By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Warga Lok Tunggul Keluhkan Kerusakan Rumput Laut, Diduga Akibat Limbah Beracun, Komisi III DPRD Sambangi PT GPK
Kabar Politik

Warga Lok Tunggul Keluhkan Kerusakan Rumput Laut, Diduga Akibat Limbah Beracun, Komisi III DPRD Sambangi PT GPK

Devi Nila Sari
Last updated: Mei 5, 2021 4:33 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Warga Lok Tunggul Keluhkan Kerusakan Rumput Laut, Diduga Akibat Limbah Beracun, Komisi III DPRD Sambangi PT GPK
Komisi III DPRD Bontang adakan sidak terkait laporan warga Lok Tunggul tentang limbah beracun PLTU PT Graha Power Kaltim (GPK). (Dok Akurasi.id)
SHARE
Warga Lok Tunggul Keluhkan Kerusakan Rumput Laut, Diduga Akibat Limbah  Beracun, Komisi III DPRD Sambangi PT GPK
Komisi III DPRD Bontang adakan sidak terkait laporan warga Lok Tunggul tentang limbah beracun PLTU PT Graha Power Kaltim (GPK). (Dok Akurasi.id)

Warga Lok Tunggul keluhkan kerusakan rumput laut, diduga akibat limbah  beracun, Komisi III DPRD sambangi PT GPK. Dewan ingin memastikan langsung kondisi di lapangan.

Akurasi.id, Bontang – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang melaksanakan sidak terkait laporan warga Lok Tunggul Kelurahan Bontang Lestari tentang limbah beracun PLTU PT Graha Power Kaltim (GPK) yang berdampak kerugian nelayan dan pembudidaya rumput laut. Oleh karena itu diadakan upaya mediasi tokoh masyarakat beserta perusahaan terkait, Selasa (4/5/2021).

Ketua RT 15 Lok Tunggul, Ahmad Zainal Abidin menjelaskan, banyak dari warganya mengeluhkan limbah panas dari PT GPK yang langsung dibuang ke laut. Sejatinya hal tersebut berpengaruh pada proses pertumbuhan rumput laut serta keberadaan ikan.

“Sejatinya rumput laut itu sensitif,  jadi karena adanya limbah itu pertumbuhan rumput laut tak maksimal begitu pun dengan ikan yang semula banyak jadi berkurang,” ungkap Zainal.

Dia kembali menjelaskan, hal tersebut berdasarkan laporan warga bahwa pihak perusahaan melakukan pembuangan limbah pada malam hari atau menjelang subuh.

“Jadi, untuk membuktikan itu warga  mengambil sampel jam 04.00 dini hari,” jelasnya.

Warga Lok Tunggul Keluhkan Kerusakan Rumput Laut, Diduga Akibat Limbah Beracun, Komisi III DPRD Sambangi PT GPK
Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina (Dok Akurasi.id)

Sementara, Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina mengatakan, persoalan tersebut sebenarnya sejak lama ditemui oleh masyarakat, pasalnya selain dampak limbah, polusi kerap dirasakan oleh warga Lok Tunggul, tepatnya RT 15, serta dirasa merugikan sumber pemasukan warga khususnya nelayan.

[irp]

“Sebenarnya dari dulu sudah mencuat permasalahan ini, penghasilan warga sini adalah nelayan hasil laut, sebab akibat faktor pembangunan, bagang nelayan sudah tidak bisa lagi. Tidak ada pemasukan lagi. Dia hanya minta tolong komisi III lihat kondisi yang sebenarnya,” kata Amir Tosina.

Tetapi lanjut Amir, hasil kunjungan kerja lapangan yang dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyimpulkan bahwa temuan yang didapatkan tidak sesuai dengan yang dilaporkan oleh masyarakat.

Kendati demikian, Amir tetap mempertegas pihak GPK agar sigap terhadap aduan warga, serta melakukan kunjungan kepada masyarakat agar tidak terjadi perselisihan antara perusahaan dan masyarakat.

“Kami hanya berharap pihak GPK untuk turun ke lapangan supaya tidak mengada-ada, kalau pun nihil hasil investigasi yang sebenarnya yah harus dibuktikan,” ungkapnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:DPRD BontangKeluhkan Kerusakan Rumput LautLimbah BerbahayaLok TunggulPT GPK
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Harga Emas Antam Koreksi Rp10 Ribu, Buyback di Level Rp2.480.000

Akurasi.id - Harga emas di Indonesia terpantau anjlok pada perdagangan Rabu, 9…

Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masuk Level Tidak Sehat

Akurasi.id - Kualitas udara di Singapura memburuk sejak Kamis, 4 September 2026.…

Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Politisasi Sara Masih Jadi Momok di Pemilu Mendatang, Pemilih Pemula Rentan Terpapar Hoaks
Kabar Politik

Politisasi Sara Masih Jadi Momok di Pemilu Mendatang, Pemilih Pemula Rentan Terpapar Hoaks

By
Devi Nila Sari
Laporkan Dugaan Kecurangan Pilkada Samarinda, Kuasa Hukum Paslon 03 Datangi Bawaslu
Kabar Politik

Laporkan Dugaan Kecurangan Pilkada Samarinda, Kuasa Hukum Paslon 03 Datangi Bawaslu

By
akurasi 2019
Kinerja Isran Dipertanyakan, SILPA 2020 Rp2,9 Triliun, Penanganan Infrastruktur hingga Tambang Carut Marut
Kabar Politik

Kinerja Isran Dipertanyakan, SILPA 2020 Rp2,9 Triliun, Penanganan Infrastruktur hingga Tambang Carut Marut

By
Devi Nila Sari
Komisi III DPRD Bontang Menggali Informasi Raperda Terkait Limbah Covid-19
Birokrasi

Komisi III DPRD Bontang Menggali Informasi Raperda Terkait Limbah Covid-19

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?