By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Selain Pikirkan IKN, Makmur Ingatkan Isran-Hadi Juga Pikirkan Pembangunan di Wilayah Pelosok
Kabar Politik

Selain Pikirkan IKN, Makmur Ingatkan Isran-Hadi Juga Pikirkan Pembangunan di Wilayah Pelosok

Devi Nila Sari
Last updated: Mei 25, 2021 12:03 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Selain Pikirkan IKN, Makmur Ingatkan Isran-Hadi Juga Pikirkan Pembangunan di Wilayah Pelosok
Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK mengingatkan agar Isran-Hadi serius memikirkan masalah pembangunan di wilayah-wilayah pelosok. (Dok Humas DPRD Kaltim)
SHARE
Selain Pikirkan IKN, Makmur Ingatkan Isran-Hadi Juga Pikirkan Pembangunan di Wilayah Pelosok
Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK mengingatkan agar Isran-Hadi serius memikirkan masalah pembangunan di wilayah-wilayah pelosok. (Dok Humas DPRD Kaltim)

Selain Pikirkan IKN, Makmur Ingatkan Isran-Hadi Juga Pikirkan Pembangunan di Wilayah Pelosok. Menurutnya, akan sangat menyedihkan misalnya di Ibu Kota Negara nantinya memiliki pembangunan yang sangat luar biasa. Tetapi begitu ke Kubar, Mahulu, dan Berau, pembangunannya menyedihkan.

Akurasi.id, Samarinda – Ditunjuknya Kaltim sebagai lokasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) menjadi kabar baik dan membahagiakan bagi semua elemen masyarakat. Dengan harapan, ditunjuknya Kaltim sebagai IKN baru, maka akan dapat mendongkrak pembangunan di wilayah Tanah Benua Etam.

Terlebih kehadiran pembangunan IKN bisa membawa angin segar bagi upaya penyelesaian berbagai persoalan pembangunan yang ada di wilayah-wilayah pelosok Kaltim. Mulai dari Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kutai Barat (Kubar), Berau, dan Kutai Timur (Kutim).

Begitu juga dengan ragam persoalan pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, dan sumber daya manusia yang ada di wilayah penyangga IKN. Misalnya saja di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK pun mengakui memiliki keresahan serupa. Bahwa dengan potensi sumber daya alam yang begitu luar biasa besar, berbanding dengan terbalik dengan benang kusut pembangunan di berbagai kabupaten dan kota di Kaltim. Secara khusus yang ada di wilayah pelosok.

Makmur lantas mengingatkan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Isran Noor-Hadi Mulyadi, supaya dengan isu besar pembangunan IKN tidak terlena. Keduanya diminta agar tetap fokus memikirkan juga berbagai ketimpangan pembangunan yang ada di setiap kabupaten dan kota di Tanah Benua Etam, sebutan Kaltim.

“Akan sangat ironi sekali, ketika pemerintah misalnya hanya berpikir dan memprioritaskan pembangunan di Ibu Kota Negara. Sementara di wilayah-wilayah kabupaten-kota hingga pedesaan yang ada di Kaltim, masih berkutat dengan masalah-masalah mendasar, baik itu infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya ditemui belum lama ini.

[irp]

Dengan adanya kesempatan Kaltim ditunjuk sebagai IKN baru, sambung dia, Gubernur Kaltim Isran khususnya, harus bisa menjadi ini sebagai momentum yang baik untuk menguatkan lagi lobi-lobi pembangunan ke pemerintah pusat. Memperjuangkan lagi anggaran pembangunan di Kaltim yang lebih besar dan maksimal.

“Saya kira, Pak Gubernur harus bisa berjuang. Bagaimana, agar pembangunan tidak hanya fokus pada IKN nantinya. Tetapi juga Kaltim. Mayarakat di kabupaten dan kotanya. Harus benar-benar mendapatkan perhatian khusus nantinya,” ucapnya mengingatkan.

Makmur berujar, akan sangat sedih ketika ada proyek bernilai ratusan triliun turun di Kaltim nantinya, namun yang menikmati dampak dari pembangunan itu hanya di kawasan-kawasan yang telah ditunjuk menjadi lokasi IKN. Atau di daerah yang hanya bersisian dengan lokasi IKN saja.

“Kan sangat sedih misalnya di Ibu Kota Negara-nya memiliki pembangunan yang sangat luar biasa. Tetapi begitu kita ke Kutai Barat, Mahakam Ulu, atau Berau misalnya, pembangunannya sangat menyedihkan. Jalannya hancur,” imbuhnya. (*)

Penulis: Pewarta
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimHadi MulyadiIsran NoorKaltim Jadi IKNMakmur HAPKpembangunan IKNPembangunan Mahulu Kubar
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bertandang ke Bengalon, Sutomo Jabir Janji Kawal Aspirasi Masyarakat dari Rumah Layak Huni hingga Beasiswa
BirokrasiKabar Politik

Bertandang ke Bengalon, Sutomo Jabir Janji Kawal Aspirasi Masyarakat dari Rumah Layak Huni hingga Beasiswa

By
Devi Nila Sari
investasi
News

Hadi Mulyadi Lirik Investasi Sarang Walet, Buka Ruang bagi Investor Hongkong

By
akurasi 2019
Kabar Politik

Waspadai Politik Uang, Bawaslu Bontang Gelar Sosialisasi

By
akurasi 2019
Penuhi Janji, Hadi Tinjau Lokasi Pembangunan Pabrik Semen di Karst
Trending

Penuhi Janji, Hadi Tinjau Lokasi Pembangunan Pabrik Semen di Karst

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?