By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Prabowo Panggil Mendadak Pejabat Negara, Ungkap 212 Merek Beras Tak Sesuai Standar: 4 Produsen Naik Penyidikan
HeadlineKabar Politik

Prabowo Panggil Mendadak Pejabat Negara, Ungkap 212 Merek Beras Tak Sesuai Standar: 4 Produsen Naik Penyidikan

Wili Wili
Last updated: Juli 31, 2025 12:33 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Prabowo Panggil Mendadak Pejabat Negara, Ungkap 212 Merek Beras Tak Sesuai Standar: 4 Produsen Naik Penyidikan
Prabowo Panggil Mendadak Pejabat Negara, Ungkap 212 Merek Beras Tak Sesuai Standar: 4 Produsen Naik Penyidikan. Foto: Sekpres.
SHARE

Akurasi.id – Presiden Prabowo Subianto memanggil secara mendadak sejumlah pejabat tinggi negara ke Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (30/7/2025) malam. Pertemuan tersebut berlangsung hingga pukul 21.00 WIB dan membahas serius pelanggaran standar mutu beras premium dan medium di pasaran.

Pertemuan terbatas itu dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Gubernur BI Perry Warjiyo, Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto, serta pejabat terkait lainnya.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan tegas agar seluruh pelanggaran ditindak sesuai hukum. “Kepala Negara memberikan arahan yang jelas, bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap pihak-pihak yang melakukan pelanggaran. Proses penegakan hukum harus berjalan,” ujar Teddy melalui unggahan resmi di Instagram Sekretariat Kabinet.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut mengungkapkan hasil investigasi terhadap 268 merek beras premium dan medium. Dari total tersebut, sebanyak 212 merek dinyatakan tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah. Salah satu pelanggaran umum adalah kadar patahan beras (broken) yang mencapai hingga 50 persen, jauh di atas batas yang diizinkan.

“Broken-nya ada yang 30, 35, 40, bahkan ada sampai 50 persen. Ini jelas tidak sesuai standar. Kami tegaskan, ini adalah standar pemerintah dan harus ditaati,” ujar Amran seusai rapat.

Arahan Presiden Prabowo selanjutnya adalah mendorong langkah hukum kepada aparat. “Kami sudah sampaikan kepada Bapak Kapolri dan Bapak Jaksa Agung, dan hasil pemeriksaan ulang menyatakan datanya sama. Maka proses hukum harus berjalan,” tambah Amran.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Polri telah menaikkan status penyidikan terhadap empat produsen besar beras yang diduga melakukan pengoplosan dan pelanggaran mutu.

“Saat ini kita sudah menaikkan sidik terhadap empat produsen besar, yakni PT FS, PT WPI, SY, dan SR,” ungkap Kapolri.

Sebelumnya, Satgas Pangan Polri telah memeriksa 16 produsen besar, memeriksa 39 saksi dan empat ahli, serta melakukan penggeledahan, penyitaan barang bukti, hingga pemasangan garis polisi di lokasi produksi dan gudang para produsen tersebut.

Kapolri juga menyebut bahwa penanganan kasus ini tidak hanya dilakukan di Jakarta, tetapi juga di beberapa daerah lain yang terindikasi melakukan pelanggaran serupa.

Langkah cepat Presiden Prabowo dan aparat penegak hukum ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga kualitas pangan nasional serta melindungi konsumen dari praktik kecurangan pasar, terutama dalam hal distribusi dan penjualan beras sebagai bahan pokok utama masyarakat Indonesia.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:beras oplosanberita berashukum panganIstana NegaraJaksa AgungKapolrikualitas panganMentan Amran Sulaimanpenyidikan berasPPATKPrabowo Subiantoprodusen berasrapat terbatasSatgas Pangansidak berasstandar mutu beras
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jelang Purna Tugas, Presiden Jokowi Minta Maaf ke TNI-Polri atas Kekurangan Kebijakan
HeadlineKabar Politik

Jelang Purna Tugas, Presiden Jokowi Minta Maaf ke TNI-Polri atas Kekurangan Kebijakan

By
Wili Wili
RS Tipe D Ditolak Warga Dijadikan Tempat Isoman, BW: Pemerintah Asal Bangun Saja
Kabar Politik

RS Tipe D Ditolak Warga Dijadikan Tempat Isoman, BW: Pemerintah Asal Bangun Saja

By
Devi Nila Sari
Pembicaraan Presiden Jokowi tentang Kebaya
Covered StoryHeadline

Pembicaraan Presiden Jokowi tentang Kebaya

By
akurasi 2019
Kejar Ketertinggalan Pembangunan, Makmur Ingin Program Pokir Dewan Bisa Menyentuh Pembangunan Daerah Pelosok
Kabar Politik

Kejar Ketertinggalan Pembangunan, Makmur Ingin Program Pokir Dewan Bisa Menyentuh Pembangunan Daerah Pelosok

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?