By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Terdampak Covid-19, Beasiswa Kaltim Tuntas Alami Penurunan
Birokrasi

Terdampak Covid-19, Beasiswa Kaltim Tuntas Alami Penurunan

Devi Nila Sari
Last updated: April 5, 2021 9:41 am
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Terdampak Covid-19, Beasiswa Kaltim Tuntas Alami Penurunan
Gubernur Kaltim Isran Noor saat ditemui awak media usai membuka Beasiswa Kaltim Tuntas (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Terdampak Covid-19, Beasiswa Kaltim Tuntas Alami Penurunan
Gubernur Kaltim Isran Noor saat ditemui awak media usai membuka Beasiswa Kaltim Tuntas (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Terdampak Covid-19, beasiswa Kaltim Tuntas alami penurunan. Di tahun 2020, anggaran sempat sentuh Rp165 miliar.

Akurasi.id, Samarinda – Beasiswa Kaltim Tuntas tahun 2021 resmi diluncurkan oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor, di ruangan Heart of Borneo, Kamis (25/3/2021).

Isran menyebut, Beasiswa Kaltim Tuntas ini ketiga kalinya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim diadakan. Namun dalam pelaksanaannya ia menyebut tak seluruh pelajar Kaltim dapat menerima.

“Karena ada batasan anggaran, jadi harus dipahami tidak semua bisa mendapatkan itu, ada kriteria-kriteria yang diatur oleh badan pengelola beasiswa,” kata Isran.

Diketahui, alokasi dana untuk Beasiswa Kaltim Tuntas ini dari anggaran murni berkisar Rp88 miliar. Sebelumnya, pada tahun 2019, anggaran dana berasal dari APBD Murni dan APBD Perubahan berjumlah Rp168 miliar. Di tahun 2020, anggaran berjumlah Rp165 miliar.

“Karena covid-19 ada perubahan, tapi semoga tahun ini anggaran bisa sama dengan tahun pertama,” harap Isran.

Pada tahun ini juga memiliki perbedaan dalam persyaratan dibandingkan sebelumnya. Terdapat peluang lebih besar bagi mahasiswa yang memiliki IPK tinggi yang berkuliah di perguruan tinggi dan program studi dengan akreditasi selain A.

[irp]

Terdapat 2 kategori. Bagi akreditasi B, calon pendaftar bisa mendaftar ke Kaltim Tuntas. Bagi akreditasi C, calon bisa mendaftar ke Kaltim Stimulan. Formula perhitungannya sebagai berikut :

(2 x Bobot IPK) + (1  × Bobot Akreditasi Program Studi) + (1.5 X Bobot Akreditasi Perguruan Tinggi) dan hasil ini dibagi 4.5, setelah itu akan dikali 10.

Perbedaan tahun ini juga ialah tidak ada beasiswa bagi mahasiswa yang meniti pendidikan di luar negeri. Isran menerangkan, hal ini disebabkan akan memfokuskan kepada mahasiswa di dalam negeri.

“Kalau untuk 1 orang kuliah di luar negeri, beasiswanya bisa buat 10 – 20 orang yang kuliah di dalam negeri. Jadi terlalu mahal, makanya ini jadi pertimbangan,” terangnya.

Selain itu, disinggung mengenai syarat dan kuota peserta, Kepala Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BP – BKT), Iman Hidayat menjelaskan tidak ada batasan dalam kuota pendaftar.

“Jadi kita fleksibel. Kita lihat apabila peserta IPK-nya bagus akreditasi perguruan tinggi A tapi SPP mahal, kita tidak akan ambil. Jadi kita juga lihat SPP-nya,” jelas Iman.

Iman juga memaparkan alur pencairan dana beasiswa bagi peserta yang akan mendapatkan beasiswa. Dalam 2 semester pertama, penerima beasiswa akan langsung mendapatkan dana tersebut di rekeningnya. Setelah 2 semester berakhir, penerima beasiswa harus memberikan laporan kepada pihak BP- PKT via digital.

[irp]

Dana sisa yang dicairkan akan ditentukan oleh pihak BP-PKT. Apabila dirangkum, penerima beasiswa harus menyelesaikan 8 semester penuh dengan tepat waktu untuk bisa mencairkan dana beasiswanya.

“Apabila melewati waktu, kita akan berkomunikasi terdahulu alasan mahasiswa ini. Apabila karena malas saja, kita akan cabut beasiswa tersebut,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Beasiswa Kaltim CemerlangBirokrasiIsran NoorPemprov Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Imbas Pandemi, Angka Pengangguran Kaltim Naik, Dewan Minta Pemprov dan Disnaker Tidak Berdiam Diri
Kabar Politik

Imbas Pandemi, Angka Pengangguran Kaltim Naik, Dewan Minta Pemprov dan Disnaker Tidak Berdiam Diri

By
Devi Nila Sari
Aturan Terbaru PPh, Menkeu Sri Mulyani Tetapkan Gaji Rp5 Juta Kena Pajak 5 Persen
BirokrasiHeadlineRagam

Aturan Terbaru PPh, Menkeu Sri Mulyani Tetapkan Gaji Rp5 Juta Kena Pajak 5 Persen

By
Devi Nila Sari
VIU Sport
Birokrasi

Film Mitos ‘Buaya Kembaran Manusia’ Digarap, Viu Shorts Gandeng Pemkab Kutim

By
akurasi 2019
mendapat aduan warga menuntut ganti rugi
Birokrasi

Pasca Sidak, Komisi III Mendapat Aduan Warga Menuntut Ganti Rugi Lahan PT GPK

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?