By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Sri Mulyani: Lukisan Bunga Saya Hilang, Bersama Rasa Aman dan Kemanusiaan
HeadlinePeristiwa

Sri Mulyani: Lukisan Bunga Saya Hilang, Bersama Rasa Aman dan Kemanusiaan

Wili Wili
Last updated: September 3, 2025 3:49 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Sri Mulyani: Lukisan Bunga Saya Hilang, Bersama Rasa Aman dan Kemanusiaan
Sri Mulyani: Lukisan Bunga Saya Hilang, Bersama Rasa Aman dan Kemanusiaan. Foto: Reuters.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membagikan kisah pilu saat rumah pribadinya di Jakarta menjadi sasaran penjarahan pada akhir Agustus 2025.

Contents
  • Lukisan yang Dibawa Penjarah
  • Penjarahan Seperti “Pesta”
  • Luka yang Tak Sekadar Materi

Melalui akun Instagram pribadinya, @smindrawati, Sri Mulyani menuturkan bahwa salah satu benda yang dijarah adalah lukisan bunga hasil karya tangannya sendiri. Bukan sekadar karya seni, lukisan itu menyimpan nilai personal dan emosional yang tak ternilai.

“Lukisan bunga yang saya lukis 17 tahun lalu adalah hasil dan simbol perenungan serta kontemplasi diri. Sangat pribadi, seperti rumah tempat anak-anak saya tumbuh dan bermain, yang menyimpan kenangan tak ternilai harganya,” tulis Sri Mulyani, Rabu (3/9).

Lukisan yang Dibawa Penjarah

Dalam unggahannya, Sri Mulyani menggambarkan seorang pria berjaket merah dan mengenakan helm hitam tampak percaya diri keluar dari rumahnya sambil memanggul lukisan cat minyak bunga berukuran besar.

Bagi sang Menkeu, hilangnya lukisan tersebut melambangkan hilangnya rasa aman, kepastian hukum, serta nilai kemanusiaan di tengah situasi sosial yang semakin rawan.

“Lukisan bunga itu telah raib, seperti lenyapnya rasa aman, kepastian hukum, dan rasa perikemanusiaan yang adil dan beradab di bumi Indonesia,” ungkapnya.

Penjarahan Seperti “Pesta”

Sri Mulyani juga menyoroti suasana saat penjarahan yang menurutnya berlangsung bak pesta, dilakukan tanpa rasa bersalah, bahkan direkam dan diliput oleh media.

“Liputan penjarahan dimuat di media sosial dan diviralkan secara sensasional. Menimbulkan histeria intimidatif yang kejam. Hilang hukum, hilang akal sehat, hilang peradaban dan kepantasan. Runtuh rasa perikemanusiaan,” tegasnya.

Luka yang Tak Sekadar Materi

Meski kehilangan barang berharga, Sri Mulyani menekankan bahwa yang jauh lebih berat adalah hilangnya rasa aman dan nilai-nilai kemanusiaan. Ia juga mengenang bahwa ada korban lain dalam peristiwa Minggu kelabu akhir Agustus 2025 itu, yang nilainya jauh lebih besar dibanding lukisan pribadinya.

Kisah ini menjadi refleksi mendalam tentang kondisi sosial yang penuh ketidakpastian, sekaligus pesan bahwa kehilangan materi bisa tergantikan, namun hilangnya rasa aman dan perikemanusiaan meninggalkan luka mendalam.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:berita terkiniHukumIndonesiajakartaKemanusiaanlukisan bungapenjarahanrasa amanrumah dijarahSri Mulyani
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Prabowo Subianto Siap Rombak APBN 2025 yang Disusun Sri Mulyani, DPR Beri Dukungan
HeadlineKabar Politik

Prabowo Subianto Siap Rombak APBN 2025 yang Disusun Sri Mulyani, DPR Beri Dukungan

By
Wili Wili
Covid Melonjak Jokowi Blusukan di Sumut, Pengamat: Enggak Bijaksana
HeadlineTrending

Covid Melonjak Jokowi Blusukan di Sumut, Pengamat: Enggak Bijaksana

By
akurasi 2019
Pelajar SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Akibat Tawuran dengan Siswa SMAN 2 di Cihampelas
PeristiwaTrending

Pelajar SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Akibat Tawuran dengan Siswa SMAN 2 di Cihampelas

By
Wili Wili
Prabowo Panggil Mendadak Pejabat Negara, Ungkap 212 Merek Beras Tak Sesuai Standar: 4 Produsen Naik Penyidikan
HeadlineKabar Politik

Prabowo Panggil Mendadak Pejabat Negara, Ungkap 212 Merek Beras Tak Sesuai Standar: 4 Produsen Naik Penyidikan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?