By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Membludak, Hari Pertama Vaksinasi Massal Kodim Bontang Diserbu Warga, Petugas Dibuat Kewalahan
Trending

Membludak, Hari Pertama Vaksinasi Massal Kodim Bontang Diserbu Warga, Petugas Dibuat Kewalahan

Devi Nila Sari
Last updated: Agustus 18, 2021 11:25 am
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Membludak, Hari Pertama Vaksinasi Massal Kodim Bontang Diserbu Warga, Petugas Dibuat Kewalahan
Peserta vaksinasi massal tampak memadati halaman Makodim 0908 Bontang. (Fajri/Akurasi.id)
SHARE
Membludak, Hari Pertama Vaksinasi Massal Kodim Bontang Diserbu Warga, Petugas Dibuat Kewalahan
Peserta vaksinasi massal tampak memadati halaman Makodim 0908 Bontang. (Fajri/Akurasi.id) 

Membludak, Hari Pertama Vaksinasi Massal Kodim Bontang Diserbu Warga, Petugas Dibuat Kewalahan. Vaksin tahap awal yang semula ditargetkan untuk 600 peserta itu, malah diserbu ribuan warga Bontang. Hanya berbilang menit, jatah vaksin telah ludes.

Akurasi.id, Bontang – Cuaca di sekitar halaman lapangan Kodim 0908 Bontang, Jalan Awang Long, Bontang Utara, Sabtu (26/6/2021), begitu cerah. Bahkan terik sang surya terasa lebih panas dari biasanya.

Namun, itu tidak menyurutkan semangat ratusan masyarakat Bontang untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Hari ini adalah hari pertama pelaksanaan vaksinasi massal yang diadakan Kodim 0908 Bontang. Dari pantauan media ini, antrian panjang dan kerumunan terlihat begitu jelas. Ratusan warga dari beberapa kelurahan mulai berdatangan demi mendapatkan nomor antrean sejak pagi.

Bahkan, petugas terpaksa menutup pintu gerbang karena warga terus berdatangan. Sebagian warga terpaksa harus putar balik karena tidak mendapat jatah vaksin Sinovac. Kuota vaksin untuk hari pertama hanya diperuntukkan bagi 600 peserta.

Antrean yang begitu padat memaksa petugas bekerja lebih ekstra. Beberapa kali petugas berteriak mengingatkan agar warga tidak berkerumun. Hal itu untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di kerumunan. “Tolong jaga jarak, jangan berkerumun,” teriak petugas kepada warga.

Siska (29), warga Kelurahan Gunung Elai mengaku tiba lebih awal pukul 07.00 Wita agar mendapat jatah lebih dulu. Namun ternyata di lokasi itu sudah banyak pula yang datang. Kendati perlu mengantre lama, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk mengikuti vaksinasi.

“Kirain saya yang datang paling cepat, ternyata sudah lebih banyak yang lebih dulu datang,” ucapnya kepada Akurasi.id, Sabtu (26/06/2021).

[irp]

Setelah Siska mendapatkan nomor antrean, dia kemudian melakukan registrasi data dan screening. Proses vaksinasi diawali dengan validasi identitas di meja pertama. Kemudian, peserta diarahkan menuju meja dua untuk mendapatkan tiket serta melakukan registrasi ulang.

Setelahnya, peserta menuju meja tiga untuk mendapatkan screening kesehatan. Pada saat screening petugas akan memeriksa suhu tubuh dan tekanan darah. Siska mengaku sempat deg-degan pada saat screening itu. Denyut nadinya berdetak kencang.

Terakhir, peserta menuju meja empat untuk disuntik vaksin Covid-19. Usai disuntik, peserta diobservasi selama 15 menit untuk melihat apakah ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau tidak. Jika semua rampung, peserta diperbolehkan pulang dengan membawa sertifikat telah divaksin tahap pertama.

“Sertifikat ini harus dibawa sebagai syarat untuk vaksinasi tahap kedua,” ujar seorang perawat.

[irp]

Siska sendiri mengaku tidak merasakan gejala apa-apa setelah divaksin. Selain rasa pegal, dan lapar. “Enggak ada apa-apa, cuman agak pegal. Sedikit lapar karena belum sempat sarapan,” tukasnya.

Sementara itu, Dandim 0908 Letkol Arh Choirul Huda mengatakan, vaksinasi ini merupakan upaya Kodim 0908 untuk membantu memberikan vaksin kepada warga umum dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.

Kata dia, vaksinasi kali ini menyasar sekitar 3.600 orang. Dengan asumsi per hari sebanyak 600 peserta. Diperkirakan akan rampung sekitar satu minggu kedepan. Pun dia merasa bahagia, pasalnya antusiasme masyarakat di luar perkiraan. Terlihat dari padatnya antrean. Bahkan, sejak pukul 08.00 Wita, kuota untuk 600 orang sudah dinyatakan habis.

Diakuinya, membludaknya jumlah warga yang datang disebabkan oleh persiapan yang dirasa kurang maksimal. Pihaknya hanya diberi waktu sekitar 4 hari untuk persiapan. “Waktunya kurang, jadi sosialisasi tidak begitu maksimal,” ujarnya. Akibatnya banyak warga yang datang tidak sesuai jadwal. Padahal pihaknya sudah menyiapkan jadwal vaksinasi untuk setiap kelurahan.

[irp]

Demi mencegah kerumunan, dia menyarankan sebagian masyarakat yang belum divaksin bisa memanfaatkan kegiatan serupa di beberapa titik lainnya. Seperti di Polres Bontang dan Auditorium Tiga Dimensi. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:BontangVaksin Kodim BontangVaksin Tahap AwalVaksinasi Hari PertamaWarga Membludak DivaksinWarga Serbu Vaksin Kodim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Misteri Pagar Laut Sepanjang 30,16 Km di Tangerang: Ganggu Nelayan dan Picu Spekulasi
PeristiwaTrending

Misteri Pagar Laut Sepanjang 30,16 Km di Tangerang: Ganggu Nelayan dan Picu Spekulasi

By
Wili Wili
Konten Giveaway Disebut Settingan, Ini Pengakuan dan Klarifikasi Willie Salim
SelebritisTrending

Konten Giveaway Disebut Settingan, Ini Pengakuan dan Klarifikasi Willie Salim

By
Wili Wili
3 penumpang kapal
Trending

3 Penumpang Kapal yang Dikabarkan Lepas Pencatatan, Ternyata Sudah Didata KKP Samarinda, Berasal dari Kukar

By
akurasi 2019
Waspada Munculnya Klaster Covid-19 Plt Bupati Kasmidi, Dinkes Kutim Putuskan Uji Swab 34 Orang
Trending

Waspada Munculnya Klaster Covid-19 Plt Bupati Kasmidi, Dinkes Kutim Putuskan Uji Swab 34 Orang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?