By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Satgas Dilempari Botol Gegara Bubarkan Konser Kelebihan Kapasitas di Makassar
HeadlineTrending

Satgas Dilempari Botol Gegara Bubarkan Konser Kelebihan Kapasitas di Makassar

akurasi 2019
Last updated: Maret 6, 2022 7:24 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Satgas Dilempari Botol Gegara Bubarkan Konser Kelebihan Kapasitas di Makassar
Petugas dilempari botol oleh penonton konser di Makassar. (Wahananews.com)
SHARE

Satgas dilempari botol saat membubarkan konser berkelebihan kapasitas di Makassar. Kejadian itu terjadi karena penonton yang hadir tidak terima konser bubar sebelum waktunya.

Akurasi.id, Makassar – Upaya pembubaran konser musik di Makassar diwarnai oleh pelemparan botol terhadap Satuan Tugas (Satgas) Pengurai Kerumunan (Raika). Satgas dilempari botol saat hendak menertibkan konser bertajuk ‘Corat Coret Fest 2022’ itu lantaran memicu kerumuman dan melebihi kapasitas penonton.

Dari pantauan CNNIndonesia.com, di lokasi petugas Satgas Raika bersama pihak kepolisian dan panitia pelaksana melakukan negosiasi di tengah pelemparan tersebut.

[irp]

Hasilnya, petugas memberikan kesempatan kepada artis yang tampil pada konser musik tersebut guna meredam lemparan penonton yang membludak.

“Ini konser anak muda milenial, namun kelebihan kapasitas penontonnya dan melanggar prokes. Kemudian terjadilah aksi pembubaran,” kata Kepala Bagian Operasional Polrestabes Makassar, Kompol Wahyu Basuki di lokasi, Sabtu (5/2).

[irp]

Dia, yang juga mantan Kepala Satuan Sabhara Polrestabes Makassar ini, pun memastikan panitia penyelenggara acara ini akan pihaknya proses dan terkena sanksi.

“Pasti ada [sanksi], kegiatan konser musik ini akan kita selidiki,” jelasnya.

Untuk memasuki gedung arena konser, pengunjung harus membayar tiket ratusan ribu rupiah.

“Rp 215 ribu, kemarin saya beli tiketnya lewat online,” kata seorang pengunjung, Rani (18).

[irp]

Padamkan Arus Listrik

Sebelumnya, kerumunan warga menjadi penyebab pembubaran acara festival musik oleh Tim Pengurai Kerumunan (Raika) Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pembubaran itu terjadi lantaran melebihi kapasitas yang menjadi syarat dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Makassar.

Tak hanya, sebagian besar penonton yang datang ke acara tersebut tidak menggunakan masker sehingga Tim Satgas Raika pun melakukan penindakan tegas dengan membubarkan festival itu.

Selain upaya-upaya tersebut, satgas juga melakukan upaya lainnya guna menertibkan konser. Walaupun satgas terkena lemparan botol, namun satgas tetap melakukan tugas sesuai dengan prosedur untuk mengurai kerumunan. Agar penyebaran virus Covid-19 ini tidak terjadi lagi.

Dalam pembubaran tersebut petugas sempat memadamkan arus listrik, namun para penonton yang notabenenya adalah kaum milenial ini tetap bertahan. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Bubarkan KerumunanHardnewsSatgas KerumunanVirus Omicron
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Retret Kepala Daerah dan Sekda Digelar di IPDN dan Magelang, Presiden Prabowo Dorong Sinergi Birokrasi
HeadlinePeristiwa

Retret Kepala Daerah dan Sekda Digelar di IPDN dan Magelang, Presiden Prabowo Dorong Sinergi Birokrasi

By
Wili Wili
BPJS Kesehatan Tegaskan Komitmen Jaminan Layanan Kesehatan Berjangka Panjang, Ini Penjelasannya
HeadlineKesehatan

BPJS Kesehatan Tegaskan Komitmen Jaminan Layanan Kesehatan Berjangka Panjang, Ini Penjelasannya

By
Wili Wili
Timnas Indonesia U-17 Hadapi Australia dalam Pertandingan Penentu Kualifikasi Piala Asia U-17 2025
OlahragaTrending

Timnas Indonesia U-17 Hadapi Australia dalam Pertandingan Penentu Kualifikasi Piala Asia U-17 2025

By
Wili Wili
Jokowi Pastikan Harga Beras Tetap Stabil hingga Akhir 2024, Penyaluran Bantuan Pangan Berlanjut
EkonomiHeadline

Jokowi Pastikan Harga Beras Tetap Stabil hingga Akhir 2024, Penyaluran Bantuan Pangan Berlanjut

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?