By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Solidaritas Guru untuk Supriyani: Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Anak di Pengadilan Andoolo
Hukum & KriminalTrending

Solidaritas Guru untuk Supriyani: Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Anak di Pengadilan Andoolo

Wili Wili
Last updated: Oktober 24, 2024 8:25 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Solidaritas Guru untuk Supriyani: Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Anak di Pengadilan Andoolo
Solidaritas Guru untuk Supriyani: Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Anak di Pengadilan Andoolo. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Guru honorer SD Negeri 04 Baito, Supriyani (36), menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Andoolo, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (24/10). Ia dihadapkan sebagai terdakwa dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak, di mana korban merupakan anak seorang anggota polisi.

Persidangan ini dipimpin oleh hakim ketua Stevie Rosano, dengan anggota hakim Sigit Jati Kusumo dan Vivy Fatmawati Ali. Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ujang Sutisna, menyatakan bahwa Supriyani didakwa berdasarkan pasal 80 ayat (1) juncto pasal 76C UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. Ujang menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Rabu (24/4/2024) sekitar pukul 10.00 WITA, di mana Supriyani dituduh memukul siswa kelas IA, D, menggunakan gagang sapu ijuk.

Menurut dakwaan, akibat pemukulan tersebut, korban mengalami luka memar di paha kanan dan kiri. “Ukuran luka paha kanan panjang 6 sentimeter dan lebar 0,5 centimeter, sedangkan luka di paha kiri panjang 3,3 sentimeter dan lebar 1,1 centimeter,” jelas Ujang. Setelah pembacaan dakwaan, JPU meminta agar sidang dapat digelar secepatnya dan menyiapkan tuntutan setelah sidang pembacaan eksepsi.

Ratusan guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Konawe Selatan melakukan aksi solidaritas di luar pengadilan untuk mendukung Supriyani. Ketua PGRI Sulawesi Tenggara, Abdul Halim Momo, mengonfirmasi bahwa guru-guru tersebut hadir untuk menunjukkan dukungan kepada rekan seprofesi mereka yang menghadapi masalah hukum.

Tim penasihat hukum Supriyani, yang dipimpin oleh Andre Darmawan, berargumen bahwa kasus ini tidak memiliki cukup bukti dan merasa bahwa klien mereka dipaksa bersalah. “Kami sudah siap membuktikan di persidangan bahwa Ibu Supriyani ini sebenarnya tidak bersalah tetapi harus dipaksa bersalah,” kata Andre.

Sebelum sidang, Supriyani telah diminta untuk memberikan keterangan di Polsek Baito, di mana ia membantah tuduhan pemukulan tersebut. Selain itu, para guru di SDN 4 Baito yang juga diperiksa tidak mengetahui kejadian yang dituduhkan. Meskipun demikian, penyidik mendorong Supriyani untuk meminta maaf kepada orangtua korban.

Aksi dukungan ini menyoroti solidaritas yang kuat di kalangan guru di Sulawesi Tenggara, dengan ribuan peserta yang datang mengenakan seragam PGRI dan meneriakkan dukungan. Salah satu guru, Darma, menegaskan bahwa tidak ada guru yang tega menyakiti muridnya. “Sebagai guru, kami harus kawal terus kasus ini,” ujarnya.

Ketua PGRI Kecamatan Palangga Selatan, Abdurrahim, menegaskan bahwa aksi ini bukan hanya bentuk dukungan tetapi juga harapan agar kasus serupa tidak terulang lagi di masa depan. “Kami juga berharap pihak terkait menelusuri dugaan permintaan uang damai yang disampaikan,” ujarnya.

Sidang akan dilanjutkan pada Senin (28/10) dengan agenda pembacaan eksepsi terdakwa. Aksi solidaritas berlangsung damai dan kondusif, menunjukkan betapa pentingnya dukungan antar rekan seprofesi dalam menghadapi tantangan hukum.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:guru honorerHukumkasus hukumKekerasan terhadap anakPendidikanPengadilan AndooloPGRIsolidaritas guruSulawesi TenggaraSupriyani
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Polri Pamerkan 25 Robot Canggih di HUT Bhayangkara ke-79, Gandeng PT SARI Teknologi untuk Modernisasi Keamanan
PeristiwaTrending

Polri Pamerkan 25 Robot Canggih di HUT Bhayangkara ke-79, Gandeng PT SARI Teknologi untuk Modernisasi Keamanan

By
Wili Wili
Dari OTT Bupati Kutim, Aroma Korupsi Dana Covid-19 Menyeruak, Jamiatul: Tidak Ada Kaitannya
Trending

Dari OTT KPK Bupati Kutim, Aroma Korupsi Dana Covid-19 Menyeruak, Jamiatul: Tidak Ada Kaitannya

By
akurasi 2019
BLACKPINK Guncang GBK! Konser “DEADLINE” Jakarta 2025 Pecahkan Euforia BLINK Indonesia
KpopTrending

BLACKPINK Guncang GBK! Konser “DEADLINE” Jakarta 2025 Pecahkan Euforia BLINK Indonesia

By
Wili Wili
Kronologi Rayan Bocah Maroko yang Terjebak di Sumur Selama 5 Hari - Akurasi.id
HeadlineTrending

Kronologi Rayan Bocah Maroko yang Terjebak di Sumur Selama 5 Hari

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?