By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > NASA Tabrakkan Pesawat ke Asteroid Ancam Bumi
HeadlineTrending

NASA Tabrakkan Pesawat ke Asteroid Ancam Bumi

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 8, 2021 3:50 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
NASA Tabrakkan Pesawat ke Asteroid Ancam Bumi
Ilustrasi pesawat luar angkasa. (AP/John Raoux)
SHARE
NASA Tabrakkan Pesawat ke Asteroid Ancam Bumi
Ilustrasi pesawat luar angkasa. (AP/John Raoux)

Akurasi.id – NASA bakal tabrakkan pesawat ke asteroid yang mengancam bumi. Sebuah pesawat luar angkasa yang sengaja ditabrakkan ke Asteroid sedang dipersiapkan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Ini merupakan misi Double Asteroid Redirection Test (DART).

NASA bakal tabrakkan pesawat ke asteroid yang ancam bumi. Pesawat luar angkasa ini akan lepas landas dari Bumi pada 23 November 2021 pukul 22.23 waktu AS. Misi ini menggunakan roket SpaceX Falcon 9 dari Vandenberg Space Force Base di California.

Dilansir dari cnbcindonesia.com, Jumat (08/10/2021). Setelah diluncurkan pada November, pesawat luar angkasa ini menabrak Asteroid pada September 2022 untuk melihat bagaimana pengaruhnya terhadap pergerakan Asteroid dekat Bumi di luar angkasa.

Target dari teknologi defleksi Asteroid ini adalah Dimorphos, bulan kecil yang mengorbit di dekat Bumi asteroid Didymos. Ini akan menjadi demonstrasi skala penuh pertama dari jenis teknologi ini untuk mempertahankan Bumi dari ancaman benda luar angkasa.

Pada September 2022, Didymos dan Dimorphos akan relatif dekat dengan Bumi dan dalam jarak 6.835.083 mil (11 juta kilometer) dari planet kita. Ini waktu yang tepat untuk misi DART terjadi.

Menurut NASA, DART akan sengaja menabrak Dimorphos untuk mengubah gerakan asteroid di luar angkasa. Tabrakan ini akan direkam oleh LICIACube, CubeSat pendamping atau satelit kubus yang disediakan oleh Badan Antariksa Italia.

“Para astronom akan dapat membandingkan pengamatan dari teleskop berbasis Bumi sebelum dan sesudah dampak kinetik DART untuk menentukan berapa banyak periode orbit Dimorphos berubah,” kata Tom Statler, ilmuwan program DART di Markas Besar NASA, seperti dikutip dari CNN, Kamis (7/10/2021). “Itulah ukuran kunci yang akan memberi tahu kita bagaimana asteroid merespons upaya pembelokan kita.”

[irp]

Dimorphos dianggap bisa menimbulkan ancaman bagi Bumi. DART akan menabrak Dimorphos yang bergerak dengan kecepatan 14.763,8 mil per jam. Tabrakan ini hanya akan mengubah kecepatan Dimorphos saat mengorbit Didymas sebesar 1% dan akan mengubah periode orbit bulan beberapa menit.

Beberapa tahun setelah tumbukan, misi Hera milik Badan Antariksa Eropa akan melakukan penyelidikan lanjutan terhadap Didymos dan Dimorphos.

Sementara misi DART dikembangkan untuk Kantor Koordinasi Pertahanan Planet NASA dan dikelola oleh Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins, tim misi akan bekerja dengan tim misi Hera di bawah kolaborasi internasional yang dikenal sebagai Asteroid Impact & Deflection Assessment, atau AIDA.

[irp]

“DART adalah langkah pertama dalam menguji metode untuk defleksi asteroid yang berbahaya,” kata Andrea Riley, eksekutif program DART di Markas Besar NASA. Asteroid yang berpotensi berbahaya menjadi perhatian global, dan kami senang dapat bekerja dengan rekan Italia dan Eropa kami untuk mengumpulkan data seakurat mungkin dari demonstrasi defleksi dampak kinetik ini.” (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:AsteroidHeadlineNASASatelit
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Diet Kantong Plastik, Pedagang Tradisional Oke Saja
Trending

Diet Kantong Plastik, Pedagang Tradisional Oke Saja

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Lantik Dubes, Watapri, dan Kepala Badan Baru di Istana Negara
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Lantik Dubes, Watapri, dan Kepala Badan Baru di Istana Negara

By
Wili Wili
Drama Pemilihan Ketua DPD RI 2024-2029: Sultan Bachtiar Najamudin Unggul, Hampir Adu Jotos dengan La Nyalla
HeadlineKabar Politik

Drama Pemilihan Ketua DPD RI 2024-2029: Sultan Bachtiar Najamudin Unggul, Hampir Adu Jotos dengan La Nyalla

By
Wili Wili
Hasto Kristiyanto Dituntut 7 Tahun Penjara, PDIP Tegaskan Belum Ada Rencana Ganti Sekjen
HeadlinePeristiwa

Hasto Kristiyanto Dituntut 7 Tahun Penjara, PDIP Tegaskan Belum Ada Rencana Ganti Sekjen

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?