By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > 2021 Pembelajaran Tatap Muka, Begini Sistem Sekolah di Bontang
Trending

2021 Pembelajaran Tatap Muka, Begini Sistem Sekolah di Bontang

akurasi 2019
Last updated: Desember 17, 2020 9:49 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
2021 Pembelajaran Tatap Muka, Begini Sistem Sekolah di Bontang
Proses belajar dan mengajar di SMK YKPP Bontang sebelum pandemi Covid-19 memanfaatkan teknologi. (Ist)
SHARE
2021 Pembelajaran Tatap Muka, Begini Sistem Sekolah di Bontang
Proses belajar dan mengajar di SMK YKPP Bontang sebelum pandemi Covid-19 memanfaatkan teknologi. (Ist)

2021 pembelajaran tatap muka, begini sistem sekolah di Bontang. Diantaranya SMK YKPP dan SMAN 2 Bontang, yang tengah bersiap membuka kembali proses belajar mengajar secara tatap muka.

Akurasi.id, Bontang – Dalam persiapan menghadapi pembelajaran tatap muka di Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun kejuruan, beberapa sekolah di Kota Taman -sebutan Bontang- sudah mempersiapkan beberapa hal untuk menyambut pembelajaran tersebut.

Di Sekolah Menengah Pertama Kejuruan (SMK) YKPP Bontang misalnya. Kepala SMK YKPP Bontang Sahrir menjelaskan, bahwa 11 Januari 2021 mendatang akan ada pembelajaran tatap muka. Untuk itu, pihaknya melakukan beberapa persiapan. Termasuk protokol kesiapan.

[irp]

“Kami sudah ada beberapa pekan ini melakukan beberapa persiapan, diantaranya penyediaan sarana dan prasarana. Kami sudah siapkan tempat cuci tangan, alat penyemprot disinfektan,” kata Sahrir saat ditemui Akurasi.id di SMK YKPP, Jalan Selat Makassar, Kelurahan Tanjung Laut, Selasa (15/12/2020).

Pihaknya juga telah melakukan rapat dengan dewan guru terkait teknis pembelajaran di kelas. Sesuai instruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dalam satu kelas hanya diisi 15 siswa. Sehingga akan ada penerapan sistem sif dalam belajar di kelas.

“Kami nanti akan ada sif untuk pembelajaran, 15 siswa datang ke sekolah dan sisanya belajar di rumah secara daring,” jelasnya.

Pihaknya juga sudah membentuk satuan Gagas Covid-19 dari kalangan guru-guru yang mempersiapkan skema pada saat tatap muka berlangsung. Pihaknya juga akan melakukan kerja sama dengan puskesmas terdekat jika ada siswa yang sakit pada saat mengikuti pembelajaran offline.

“Sementara ini, sekolah kami tetap ada tatap muka tapi hanya pelajaran produktif saja. Karena untuk pelajaran ini harus ada praktikum langsung dengan memberikan kelompok sekitar 10 siswa saja,” bebernya.

Di lain sisi, Kepala SMAN 2 Bontang Suyanik pun menjelaskan, persiapan pertama, pihaknya sudah menyiapkan tim satuan gagas Covid-19. Kemudian menyiapkan fasilitas untuk protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, menyiapkan alur lalu lintas siswa.

[irp]

“Jadi nanti siswa yang masuk dengan yang keluar itu tidak bertemu. Ini akan mengurangi terjadinya kerumunan siswa yang datang ke sekolah,” jelasnya saat ditemui di SMAN 2, Jalan HM Ardans, Kelurahan Tanjung Laut.

Dia juga menjelaskan, di SMAN 2 Bontang terdapat 36 siswa. Tetapi untuk tatap muka yang direncanakan Januari 2021 mendatang, pihaknya hanya memasukkan setengah saja per kelas. Sistemnya, kata dia, pihaknya melakukan pembelajaran dengan 18 orang di kelas bertatap langsung dengan guru.

“Lalu guru menggunakan kamera laptop menanyakan apa yang diajarkan hari itu kepada 18 siswa yang lagi belajar di rumah. Jadi setiap kelas sudah di pasang akses point untuk memperkuat jaringan internet di sekolah,” jelasnya.

Untuk guru dan siswa yang memiliki penyakit penyerta, pihaknya tidak mewajibkan untuk datang ke sekolah. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyebaran Covid-19.

“Jadi di buku panduan bahwa untuk guru yang mempunyai penyakit penyerta tidak diwajibkan untuk datang, begitu pun dengan siswa-siswa kami. Sekolah sudah melakukan pendataan untuk itu,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:2021 Pembelajaran Tatap MukaGagas Covid-19KaltimSMAN 2 BontangSMK YKPP Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kota KPU Bontang, Basri-Najirah Unggul
Kabar Politik

Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kota KPU Bontang, Basri-Najirah Unggul

By
akurasi 2019
Perkelahian di Kafe Tanjungpinang, Satu Anggota TNI Tewas: TNI AD dan AL Lakukan Investigasi
PeristiwaTrending

Perkelahian di Kafe Tanjungpinang, Satu Anggota TNI Tewas: TNI AD dan AL Lakukan Investigasi

By
Wili Wili
covid-19 kaltim
Trending

Update Covid-19 Kaltim: Pasien Positif Bertambah 1, Jumlah PDP Tambah 13 Kasus

By
akurasi 2019
biarawati samarinda
Trending

Biarawati di Samarinda Dikabarkan Meninggal Akibat Corona, Dinkes: Hasil Swab Negatif

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?