By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Uji Klinis Vaksin TBC M72 Tahap 3 di Indonesia, Pemerintah Pastikan Aman dan Diawasi WHO
HeadlinePeristiwa

Uji Klinis Vaksin TBC M72 Tahap 3 di Indonesia, Pemerintah Pastikan Aman dan Diawasi WHO

Wili Wili
Last updated: Mei 10, 2025 5:25 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Uji Klinis Vaksin TBC M72 Tahap 3 di Indonesia, Pemerintah Pastikan Aman dan Diawasi WHO
Uji Klinis Vaksin TBC M72 Tahap 3 di Indonesia, Pemerintah Pastikan Aman dan Diawasi WHO. Foto: Metro.
SHARE

Akurasi.id – Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa uji klinis tahap 3 vaksin tuberkulosis (TBC) M72/AS01E yang dikembangkan oleh Gates Foundation berjalan aman dan diawasi ketat berbagai lembaga, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Vaksin ini bukan merupakan uji coba sembarangan, melainkan bagian dari studi internasional yang telah melewati serangkaian tahap pengujian sebelumnya.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi menyampaikan bahwa vaksin TBC ini telah melewati uji praklinis, tahap satu, dan tahap dua sebelum memasuki tahap tiga. “Artinya vaksinnya sudah dijamin aman. Sekarang kita sedang uji berapa persen pasien yang bisa sembuh dengan vaksin ini,” ujar Hasan saat diskusi Gerakan Milenial Pencinta Tanah Air (Gempita) di Jakarta.

Hasan juga menegaskan bahwa vaksin ini tidak diujicobakan secara massal ke masyarakat umum, melainkan kepada pasien yang memang menjadi partisipan sukarela dan memenuhi syarat uji klinis. Uji klinis ini juga melibatkan pemantauan ketat dari WHO, Kementerian Kesehatan, BPOM, rumah sakit rujukan, dan universitas ternama.

Uji klinis vaksin M72 telah dilakukan sejak September 2024 di berbagai rumah sakit di Indonesia, seperti RSUP Persahabatan, RS Islam Cempaka Putih, RS Universitas Indonesia, Fakultas Kedokteran UI, dan FK Unpad Bandung. Proses rekrutmen partisipan sudah ditutup sejak 16 April 2025, dan target penyelesaian studi ini ditetapkan pada tahun 2028.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya juga menepis kekhawatiran masyarakat yang muncul di media sosial terkait isu konspiratif dan anggapan bahwa Indonesia dijadikan ‘kelinci percobaan’. Ia menegaskan bahwa proses uji klinis dilakukan secara profesional dan transparan.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menjelaskan bahwa vaksin M72 telah melalui tahapan uji praklinis pada hewan dan fase 1 dan 2 pada manusia dengan skala terbatas hingga menengah. Fase 3 ini akan melibatkan hingga 20 ribu partisipan dari lima negara.

Sementara itu, Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan bahwa proses uji klinis harus bersifat transparan dan tanpa paksaan. Partisipan wajib diberikan informasi lengkap sebelum menyetujui keterlibatan mereka.

Tjandra juga menambahkan bahwa setelah fase tiga, vaksin akan diuji dalam fase empat saat telah digunakan secara luas untuk memantau efek jangka panjang di populasi besar.

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Bill Gates di Jakarta pada 7 Mei 2025 disebut memperkuat kerja sama strategis ini. Hasan Nasbi menyebut bahwa bila vaksin berhasil, Indonesia akan mendapatkan prioritas untuk memproduksi vaksin sendiri, sebagai bagian dari misi menghapus TBC dari tanah air sebelum 2030.

“Kalau vaksin ini sudah teruji dan disetujui, kita akan mendapat prioritas produksi agar Indonesia bebas TBC pada 2030. Ini bentuk kesiapan negara kita untuk maju,” ujar Hasan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:bill gatesgates foundationHasan NasbiKemenkesM72 AS01EPDPIPrabowo SubiantoRSUP Persahabatanuji klinis fase 3uji klinis vaksin TBCvaksin TBCvaksin TBC Bill Gatesvaksin TBC Indonesiavaksin tuberkulosisvaksinasi TBC amanWHO
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Heboh Snack Bergambar Ilustrasi Kaesang di Garuda Indonesia
HeadlineTrending

Heboh Snack Bergambar Ilustrasi Kaesang di Garuda Indonesia

By
akurasi 2019
Lagi Mahal dan Langka, Ini Tiga Konglomerat Kaya Raya dari Minyak Goreng
HeadlineTrending

Lagi Mahal dan Langka, Ini Tiga Konglomerat Kaya Raya dari Minyak Goreng

By
akurasi 2019
Mantan Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Kasus Narkoba
HeadlineHukum & Kriminal

Mantan Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Kasus Narkoba

By
Wili Wili
Ketua DPD Golkar Kaltim Rudi Mas'ud saat diwawancarai awak media. (Istimewa)
HeadlineKabar Politik

Dukung Airlangga Hartarto Capres 2024, Golkar Kaltim Segera Bentuk Tim Pemenangan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?