ijazah Palsu, Polisi Sita Puluhan Dokumen
HeadlinePeristiwa

Wagub Babel Kembali Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Ijazah Palsu, Polisi Sita Puluhan Dokumen

By
Wili Wili
Setya Novanto Bebas Bersyarat, Golkar Tegaskan Masih Kader Partai
HeadlinePeristiwa

Setya Novanto Bebas Bersyarat, Golkar Tegaskan Masih Kader Partai

By
Wili Wili
Kebakaran Panti Werda Damai Manado Tewaskan 16 Orang Lansia, Polisi Selidiki Penyebab
PeristiwaTrending

Kebakaran Panti Werda Damai Manado Tewaskan 16 Orang Lansia, Polisi Selidiki Penyebab

By
Wili Wili
Lubang Tambang di Wilayah Ibu Kota Negara Memakan Korban Jiwa
HeadlineLingkungan

Lubang Tambang di Wilayah Ibu Kota Negara Memakan Korban Jiwa

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?