By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Sempat Diterpa Isu Miring Ijazah Palsu, Ini Alasan Mahyunadi Tidak Pernah Memberi Respons
Kabar Politik

Sempat Diterpa Isu Miring Ijazah Palsu, Ini Alasan Mahyunadi Tidak Pernah Memberi Respons

akurasi 2019
Last updated: September 23, 2020 8:28 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Sempat Diterpa Isu Miring Ijazah Palsu, Ini Alasan Mahyunadi Tidak Pernah Memberi Respons
Calon Bupati Kutim Mahyunadi angkat bicara atas isu ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya. (Dok Redaksi Akurasi.id)
SHARE
Sempat Diterpa Isu Miring Ijazah Palsu, Ini Alasan Mahyunadi Tidak Pernah Memberi Respons
Calon Bupati Kutim Mahyunadi angkat bicara atas isu ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya. (Dok Redaksi Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Calon Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi memilih untuk tidak memberikan respons apapun atas isu miring ijazah palsu yang menderanya. Belakangan diketahui, di balik sikap diam yang dia lakukan ternyata memiliki alasan yang cukup kuat.

Baca juga: Tepis Isu Ijazah Palsu, KPU Tetapkan Mahyunadi-Kinsu Jadi Cabup-Cawabup Kutim

Kepada wartawan media ini, Mahyunadi menyampaikan alasan atas sikapnya tersebut. Menurutnya, dengan telah ditetapkannya dia dan Lulu Kinsu sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati oleh KPU Kutim pada Rabu (23/9/2020), secara tidak langsung telah menepis isu ijazah palsu yang dihembuskan dan dituduhkan kepadanya.

“Alhamdulillah, saya bersyukur telah ada penetapan dari KPU secara resmi untuk saya dan Pak Lulu Kinsu sebagai calon bupati dan wakil bupati Kutim. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah melakukan berbagai proses tahapan pemilu hingga dengan penetapan hari ini,” ucapnya, Rabu (23/9/2020).

Calon bupati Kutim yang diusung 6 partai politik dengan keterwakilan 23 kursi di DPRD Kutim itu mengutarakan, bahwa dia selama ini memang sengaja memilih untuk diam dan tidak memberikan respons berlebihan atas isu ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya.

“Saya sengaja tidak ingin mengklarifikasi itu, karena memang isu itu tidak benar. Saya cukup berdiam diri saja. Biarkan proses aturan atau hukum yang mengklarifikasinya secara otomatis. Dengan telah ditetapkannya saya dan Pak Kinsu oleh KPU, itu sekaligus menepis isu yang beredar kalau saya melampirkan ijazah palsu dalam pendaftaran,” tuturnya.

Kendati diterpa isu miring atau black campaign, Mahyunadi tetap mengingatkan dan meminta kepada seluruh pendukungnya, supaya fokus bekerja dan berjuang. Kata dia, isu yang beredar jangan sampai membuat perpecahan dan memancing konflik.

“Kepada semua tim saya, saya minta untuk bekerja dengan santun, sopan, semangat, dan baik. Carilah simpati masyarakat.  Kita berjuang untuk menang. Dan menang memang tujuan pertama, tapi tujuan utama kita adalah berhasil melakukan pembangunan,” imbuhnya.

Dia mengingatkan, bahwa menang dengan cara-cara terhormat dan mengedepankan program pembangunan. Mengajak masyarakat cerdas memilih pemimpin bukan karena suku, agama, dan kelompok, apalagi karena politik uang, melainkan memilih karena visi dan misi pembangunannya.

“Menang dengan cara terhormat itu sangat penting. Menang dengan mencari simpati sangat penting. Karena di saat kita memang, kita memiliki tujuan utama membangun Kutim. kita perlu kebersamaan dan kekompakan, dan itu bisa dibangun dengan saling menghargai dan menghormati,” tandasnya. (*)

Penulis: Redaksi Akurasi.id
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Isu Miring Ijazah PalsuKlarifikasiMahyunadiPilkada Kutim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Hadiri Pertemuan Multilateral di PBB Bahas Perdamaian Gaza Bersama Donald Trump dan Pemimpin Dunia
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Hadiri Pertemuan Multilateral di PBB Bahas Perdamaian Gaza Bersama Donald Trump dan Pemimpin Dunia

By
Wili Wili
Rusmadi, Menyisir Pembangunan dari Akademisi ke Politik
Covered StoryKabar Politik

Rusmadi, Menyisir Pembangunan dari Akademisi ke Politik (3/habis)

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang

By
Wili Wili
Jadi Pjs Bupati Kutim, Jauhar Efendi Berencana Lepas Jabatan Kepala Diskominfo Kaltim
Kabar Politik

Jadi Pjs Bupati Kutim, Jauhar Efendi Berencana Lepas Jabatan Kepala Diskominfo Kaltim

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?