By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Sekolah Tatap Muka 2021, Agus Haris Beberkan Alasannya Tidak Setuju
Birokrasi

Sekolah Tatap Muka 2021, Agus Haris Beberkan Alasannya Tidak Setuju

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 17, 2021 5:33 pm
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Sekolah Tatap Muka 2021, Agus Haris Beberkan Alasannya Tidak Setuju
Sekolah Tatap Muka 2021, Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Agus Haris kontra dengan keputusan Menteri Pendidikan. (ist.)
SHARE

Sekolah Tatap Muka 2021, Agus Haris Beberkan Alasannya Tidak Setuju
Sekolah Tatap Muka 2021, Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Agus Haris kontra dengan keputusan Menteri Pendidikan. (ist.)

Sekolah tatap muka 2021, Agus Haris beberkan alasannya tidak setuju. Sebab kasus Covid-19 masih terus bertambah. Terutama di Kota Bontang.

Akurasi.id, Bontang – Keputusan tiga menteri yang berencana akan melakukan sekolah dengan tatap muka pada kurikulum 2021, mendapat penolakan dari Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Agus Haris.

Pria yang juga menjabat sebagia Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Bontang itu menyayangkan kebijakan pemerintah pusat tersebut. Sebab saat ini penyebaran Covid-19 di Kota Bontang grafiknya masih menunjukkan kenaikan.

[irp]

“Pemerintah pusat harus melakukan pengkajian terlebih dahulu di seluruh daerah, mana yang layak dan belum. Jangan sampai kebijakan itu dapat mencelakakan anak-anak kita,” ucap Agus Haris saat ditemui, pada Senin (23/11/2020).

Selain itu menurut Agus Haris, kebijakan pemerintah pusat dianggap ambigu. Terkait aturannya yang menyerahkan semuanya ke pemerintah daerah. Namun untuk konsekuensinya ditanggung daerah masing-masing.

“Kan aneh kalau pusat yang bikin kebijakan tapi daerah yang menanggung konsekuensinya. Seharusnya pusat wajib bertanggung jawab terutama dari segi anggaran, regulasi, dan sanksinya,” tegasnya.

Selain itu, ia juga tak setuju terkait aturan yang ditawarkan oleh dinas pendidikan. Yakni mengenai sekolah yang akan menjadi contoh penerapan pelajaran tatap muka. Serta waktu dan pelaksanaan yang diatur sebagai penerapan protokol kesehatan.

“Jangan anak-anak kita dijadikan percobaan, mungkin kalau anak SMA bisa diatur begitu. Namun kalau untuk anak PAUD dan SD, siapa yang jamin mereka tak melanggar protokol yang ada,” paparnya.

Untuk itu, Agus Haris berharap adanya kajian yang mendasar sebelum menerapkan kegiatan belajar tatap muka, terutama melibatkan semua pihak.

“Kaji dulu lah, libatkan semuanya. Seperti komite sekolah, orang tua murid, penggiat pendidikan, dan yang lainnya. Agar jika terjadi sesuatu di kemudian hari, tidak ada yang disalahkan,” tandasnya. (*)

 

Penulis; Muhammad Budi Kurniawan

Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Agus HarisCovid-19DPRD BontangKetua DPC Partai Gerindra BontangSekolah Tatap Muka 2021Wakil DPRD Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bicarakan Serapan Anggaran Pembangunan, Komisi I DPRD Bontang Panggil Camat Bontang Selatan
Kabar Politik

Bicarakan Serapan Anggaran Pembangunan, Komisi I DPRD Bontang Panggil Camat Bontang Selatan

By
Devi Nila Sari
Picu Pembekuan Darah, Denmark Setop Vaksinasi AstraZeneca, Indonesia Tetap Lanjut
Kesehatan

Picu Pembekuan Darah, Denmark Setop Vaksinasi AstraZeneca, Indonesia Tetap Lanjut

By
Devi Nila Sari
peraturan dan persyaratan
Trending

THM di Samarinda Batal Buka, Pemerintah Masih Kaji Peraturan dan Persyaratan Beroprasi

By
akurasi 2019
Solusi Air Bersih Pesisir, DPRD Usulkan Air Bekas Galian Tambang
Kabar Politik

Solusi Air Bersih Pesisir, DPRD Usulkan Air Bekas Galian Tambang

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?