By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Dilema Najirah Antara Tetap Jadi Wawali Bontang atau DPD RI, Ditanyakan Matalitti, Didukung Mahyudin
Kabar Politik

Dilema Najirah Antara Tetap Jadi Wawali Bontang atau DPD RI, Ditanyakan Matalitti, Didukung Mahyudin

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 4, 2021 11:55 am
By
Redaksi Akurasi.id
Share
4 Min Read
Dilema Najirah Antara Tetap Jadi Wawali atau DPD RI, Ditanyakan Matalitti, Didukung Mahyudin
Wakil Wali Kota Bontang Najirah kini dihadapkan pada dua pilihan, tetap sebagai wawali atau menjadi anggota senator di DPD RI. (Redaksi Akurasi.id)
SHARE
Dilema Najirah Antara Tetap Jadi Wawali atau DPD RI, Ditanyakan Matalitti, Didukung Mahyudin
Wakil Wali Kota Bontang Najirah kini dihadapkan pada dua pilihan, tetap sebagai wawali atau menjadi anggota senator di DPD RI. (Redaksi Akurasi.id)

Dilema Najirah Antara Tetap Jadi Wawali Bontang atau DPD RI, Ditanyakan Matalitti, Didukung Mahyudin. Dari tim pemenangan hingga relawan Basri-Najirah, pun memberikan restu sebagai anggota senator. Meski begitu, Najirah tetap menantikan suara publik.

Akurasi.id, Bontang – Gejolak di meja politik Kota Bontang semakin menyeruak. Desas-desus isu Najirah yang akan melenggang ke kursi DPD RI semakin menghangat belakangan ini. Wakil Wali Kota Bontang itu, memang berpeluang menanggalkan kursi wawali, jika memilih PAW DPD RI mendiang Muhammad Idris.

Akan tetapi, hingga saat ini Najirah belum menentukan sikap terkait hal tersebut. Najirah justru meminta tanggapan publik, apakah setuju apabila dirinya maju ke DPD RI atau tetap menjabat sebagai wawali.

Istri mendiang Adi Darma itu bilang, beberapa waktu lalu staf ahli La Nyala Mahmud Matalitti, ketua DPD RI, menanyakan sikap politik Najirah. Kendati demikian, dirinya belum memberi tanggapan. “Untuk sekarang saya belum bisa ngasih jawaban,” kata Najirah singkat, saat ditemui Akurasi.id, Kamis (5/8/2021).

Selain itu, Najirah mengakui telah membangun komunikasi dengan Mahyudin selaku Wakil Ketua DPD-RI. Kata dia, Mahyudin menyarankan agar dirinya maju ke Senayan. “Kemarin sempat komunikasi sama Pak Mahyudin. Saran dia, ibu sebaiknya ke sana (DPD RI) saja,” ujarnya.

Kata Najirah, setiap malam dia melakukan salat istikharah untuk meminta petunjuk agar tak salah langkah dalam memilih. “Dalam waktu dekat saya akan ambil sikap. Mungkin minggu depan,” ucapnya.

Berkaitan dengan regulasi hukum. Jika mengacu pada PKPU 6/2017 tentang Penggantian Antarwaktu (PAW), Najirah tidak lagi memiliki peluang untuk menduduki kursi kosong di DPD RI. Pasalnya, dalam aturan tersebut dikatakan, calon anggota DPD RI tidak memenuhi syarat untuk PAW jika diterapkan sebagai peserta pilkada.

Kendati demikian, Najirah mengatakan bahwa dirinya masih memiliki peluang untuk duduk sebagai anggota senator di DPD RI. Dengan catatatan, dia harus mengundurkan diri terlebih dahulu dari jabatan wakil wali kota. “Sebenarnya masih ada peluang. Tapi, risikonya harus mundur dari wawali,” ucapnya.

Dilema Najirah Antara Tetap Jadi Wawali atau DPD RI, Ditanyakan Matalitti, Didukung Mahyudin

Tim Pemenangan hingga Relawan Basri-Najirah Angkat Suara

Menganggapi hal tersebut, mantan ketua tim pemenangan Basri-Najirah pada pilkada lalu, H Maming mengatakan, keputusan sepenuhnya ada di tangan Najirah. Apapun pilihannya, selama itu menyangkut kepentingan masyarakat, dirinya mengaku akan manut.

“Saya akan menghargai apapun keputusan beliau (Najirah), selama itu menyangkut kepentingan masyarakat,” tegas Maming saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Dimanapun nantinya Najirah menjatuhkan pilihan, Maming hanya berharap agar Najirah bekerja dengan sepenuh hati, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. “Semoga Ibu Najirah diberi kesehatan, agar bisa bekerja lebih keras dalam melayani masyarakat,” harapnya.

[irp]

Sementara itu, Ketua komunitas AdiBas Lebih Hebat (Lebat), Achmad Zakaria beranggapan, akan lebih baik apabila Najirah memilih kursi DPD RI. Menurut dia, hal itu akan menambah pengalaman politiknya.

“Sebelum jadi wawali kan Najirah pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI. Jadi, lebih menguntungkan kalau Najirah memilih DPD RI. Karena secara karir, jenjangnya lebih tinggi,” ujarnya.

Akan tetapi, jika masih ingin meneruskan amanah (alm) Adi Darma, maka pilihannya Najirah harus tetap menduduki posisi wakil wali kota. “Sebelum mengambil keputusan, Ibu Najirah pasti sudah memalui pertimbangan yang matang. Jadi, apapun pilihannya kami ikut saja,” tukasnya.

Pun, apabila Najirah memilih skenario PAW, Zakaria berharap kedua partai pengusung menyiapkan calon pengganti yang terbaik, untuk melanjutkan program pembangunan Kota Bontang yang sudah dicanangkan Basri-Najirah. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Kursi Wawali BontangNajirahPAW DPD RIWakil Wali Kota Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemprov DKI Buka Rute Baru Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Pekan Depan, Tarif Rp3.500
HeadlineKabar Politik

Pemprov DKI Buka Rute Baru Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Pekan Depan, Tarif Rp3.500

By
Wili Wili
Momen Surya Paloh Mempertemukan Anies Baswedan dan Jokowi di Kongres III Nasdem, Kader Serukan Nama Anies
HeadlineKabar Politik

Momen Surya Paloh Mempertemukan Anies Baswedan dan Jokowi di Kongres III Nasdem, Kader Serukan Nama Anies

By
Wili Wili
Proyek Tambal Sulam Jalan Poros Samarinda-Bontang Dapat Sorotan Tajam dari Evaluasi LKPj Pemprov Kaltim
Kabar Politik

Proyek Tambal Sulam Jalan Poros Samarinda-Bontang Dapat Sorotan Tajam dari Evaluasi LKPj Pemprov Kaltim

By
Devi Nila Sari
Gerak Cepat, Najirah Meneruskan Adi Darma Maju Pilkada Bontang
Kabar Politik

Gerak Cepat, Najirah Meneruskan Adi Darma Maju Pilkada Bontang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?