By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kesehatan > Teknologi ZONDA Inhaler Solusi Baru untuk Pengelolaan PPOK dan Asma
KesehatanTrending

Teknologi ZONDA Inhaler Solusi Baru untuk Pengelolaan PPOK dan Asma

akurasi 2019
Last updated: Mei 30, 2024 4:20 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Teknologi ZONDA Inhaler Solusi Baru untuk Pengelolaan PPOK dan Asma
Teknologi ZONDA Inhaler Solusi Baru untuk Pengelolaan PPOK dan Asma. Foto: Actavis.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id –  Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dan asma merupakan kondisi pernapasan yang memerlukan penanganan medis yang tepat untuk meningkatkan kualitas hidup penderitanya. Actavis Indonesia menghadirkan inovasi terbaru dengan meluncurkan ZONDA® Inhaler yang mengandung tiotropium, sebuah solusi efektif untuk pengelolaan gejala PPOK dan asma.

Mengapa ZONDA® Inhaler?

Teknologi ZONDA® Inhaler dari Actavis dirancang untuk memberikan dosis tiotropium yang tepat dan efektif dalam membuka saluran pernapasan. Tiotropium bekerja dengan cara merelaksasi dan melebarkan otot-otot pada saluran pernapasan, memungkinkan udara masuk dan keluar dengan lebih mudah. Hal ini sangat penting bagi penderita PPOK dan asma yang sering mengalami kesulitan bernapas.

Pentingnya Diagnosis dan Pengobatan Dini

Dr. Susanthy Djajalaksana, Sp.P(K), seorang dokter spesialis paru, menekankan pentingnya diagnosis dini dan pengobatan yang tepat untuk penderita PPOK dan asma. “PPOK dan asma adalah penyakit yang dapat dikelola dengan baik jika didiagnosis lebih dini dan diberikan pengobatan yang tepat. Inhaler dengan teknologi ZONDA® adalah salah satu pilihan yang sangat efektif dalam mengendalikan gejala,” ujar Dr. Susanthy.

Manfaat Tiotropium dalam Pengelolaan Penyakit Paru

Menurut Dr. Budhi Antariksa, Ph.D, Sp.P(K), Ketua Pokja Asma PPOK PDPI, penggunaan tiotropium secara rutin terbukti mampu meningkatkan fungsi paru-paru, mengurangi sesak napas, dan mencegah gangguan pernapasan akut. “Penderita PPOK dan asma yang menggunakan tiotropium dengan teknologi ZONDA® dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan minim gangguan,” jelas Dr. Budhi.

Dukungan Actavis untuk Kesehatan Masyarakat

Hanadi Setiarto, Presiden Direktur PT Actavis Indonesia, menyatakan bahwa kehadiran ZONDA® Inhaler merupakan komitmen Actavis untuk meningkatkan akses terhadap pengobatan yang berkualitas dan terjangkau di Indonesia. “Kami berharap dengan adanya ZONDA® Inhaler, pasien PPOK dan asma dapat mengelola gejala dengan lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ungkap Hanadi.

Inovasi teknologi ZONDA® Inhaler oleh Actavis Indonesia memberikan harapan baru bagi penderita PPOK dan asma di Indonesia. Dengan pengobatan yang tepat dan dukungan medis yang berkelanjutan, pasien dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik dan minim gangguan pernapasan.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Actavis Indonesiainovasi mediskesehatan masyarakatkualitas hidup pasienpengelolaan PPOKpengobatan asmapenyakit paru-parusolusi pernapasanteknologi ZONDA inhalertiotropium
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kronologis Kebakaran di Lempake yang Nyaris Memanggang Satu Keluarga dan Menewaskan Seorang Bocah
Trending

Kronologis Kebakaran di Lempake yang Nyaris Memanggang Satu Keluarga dan Menewaskan Seorang Bocah

By
akurasi 2019
Instagram Nagita Slavina Dihujani Kritik: Imbas Wanda Hara Pakai Cadar Saat Kajian Ustadz Hanan Attaki Jakarta, 22 Juli 2024 - Instagram Nagita Slavina baru-baru ini dibanjiri hujatan dari warganet setelah postingan yang menunjukkan Wanda Hara mengenakan cadar saat mengikuti kajian bersama Ustadz Hanan Attaki. Dalam unggahan tersebut, banyak netizen menilai bahwa Nagita Slavina seharusnya mengingatkan Wanda Hara untuk tidak mengenakan cadar dalam acara tersebut. Reaksi Warganet dan Wanda Hara Komentar negatif membanjiri kolom komentar Instagram istri Raffi Ahmad ini. Beberapa netizen merasa kecewa karena melihat Wanda Hara, seorang pria, mengenakan cadar saat mengikuti kajian. "Bersahabat dengan siapapun silahkan. Tapi kalau sudah menormalisasi penyimpangan dengan alasan urus diri dan dosa masing-masing itu salah banget sih... padahal baru pulang haji lho, sedih aja sih liatnya," tulis akun @ka*****. "Mba Gigi dan yang lain emang gak ngingetin? Agak lain emang," tulis akun @se*****. "Gunanya teman adalah untuk saling mengingatkan. Kalau nggak gitu, kayaknya jangan berteman aja malu pak haji bu haji, coba tanya anaknya cowok boleh nggak kayak si WH ini?" tulis akun @ng****. "Plis mbak, jangan menormalisasikan penyimpangan, ini kajian loh bukan karnaval," tulis akun @ba****. Wanda Hara sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait kontroversi ini. Namun, ia telah membatasi kolom komentar di akun Instagram pribadinya @wanda_haraa setelah insiden tersebut. Dalam beberapa unggahan Instagram Story, Wanda masih terlihat menjalani aktivitas sehari-harinya, termasuk berolahraga bersama Nagita Slavina, Raffi Ahmad, dan teman-temannya. Panitia dan Nikita Mirzani Sentil Nagita Slavina Panitia acara kajian Ustadz Hanan Attaki pun menyampaikan permohonan maaf melalui akun Instagram @ayah_amanah pada Minggu (22/7/2024). "Menanggapi yang sedang viral, mohon maaf ketika acara berlangsung, kami sebagai panitia dan Ustadz Hanan Attaki tidak mengetahui siapa yang ada di balik cadar. Kami baru tahu jika sosok tersebut adalah laki-laki setelah viral," tulis akun tersebut. Panitia juga berjanji akan lebih selektif dalam proses registrasi peserta untuk acara-acara mendatang. "Terima kasih masukannya teman-teman, menjadi evaluasi untuk kami agar bisa lebih selektif lagi dalam proses registrasi peserta," jelasnya. Nikita Mirzani turut memberikan kritik kepada Nagita Slavina atas kejadian ini. Dalam Instagram Story-nya, Nikita menyayangkan bahwa Nagita tidak memberikan saran kepada Wanda Hara, mengingat Wanda adalah seorang pria. "Yang nggak gue habis pikir itu adalah kenapa si Wanda ini bisa bercadar. Berarti kan teman-teman di sekelilingnya itu mensupport. Kalau nggak mensupport, nggak mungkin si Wanda Hara ini ada di tengah-tengah perempuan," jelas Nikita Mirzani. Nikita juga menambahkan bahwa teman-teman Wanda seharusnya bisa lebih peka dan memberi tahu Wanda untuk tidak mengenakan cadar dalam kajian tersebut. "Sesederhana itu ya," tambahnya. Profil Wanda Hara Wanda Hara adalah seorang stylist terkenal di kalangan artis. Dia pernah bekerja di sebuah majalah perempuan di Jakarta dan mulai menekuni dunia fashion sejak tahun 2006. Meski awalnya ingin menjadi makeup artist, Wanda lebih senang dengan tata busana. Kini, Wanda kerap menangani gaya busana artis papan atas dan sering berbagi momen bersama selebritas di Instagram pribadinya @wanda_haraa. Tags: Nagita Slavina, Wanda Hara, Ustadz Hanan Attaki, Instagram, Kritik Warganet, Cadar, Nikita Mirzani, Kajian Islam Instagram Nagita Slavina Dihujani Kritik: Imbas Wanda Hara Pakai Cadar Saat Kajian Ustadz Hanan Attaki Jakarta, 22 Juli 2024 - Instagram Nagita Slavina baru-baru ini dibanjiri hujatan dari warganet setelah postingan yang menunjukkan Wanda Hara mengenakan cadar saat mengikuti kajian bersama Ustadz Hanan Attaki. Dalam unggahan tersebut, banyak netizen menilai bahwa Nagita Slavina seharusnya mengingatkan Wanda Hara untuk tidak mengenakan cadar dalam acara tersebut. Reaksi Warganet dan Wanda Hara Komentar negatif membanjiri kolom komentar Instagram istri Raffi Ahmad ini. Beberapa netizen merasa kecewa karena melihat Wanda Hara, seorang pria, mengenakan cadar saat mengikuti kajian. "Bersahabat dengan siapapun silahkan. Tapi kalau sudah menormalisasi penyimpangan dengan alasan urus diri dan dosa masing-masing itu salah banget sih... padahal baru pulang haji lho, sedih aja sih liatnya," tulis akun @ka*****. "Mba Gigi dan yang lain emang gak ngingetin? Agak lain emang," tulis akun @se*****. "Gunanya teman adalah untuk saling mengingatkan. Kalau nggak gitu, kayaknya jangan berteman aja malu pak haji bu haji, coba tanya anaknya cowok boleh nggak kayak si WH ini?" tulis akun @ng****. "Plis mbak, jangan menormalisasikan penyimpangan, ini kajian loh bukan karnaval," tulis akun @ba****. Wanda Hara sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait kontroversi ini. Namun, ia telah membatasi kolom komentar di akun Instagram pribadinya @wanda_haraa setelah insiden tersebut. Dalam beberapa unggahan Instagram Story, Wanda masih terlihat menjalani aktivitas sehari-harinya, termasuk berolahraga bersama Nagita Slavina, Raffi Ahmad, dan teman-temannya. Panitia dan Nikita Mirzani Sentil Nagita Slavina Panitia acara kajian Ustadz Hanan Attaki pun menyampaikan permohonan maaf melalui akun Instagram @ayah_amanah pada Minggu (22/7/2024). "Menanggapi yang sedang viral, mohon maaf ketika acara berlangsung, kami sebagai panitia dan Ustadz Hanan Attaki tidak mengetahui siapa yang ada di balik cadar. Kami baru tahu jika sosok tersebut adalah laki-laki setelah viral," tulis akun tersebut. Panitia juga berjanji akan lebih selektif dalam proses registrasi peserta untuk acara-acara mendatang. "Terima kasih masukannya teman-teman, menjadi evaluasi untuk kami agar bisa lebih selektif lagi dalam proses registrasi peserta," jelasnya. Nikita Mirzani turut memberikan kritik kepada Nagita Slavina atas kejadian ini. Dalam Instagram Story-nya, Nikita menyayangkan bahwa Nagita tidak memberikan saran kepada Wanda Hara, mengingat Wanda adalah seorang pria. "Yang nggak gue habis pikir itu adalah kenapa si Wanda ini bisa bercadar. Berarti kan teman-teman di sekelilingnya itu mensupport. Kalau nggak mensupport, nggak mungkin si Wanda Hara ini ada di tengah-tengah perempuan," jelas Nikita Mirzani. Nikita juga menambahkan bahwa teman-teman Wanda seharusnya bisa lebih peka dan memberi tahu Wanda untuk tidak mengenakan cadar dalam kajian tersebut. "Sesederhana itu ya," tambahnya. Profil Wanda Hara Wanda Hara adalah seorang stylist terkenal di kalangan artis. Dia pernah bekerja di sebuah majalah perempuan di Jakarta dan mulai menekuni dunia fashion sejak tahun 2006. Meski awalnya ingin menjadi makeup artist, Wanda lebih senang dengan tata busana. Kini, Wanda kerap menangani gaya busana artis papan atas dan sering berbagi momen bersama selebritas di Instagram pribadinya @wanda_haraa. Tags: Nagita Slavina, Wanda Hara, Ustadz Hanan Attaki, Instagram, Kritik Warganet, Cadar, Nikita Mirzani, Kajian Islam Instagram Nagita Slavina Dihujani Kritik: Imbas Wanda Hara Pakai Cadar Saat Kajian Ustadz Hanan Attaki
SelebritisTrending

Instagram Nagita Slavina Dihujani Kritik: Imbas Wanda Hara Pakai Cadar Saat Kajian Ustadz Hanan Attaki

By
Wili Wili
kejati kaltim
Trending

Kejati Kaltim Bongkar Praktik Penjualan Batu Bara Ilegal, Sudah Tetapkan Tersangka, Endus Ada Kelompok Besar Bermain

By
akurasi 2019
KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, Belasan Jadwal Kereta Dibatalkan dan Layanan Penumpang Diatur Ulang
PeristiwaTrending

KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang, Belasan Jadwal Kereta Dibatalkan dan Layanan Penumpang Diatur Ulang

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?