By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Melihat Kesiapan Bontang Terapkan TPU Jadi Pemakaman Covid-19 dan Ragam Respons Warga
Trending

Melihat Kesiapan Bontang Terapkan TPU Jadi Pemakaman Covid-19 dan Ragam Respons Warga

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Agustus 3, 2021 10:17 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
4 Min Read
Melihat Kesiapan Bontang Terapkan TPU Jadi Pemakaman Covid-19 dan Ragam Respons Warga
Dalam waktu dekat, sejumlah TPU yang ada di Bontang akan mulai dibuka untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19. (Ilustrasi)
SHARE
Melihat Kesiapan Bontang Terapkan TPU Jadi Pemakaman Covid-19 dan Ragam Respons Warga
Dalam waktu dekat, sejumlah TPU yang ada di Bontang akan mulai dibuka untuk pemakaman jenazah pasien Covid-19. (Ilustrasi)

Melihat Kesiapan Bontang Terapkan TPU Jadi Pemakaman Covid-19 dan Ragam Respons Warga. Kendati kapasitas rata-rata TPU yang ada di Bontang masih di atas 49 persen. Namun tidak sedikit warga yang khawatir bahwa wabah bisa merembet ke warga sekitar TPU.

Akurasi.id, Bontang – Setelah Keputusan Menteri Kesehatan tentang Protokol Penatalaksanaan Pemulasaran dan Pemakaman Jenazah Covid-19 dikeluarkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang pun memperkenankan jenazah pasien yang dinyatakan positif Covid-19, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Akan tetapi, Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan, kebijakan ini belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, Satgas Covid-19 perlu membentuk relawan pemulasaran terlebih dulu. Di sisi lain, pihaknya juga tidak ingin gegabah dalam menerapkan aturan tersebut.

“Pemerintah sudah sepakat melonggarkan pemakaman bagi jenazah Covid-19 bisa dilakukan di luar pemakaman khusus Covid, Bontang Lestari. Tapi, sebelum itu, kami bentuk dulu relawannya, baru bisa dilaksanakan pemakaman di TPU. Selain itu, lokasi pemakaman yang ditetapkan juga harus mendapat persetujuan dari warga setempat,” ucap Basri kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Sementara, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Bontang, Adi Permana menambahkan, tata cara pemakaman jenazah Covid-19 saat ini masih disusun. Selain kondisi lahan, kebutuhan relawan juga perlu dicermati. Dalam kondisi sekarang ini, tidak gampang mencari relawan.

Saat ini saja, pemakaman khusus Covid di Bontang Lestari membutuhkan setidaknya 20 orang petugas. Mereka yang bertugas juga wajib terlatih. “Relawan pemulasaran jenazah harus dibekali pengetahuan tata cara pemakaman,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertahanan (Perkimtan) Kota Bontang, Andi Ilham menyebut, pemulasaran jenazah Covid-19  masih bisa dilakukan di tempat pemakaman umum. Berkaitan masalah lahan, dari total keseluruhan TPU yang ada di Bontang masih menyisakan sekitar 49,13 persen.

Mengacu pada data Perkimtan, tentang pemakaian pemakaman tahun 2020 lalu, total keseluruhan luas pemakaman di semua TPU yang ada mencapai 177.650 meter persegi. Dengan daya tampung mencapai 38.805 petak. Saat ini sudah terpakai 19.930 petak. Sehingga, secara keseluruhan masih tersisa 19.063 petak, atau sekitar 49,13 persen.

[irp]

“Memang kondisi di beberapa TPU sudah sesak. Tapi, masih cukup kalau digunakan untuk pemakaman Covid-19. Sekarang ini, pemkot harus fokus mencari relawan untuk pemakaman, dan memberi pelatihan tentang protokol pemulasaran jenazah,” sebutnya.

Respons Warga Ketika TPU Jadi Pemakaman Covid-19

Menanggapi wacana tersebut, salah seorang warga yang bermukim di sekitar Pemakaman Umum Bontang Kuala, Rizki (24) mengatakan, kurang sepakat apabila TPU dijadikan tempat pemulasaran pasien Covid-19. Dirinya merasa khawatir apabila terpapar virus yang cukup menular tersebut.

Menurutnya, regulasi tersebut sangat berisiko bagi warga sekitar. Pasalnya, banyak warga yang sudah terbilang lanjut usia bermukim di sekitar pemakaman. Bukan hanya itu, kondisi makam yang sudah cukup sesak juga menjadi alasan Rizki kurang setuju.

[irp]

“Saya kurang sepakat kalau TPU dijadikan tempat pemakaman penyintas Covid-19. Kita kan tidak tahu penularan wabah itu bagaimana. Apalagi di sekitar pemakaman banyak orang-orang yang sudah lanjut usia,” jelasnya.

Berbeda dengan Rizki, Listiani (53) yang juga warga sekitar TPU Bontang Kuala, mengatakan setuju apabila pasien penyintas Covid-19 dimakamkan di daerah tersebut. Dengan catatan, warga itu merupakan domisili Bontang Kuala. “Kalau warga sini saya rasa tidak jadi masalah. Kecuali warga dari luar. Saya keberatan kalau itu,”ucapnya.

[irp]

Kata dia, memilih TPU sebagai tempat pemulasaran pasien Covid-19 harus memperhatikan dampak warga sekitar. Jangan sampai berpotensi menularkan wabah tersebut. “Petugas yang melakukan pemakaman harus menggunakan protokol kesehatan yang ketat, supaya kami warga sekitar aman,” katanya. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#Pemerintah BontangBontangKalimantan TimurPemakaman Jenazah Covid-19Respons WargaTPU Pemakaman Covid-19
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • Betsy berkata:
    Mei 24, 2026 pukul 9:31 pm

    Thhat is a good tiip particularlyy tto tholse fresh to tthe blogosphere.
    Simple buut veryy precise information… Apprciate your shgaring
    thus one. A must read article!

    Heree iis myy blog post rloxxx (Betsy)

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Anggota Komisi III DPRD Kaltim Mahyunadi Usulkan Nama Awang Faroek Jadi Nama Jalan Tol Balsam
Trending

Anggota Komisi III DPRD Kaltim Mahyunadi Usulkan Nama Awang Faroek Jadi Nama Jalan Tol Balsam

By
akurasi 2019
Kontraktor Tagih Pemkab Kukar, Utang Pelunasan Proyek Rp 226 Miliar
RagamTrending

Kontraktor Tagih Pemkab Kukar, Utang Pelunasan Proyek Rp 226 Miliar

By
Devi Nila Sari
Hasil Berbeda di Website KPU Soroti Sistem Aplikasi SIREKAP dalam Pemilu 2024
HeadlineTrending

Hasil Berbeda di Website KPU Soroti Sistem Aplikasi SIREKAP dalam Pemilu 2024

By
akurasi 2019
Ade Armando Didemo dan Meminta Maaf: Dinamika Politik Kontroversial di DIY
HeadlineTrending

Ade Armando Didemo dan Meminta Maaf: Dinamika Politik Kontroversial di DIY

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?