By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Tragedi Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut Tewaskan 13 Orang, DPR Desak Investigasi Menyeluruh
HeadlinePeristiwa

Tragedi Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut Tewaskan 13 Orang, DPR Desak Investigasi Menyeluruh

Wili Wili
Last updated: Mei 13, 2025 11:20 am
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Tragedi Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut Tewaskan 13 Orang, DPR Desak Investigasi Menyeluruh
Tragedi Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut Tewaskan 13 Orang, DPR Desak Investigasi Menyeluruh. Foto: Antara.
SHARE

Garut, Akurasi.id – Ledakan amunisi kedaluwarsa yang terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (12/5/2025), menewaskan 13 orang yang terdiri dari empat anggota TNI dan sembilan warga sipil. Insiden ini memicu keprihatinan publik dan mendapat sorotan tajam dari DPR RI, yang mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh oleh pihak TNI.

Peristiwa tragis itu terjadi saat personel TNI melakukan pemusnahan amunisi kadaluarsa di area milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Proses peledakan awal dilaporkan berjalan sesuai prosedur dengan menggunakan dua lubang sumur untuk penghancuran. Namun, saat proses lanjutan di lubang ketiga yang digunakan untuk memusnahkan detonator tiba-tiba terjadi ledakan tak terduga.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyampaikan desakan agar TNI melakukan investigasi mendalam untuk memastikan apakah standar operasional telah dijalankan dengan benar. Ia juga mendorong revisi terhadap kebijakan pemusnahan amunisi, serta peningkatan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat sekitar.

“Diharapkan pemerintah dan TNI segera mengambil langkah konkret guna memastikan keamanan masyarakat ke depannya,” ujar Dave

Senada, anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, juga menyoroti keberadaan warga sipil di lokasi pemusnahan yang seharusnya steril. Ia menilai TNI perlu mengevaluasi total seluruh prosedur penyimpanan dan pemusnahan amunisi, terutama yang telah melewati masa pakai.

“Amunisi kedaluwarsa mengalami degradasi struktural dan lebih rentan terhadap ledakan spontan,” ujar Sukamta.

Kepala RSUD Pameungpeuk, dr. Aziz Akhmad, menyatakan seluruh korban yang dibawa ke IGD sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tidak ada korban luka-luka yang dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa warga sipil sering mendekat ke lokasi usai pemusnahan untuk mencari serpihan logam bernilai jual, seperti tembaga dan besi. Kebiasaan ini, menurutnya, menjadi salah satu faktor mengapa warga sipil turut menjadi korban dalam insiden kali ini.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan belasungkawa dan memastikan investigasi sedang berjalan. Ia menegaskan bahwa amunisi kedaluwarsa memang wajib segera dimusnahkan agar tidak membahayakan jika terlalu lama disimpan di gudang.

Kodam III/Siliwangi melalui Kolonel Inf Mahmuddin mengklaim bahwa prosedur telah dijalankan sesuai ketentuan. Namun demikian, TNI AD tetap akan melaksanakan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti dari ledakan yang merenggut 13 nyawa tersebut.

“Penyebab kejadian ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami akan menyampaikan informasi selanjutnya terkait perkembangan investigasi,” ujar Mahmuddin.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:amunisi kedaluwarsaamunisi meledakberita garut hari iniberita tni hari inidesa sagaraDPR RIgarut meledakinvestigasi tnikecelakaan militerkomisi I dprKorban Sipilledakan garutpemusnahan amunisiTNITragedi Garuttragedi garut 2025
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Momen Jokowi, Gibran, dan Prabowo Tampil Bersama di HUT ke-79 TNI di Monas
HeadlinePeristiwa

Momen Jokowi, Gibran, dan Prabowo Tampil Bersama di HUT ke-79 TNI di Monas

By
Wili Wili
Pemkot Surabaya Tindak Tegas Tren Perburuan 'Koin Jagat' yang Merusak Fasilitas Umum
PeristiwaTrending

Pemkot Surabaya Tindak Tegas Tren Perburuan ‘Koin Jagat’ yang Merusak Fasilitas Umum

By
Wili Wili
Presiden Prabowo Kaget Parahnya Korupsi di Indonesia,Korupsi di Indonesia Sudah Sangat Memprihatinkan
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Kaget Parahnya Korupsi di Indonesia, Korupsi di Indonesia Sudah Sangat Memprihatinkan

By
Wili Wili
Pemerintah Larang Siswa SD–SMA Gunakan AI Instan untuk Belajar seperti ChatGPT, Ini Alasannya
HeadlinePendidikan

Pemerintah Larang Siswa SD–SMA Gunakan AI Instan untuk Belajar seperti ChatGPT, Ini Alasannya

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?