Kabar Politik

Sikapi Pencopotan Makmur HAPK, Kader Muda Partai Golkar Minta Pengurus Jaga Soliditas Partai

Loading

Sikapi Pencopotan Makmur HAPK, Kader Muda Partai Golkar Minta Pengurus Jaga Soliditas Partai
Kader muda Partai Golkar Tito Sugiarto turut merespons konflik yang muncul di Golkar Kaltim. (Istimewa)

Sikapi Pencopotan Makmur HAPK, Kader Muda Partai Golkar Minta Pengurus Jaga Soliditas Partai. Jika masing-masing pihak tidak menahan diri dalam persoalan itu, apalagi terus memperkeruh keadaan, maka hal itu akan berimplikasi pada munculnya perpecahan di antara kader Partai Golkar.

Akurasi.id, Samarinda – Silang sengketa ditariknya jabatan Makmur HAPK dari kursi ketua DPRD Kaltim minimbulkan di internal Partai Golkar. Banyak kader partai bertanya-tanya perihal musabab Makmur HAPK dicopot dari kursi pimpinan dewan.

Persoalan ini bahkan sampai merembes pada aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan kantor DPD Partai Golkar Kaltim. Massa aksi yang menyatakan sebagai pendukung Makmur, menuntut agar Partai Golkar membatalkan rencana Pergantian Antarwaktu (PAW) Makmur ke Hasanuddin Mas’ud.

Dicopotnya Makmur HAPK hingga munculnya gejolak di internal Partai Gokar, turut direspons sejumlah kader partai. Salah satunya yakni Tito Sugiarto sebagai salah satu kader muda Partai Golkar. Dia merasa turut prihatin atas gejolak yang muncul tersebut.

Jasa SMK3 dan ISO

Sebagai kader muda Partai Golkar, Tito turut prihatin atas reaksi Partai Golkar Kaltim yang terlalu keras dan anarkis terhadap para pendemo yang menyuarakan aspirasinya. Menurutnya, Golkar bisa bersikap lebih terbuka dalam menerima aspirasi pendemo.

“Karena sebagai pemilih dari Pak Makmur, mereka (massa aksi) berhak atas jawaban terhadap keputusan Partai Golkar Kaltim mengapa mengganti Pak Makmur sebagai ketua DPRD Kaltim,” kata Tito kepada media ini, Sabtu (3/7/2021).

Selain itu, untuk menjaga persatuan dan menghindarinya adanya perpecahan di internal partai, terutama di kalangan kader Partai Golkar, Tito sendiri mengharapkan, agar semua pihak bisa lebih menahan diri dalam persoalan itu. Tidak mudah terpancing.

“Kami dari kader muda Partai Golkar, mendorong agar kedua belah pihak untuk menahan diri dan mengedepankan aksi-aksi yang lebih beretika. Menyuarakan aspirasi dengan cara yang santun serta mengedepankn proses dialog, demi menjaga soliditas Partai Golkar Kaltim,” harapnya.

Di sisi lain, sebagai bagian dari kader muda partai besutan Airlangga Hartarto itu, Tito pun mengharapkan, agar Golkar Kaltim pandai-pandai merawat persatuan dan soliditas. Sehingga mencegah adanya perpecahan di internal partai dan kader yang berada di bawahnya.

“Kami meminta agar Partai Golkar Kaltim berhenti membuat kegaduhan dalam proses keputusan politik yang diambil. Tetapi bisa fokus membesarkan partai. Pengurus Golkar Kaltim jangan membuat statement yang justru merugikan Partai Golkar,” tandasnya. (*)

Penulis: Redaksi Akurasi.id
Editor: Dirhanuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button