By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Fase Pertama Relaksasi Covid-19 di Samarinda Diawali dengan Membuka THM
Trending

Fase Pertama Relaksasi Covid-19 di Samarinda Diawali dengan Membuka THM

akurasi 2019
Last updated: Juni 1, 2020 4:54 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
fase pertama relaksasi covid-19
Dinas Pariwisata dan Tim Gugus Tugas Covid-19 mengimbau pengusaha hiburan malam agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
fase pertama relaksasi covid-19
Dinas Pariwisata dan Tim Gugus Tugas Covid-19 mengimbau pengusaha hiburan malam agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Fase pertama kebijakan relaksasi Covid-19 yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pada Senin (1/6/20) hari ini diawali dengan membuka kembali kegiatan usaha di sektor tempat hiburan malam (THM). Pembukaan THM itu dengan catatan, semua pegawai yang bekerja di tempat tersebut wajib melakukan rapid test sebelum bekerja.

baca juga: Warga Sidodamai Samarinda Dibuat Panik oleh Kehadiran Tim Berpakaian APD Covid-19

Kebijakan itu diambil Pemkot Samarinda sebagai upaya mencegah adanya penularan wabah Covid-19. Di sisi lain, selama masa beroperasi pada fase pertama ini, setiap pengusaha THM diwajibkan menerapkan setiap protokol kesehatan guna mencegah terjadinya kembali penularan Covid-19.

Sebagaimana dikutip dari Siaran Pers Pemkot Samarinda No.1286/KM/KOMINFO/VI/2020, Wali Kota Samarinda yang juga  Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19, Syaharie Jaang mengatakan, jika timnya telah memetakan beberapa wilayah yang perlu dilakukan untuk penegakan disiplin saat fase pertama relaksasi mulai diberlakukan. Di antaranya sebut dia, pusat perbelanjaan seperti mall dan pasar, tempat hiburan hingga rumah ibadah.

“Sesuai arahan Bapak Dandim dan Kapolres, kami akan menerapkan patroli setiap hari untuk menegakan disiplin sembari menyosialisasikan protokol kesehatan di daerah yang kami petakan tadi,” ucapnya, Senin (1/6/20).

Jaang menilai, kendati kasus pasien Covid-19 di Kota Tepian –sebutan Samarinda – menurun tajam, bukan berarti warga bisa melakukan kegiatan dan beraktivitas tanpa mengesampingkan protokol kesehatan. Dalam memberlakukan fase pertama relaksasi di Samarinda bisa berjalan lancar hingga 15 hari ke depan.

“Artinya kita harus tetap berhati-hati, karena kabupaten/kota terdekat kita untuk kasus Covid-19 masih tinggi. Jadi, segala kemungkinan bisa saja terjadi,” sebutnya

“Jika uji coba fase pertama gagal dijalankan, bisa saja pemerintah kembali memberlakukan kepada warganya untuk beraktivitas kembali di rumah saja,” tambahnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Oleh karena itu, sambung wali kota dua priode itu, kuncinya relaksasi fase pertama ini adalah kedisiplinan warga untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam melakukan aktivitas di luar rumah.

“Perlu saya ingatkan kembali, kalau Samarinda baru masuk fase relaksasi jadi bukan new normal, jadi banyak tahapan yang harus kita lalui dan terus dievaluasi sebelum masuk ke fase new normal,” tuturnya.

Sementara terkait segmen tempat hiburan yang sudah mulai beroperasi mulai hari ini, Jaang menekankan, khusus hiburan malam dan tempat karaoke agar bisa dikaji kembali waktu operasinya. Maksudnya, supaya tempat hiburan tersebut bisa betul-betul mematangkan persiapan dalam menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung.

“Saya minta kepada Kepala Dinas Pariwisata untuk memanggil para pengusaha tempat hiburan club malam dan rumah karaoke keluarga. Pemerintah wajib mengawasi dan menerapan protokol kesehatan di tempat tersebut. Boleh beroperasi harus menyertakan surat bukti jika semua karyawannya sudah melakukan rapid test yang diketahui oleh Dinas Kesehatan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:corona kaltimCovid-19Fase Pertama Relaksasinew normalTHM
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masuk Level Tidak Sehat

Akurasi.id - Kualitas udara di Singapura memburuk sejak Kamis, 4 September 2026.…

Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Trending

Tolak Segala UU Kontroversial, Mahasiswa Kutim Pertanyakan Komitmen Dewan dan Pemerintah

By
akurasi 2019
Pemprov Kaltim Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Ketika Salat Idulfitri
Trending

Pemprov Kaltim Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Ketika Salat Idulfitri

By
Devi Nila Sari
PPKM Darurat Diingatkan Tak Tebang Pilih, Pengamat Ekonomi: Perhatikan Kebutuhan Rakyat
Trending

PPKM Darurat Diingatkan Tak Tebang Pilih, Pengamat Ekonomi: Perhatikan Kebutuhan Rakyat

By
Redaksi Akurasi.id
Drawing Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
OlahragaTrending

Drawing Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?