By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Polri Pamerkan 25 Robot Canggih di HUT Bhayangkara ke-79, Gandeng PT SARI Teknologi untuk Modernisasi Keamanan
PeristiwaTrending

Polri Pamerkan 25 Robot Canggih di HUT Bhayangkara ke-79, Gandeng PT SARI Teknologi untuk Modernisasi Keamanan

Wili Wili
Last updated: Juli 2, 2025 4:36 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Polri Pamerkan 25 Robot Canggih di HUT Bhayangkara ke-79, Gandeng PT SARI Teknologi untuk Modernisasi Keamanan
Polri Pamerkan 25 Robot Canggih di HUT Bhayangkara ke-79, Gandeng PT SARI Teknologi untuk Modernisasi Keamanan. Foto: Antara.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkenalkan 25 unit robot canggih dalam peringatan HUT Bhayangkara ke-79 yang digelar di Monas, Jakarta, Selasa (1/7/2025). Robot-robot tersebut hadir dalam berbagai bentuk dan fungsi, mulai dari robot humanoid, robot anjing pintar (i-K9), tank patroli dengan drone surveillance, hingga robot pelayanan publik interaktif (Ropi).

Contents
  • Kolaborasi dengan PT SARI Teknologi
  • Isu Akuntabilitas dan Prioritas
  • Menatap Masa Depan Keamanan Modern

Pameran teknologi ini menjadi simbol modernisasi Polri dalam menghadapi tantangan keamanan di era digital. Setiap robot dilengkapi atribut kepolisian seperti topi baret dan rompi bertuliskan “POLISI”, menegaskan identitas serta peran mereka sebagai bagian dari sistem keamanan nasional masa depan.

Irwasum Polri, Komjen Dedi Prasetyo, menyampaikan bahwa pengembangan robot ini merupakan bagian dari Rencana Strategis (Renstra) Polri 2025–2045. “Robot-robot ini dirancang untuk menjadi mitra strategis personel Polri, terutama dalam menangani lokasi berisiko tinggi. Tujuannya mengurangi paparan bahaya terhadap petugas dan meningkatkan akurasi dalam operasi,” ujar Dedi.

Kolaborasi dengan PT SARI Teknologi

Dalam pengembangan teknologi robotik ini, Polri bekerja sama dengan PT SARI Teknologi, perusahaan rintisan berbasis di Jakarta Utara yang bergerak di bidang riset dan kecerdasan buatan (AI). PT SARI dipimpin oleh Yohanes Kurnia Widjaja, sosok yang dijuluki “Tony Stark dari Cengkareng” karena kontribusinya terhadap kemajuan teknologi robotik di Indonesia.

Yohanes menjelaskan bahwa robot humanoid buatan mereka dirancang secara spesifik untuk mendukung tugas-tugas kepolisian. “Setiap robot humanoid ini melalui ribuan jam pengujian dan penyempurnaan algoritma agar bisa mencapai kesiapan operasional penuh,” katanya. Robot ini kini sudah mampu berlari, berbaris, hingga memberi hormat, menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangannya.

PT SARI sebelumnya dikenal melalui inovasi seperti sistem parkir otomatis, robot pembersih, hingga alat bantu pernapasan selama pandemi. Salah satu produk unggulan mereka, Robot Pintar Indonesia (Ropi), dirancang untuk melayani kebutuhan pelanggan dengan teknologi pengenalan wajah dan interaksi berbasis aplikasi.

Isu Akuntabilitas dan Prioritas

Meski disambut dengan antusiasme oleh sebagian masyarakat, rencana pengadaan robot ini menuai kritik dari pegiat antikorupsi dan ahli hukum. Mereka menyoroti soal akuntabilitas kebijakan, karena belum ditemukan dokumen resmi sebagai dasar pengadaan robot-robot tersebut. Selain itu, kebijakan ini dinilai bukanlah prioritas utama, mengingat banyaknya masalah mendasar di tubuh kepolisian yang belum terselesaikan dan tidak berkorelasi langsung dengan teknologi.

Dari sisi anggaran, harga satu unit robot humanoid disebut lebih mahal daripada pagu anggaran perawatan kendaraan taktis dan gedung fasilitas kesehatan di sejumlah wilayah Polda.

Namun demikian, Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, menegaskan bahwa penggunaan robot di kepolisian bukan hal baru secara global. Negara-negara seperti China, Singapura, Thailand, dan Dubai telah lebih dulu memanfaatkan teknologi serupa dalam operasi kepolisian dan SAR.

Menatap Masa Depan Keamanan Modern

Meski teknologi ini masih dalam tahap pengembangan, Polri optimistis akan terus belajar dari negara-negara maju dan menyempurnakan program ini. “Kami ingin anak-anak Indonesia membuat robotnya sendiri dan tidak hanya menjadi pengguna,” ujar Yohanes Kurnia, menegaskan visi kemandirian teknologi nasional.

Langkah Polri ini sekaligus menjadi momentum untuk mendorong ekosistem robotik dalam negeri serta memberdayakan talenta muda Indonesia di sektor teknologi tinggi.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:HUT Bhayangkarai-K9keamanan digitalkeamanan nasionalkecerdasan buatanmodernisasi Polripolisi masa depanPolriPT SARI Teknologirobot anjingrobot humanoidrobot Indonesiarobot Polrirobotik IndonesiaRopiTeknologi AITony Stark CengkarengYohanes Kurnia
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

RI Punya Utang Tersembunyi dari China Rp 245 Triliun
HeadlineTrending

RI Punya Utang Tersembunyi dari China Rp 245 Triliun

By
Devi Nila Sari
Fenomena Kilatan Petir di Gunung Guntur dan Papandayan Bukan Erupsi, Ini Penjelasan BPBD
PeristiwaTrending

Fenomena Kilatan Petir di Gunung Guntur dan Papandayan Bukan Erupsi, Ini Penjelasan BPBD

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp95.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp95.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah

By
Wili Wili
Nani, Terdakwa Sate Sianida Maut Dituntut 18 Tahun Penjara
HeadlineTrending

Nani, Terdakwa Sate Sianida Maut Dituntut 18 Tahun Penjara

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?