By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Olahraga > Sumardji Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Kluivert Langsung Pulang ke Belanda
OlahragaTrending

Sumardji Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Kluivert Langsung Pulang ke Belanda

Wili Wili
Last updated: Oktober 13, 2025 5:46 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Sumardji Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Kluivert Langsung Pulang ke Belanda
Sumardji Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Kluivert Langsung Pulang ke Belanda. Foto: Beritasatu.
SHARE

JAKARTA, Akurasi.id – Skuad Timnas Indonesia resmi tiba di Tanah Air setelah menyelesaikan perjalanan dari Arab Saudi. Rombongan Garuda mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, pada Senin (13/10/2025) siang WIB, usai tersingkir dari Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Sejumlah pemain seperti Rizky Ridho, Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, Ernando Ari Sutaryadi, Yance Sayuri, dan Yakob Sayuri terlihat tiba di Terminal 2. Namun, pelatih kepala Patrick Kluivert tidak tampak bersama rombongan.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, memastikan Kluivert dan jajaran staf pelatih asing telah langsung kembali ke Belanda.

“Tidak ada. Semuanya kembali ke Belanda,” ujar Sumardji kepada awak media di Terminal VVIP Bandara Soetta.

Dalam kesempatan yang sama, Sumardji buka suara soal isu panas yang menyelimuti ruang ganti Timnas Indonesia usai dua kekalahan beruntun melawan Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1). Kekalahan tersebut memastikan Indonesia gagal melangkah ke babak selanjutnya.

“Kalau berbicara soal ruang ganti, setiap kita mengalami kekalahan itu pasti ada situasi yang sulit. Tekanan tinggi itu bagian dari sepak bola,” jelas Sumardji.

Ia menegaskan bahwa atmosfer panas di ruang ganti adalah hal wajar di tengah tekanan besar dari publik yang berharap Timnas Indonesia bisa melangkah lebih jauh.

Selain menjelaskan kondisi internal tim, Sumardji juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kegagalan skuad Garuda menembus Piala Dunia 2026.

“Saya selaku manajer timnas senior dan selaku ketua badan timnas PSSI mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kegagalan ini,” ucapnya dengan nada sedih.

Menurut Sumardji, baik PSSI maupun pemerintah telah memberikan dukungan maksimal terhadap tim sepanjang proses kualifikasi, mulai dari fasilitas hingga kebutuhan pelatih dan pemain. Namun, hasil akhir di lapangan belum sesuai harapan.

“Harapan besar masyarakat untuk melihat Indonesia melaju ke round 5 harus pupus. Hati kami remuk, dan saya yakin seluruh rakyat Indonesia juga merasakan hal yang sama,” tambahnya.

Meski kecewa, Sumardji menegaskan kegagalan ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi federasi dan tim nasional. Ia memastikan akan menyampaikan laporan lengkap kepada Ketua Umum PSSI dan jajaran Exco sebagai dasar perbaikan ke depan.

“Saya akan membuat laporan lengkap ke ketua umum, wakil ketua umum, dan teman-teman Exco. Laporan itu akan menjadi bahan evaluasi agar ke depan kita bisa lebih baik,” tandasnya.

Kegagalan ini menjadi akhir dari perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mimpi Garuda untuk melangkah ke babak kelima pun harus tertunda, meski perjuangan dan semangat para pemain tetap mendapatkan apresiasi dari publik sepak bola Tanah Air.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Bandara SoettaBerita TimnasEgy Maulana VikriErnando AriKualifikasi AsiaPatrick KluivertPiala Dunia 2026PSSiricky kambuayaRizky RidhoSepak Bola IndonesiaSumardjiTimnas IndonesiaYakob SayuriYance Sayuri
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • binance anm"alningsbonus berkata:
    Juni 24, 2026 pukul 12:44 pm

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Rekaman CCTV dan Skenario Iptu Rudiana dalam Kasus Pembunuhan Vina dan Eky
Hukum & KriminalTrending

Rekaman CCTV dan Skenario Iptu Rudiana dalam Kasus Pembunuhan Vina dan Eky

By
Wili Wili
Donny van de Beek
Olahraga

Donny van de Beek Tolak Pindah ke MU

By
akurasi 2019
Demokrat Kritik Konser BPIP, Anggap Pengalihan Isu dari Kegagalan Pemerintah Tangani Covid-19
Trending

Demokrat Kritik Konser BPIP, Anggap Pengalihan Isu dari Kegagalan Pemerintah Tangani Covid-19

By
akurasi 2019
Luna Maya Ungkap Alasan Lakukan Egg Freezing: Langkah Cerdas Jaga Kesuburan Sejak Dini
PeristiwaTrending

Luna Maya Ungkap Alasan Lakukan Egg Freezing: Langkah Cerdas Jaga Kesuburan Sejak Dini

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?