By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Sehari Pasca KPK Gerak Senyap OTT di Kaltim, Kantor BPJN XII di Samarinda Mendadak Sunyi
Trending

Sehari Pasca KPK Gerak Senyap OTT di Kaltim, Kantor BPJN XII di Samarinda Mendadak Sunyi

akurasi 2019
Last updated: Oktober 17, 2019 12:46 am
By
akurasi 2019
Share
6 Min Read
OTT KPK akurasi
Kantor BPJN XII Balikpapan wilayah II cabang Samarinda, Jalan Tengkawang, pada Rabu (16/10/19) pagi, nyaris tanpa ada aktivitas apapun. (Muhammad Ipu/Akurasi.id)
SHARE
ott di kaltim
Kantor BPJN XII Balikpapan wilayah II cabang Samarinda, Jalan Tengkawang, pada Rabu (16/10/19) pagi, nyaris tanpa ada aktivitas apapun. (Muhammad Ipu/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Sehari pasca Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pergerakan senyap Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kaltim, tepatnya di Kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XII Balikpapan Satker PJN wilayah II Kalimantan Timur cabang Samarinda, Jalan Tengkawang, pada Selasa (15/10/19) siang kemarin, mulai Rabu (16/10/19) pagi terpantau, jika kawasan perkantoran ini mendadak sunyi.

Baca juga: BREAKING NEWS!! 8 Pejabat Kaltim Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek Jalan Kaltimtara

Bahkan awak media tidak diperbolehkan masuk melebihi ruang tunggu, yang berada di lantai dua dari bangunan berlantai tiga itu. Bahkan setelah menjelang siang hari, awak media yang terus berdatangan semakin di perkecil ruang geraknya. Pihak pengamanan kantor, menutup pintunya.

Kendati demikian, awak media tetap berhasil menghimpun informasi. Diketahui, saat kejadian itu, tim KPK melancarkan operasinya, dengan menyambangi perkantoran ini, sekitar pukul 13.00 Wita, menggunakan kendaraan roda empat bermerk Innova hitam. Belum jelas, KPK menahan berapa orang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari ruang kantor ini. Tapi satu diantaranya, diketahui berinisial AT dan KPK pun diinformasikan sudah memasang police line di ruang kerjanya.

“Mereka kemarin itu sebentar saja. Dari dalam (ruangan), sempat terdengar gaduh. Kemudian mereka keluar dan langsung ke mobil. Kalau tidak salah satu atau dua orang yang dibawa waktu itu,” ungkap seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Operasi senyap KPK saat itu sontak membuat pegawai lain di kantor tersebut kaget. Banyak di antaranya tidak tahu duduk masalah terkait paket kegiatan multiyears senilai Rp 115 miliar itu. Pasca penahanan tim KPK diinformasikan memasang police line di sejumlah ruangan. Saat melakukan pemantauan, awak media tak diberi akses melihatnya.

“Tidak bisa, Mas. Tidak ada yang bisa ditemui. Semua pejabat ke Balikpapan tadi malam,” ungkap sekuriti BPJN, Hermanto. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pejabat berwenang di BPJN cabang Samarinda.
Satu Miliar Setiap Satu Kilometer?

ott di kaltim
Suasana di dalam kantor BPJN XII Balikpapan wilayah II cabang Samarinda tampak lenggang. (Muhammad Ipu/Akurasi.id)

Sebagai informasi, proyek multiyears yang diduga menjadi proyek bancakan di BPJN diketahui merupakan jalur penghubung tiga kota dan berstatus jalan nasional sepanjang 155 kilometer yang tergolong padat lalu lintas kendaraan. Beberapa segmen dikabarkan mengalami kerusakan. Lebih parah di segmen Bontang-Sangatta. Jalur itu sedang preservasi.

Dari hasil penelusuran di LPSE Kementerian PUPR, pada 2018 anggaran untuk proyek ini senilai Rp 193 miliar. Setelah tender, proyek ini dimenangkan oleh PT Haris Tata Tahta beralamat Jalan Sultan Sharil, Kota Bontang dengan nilai penawaran Rp 155 miliar. Jika jarak jalan 155 kilometer dengan alokasi dana Rp 155 miliar, maka setiap satu kilometer di alokasi dana sebesar Rp 1 miliar.

Data hasil penelusuran ini pun turut dibenarkan Kepala Biro (Karo) Administrasi Pembangunan Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltim, Fadjar Djojoadikusumo, jika ada perbaikan jalan dari Samarinda menuju Bontang dan Sangatta. Alokasi dana yang digunakan bersumber dari APBN sebesar Rp 155 miliar.

“Iya, sejak awal 2018 anggaran tersebut telah tersedia. Namun, dalam prosesnya perbaikan jalan baru saja dilaksanakan dan harus dapat diselesaikan hingga akhir tahun ini,” ungkap Fadjar.

Gubernur Apresiasi Kerja KPK

ott di kaltim
Gubernur Kaltim Isran Noor memberikan apresiasi atas kinerja KPK mengungkap kasus dugaan korupsi di Kaltim. (Muhammad Ipu/Akurasi.id)

Rabu (16/10/19) siang tadi, Gubernur Kaltim Isran Noor, saat dijumpai di gedung Dekranasda, Jalan H.A.M Rifadin, Kecamatan Loa Janan Ilir, mengungkapkan apresiasinya pada kinerja lembaga antirasuah ini.

Kata mantan Bupati Kutai Timur (Kutim) ini, semoga gerak senyap KPK di tanah Benua Etam saat ini bisa membuat efek jera bagi pejabat negara yang ingin bermain-main dengan uang rakyat. Karena itu dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum untuk menyelesaikan seluruh rangkaian prosesnya.

“Kita serahkan saja ke KPK sepenuhnya untuk menyelesaikan masalah ini,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, meski para pejabat tersebut sedang terjerat persoalan hukum, tetapi proyek penghubung antar wilayah itu tetap harus berjalan. “Orangnya boleh di proses, tapi kegiatan pengerjaannya jangan. Karena yang dirugikan nantinya adalah masyarakat lagi,” imbuhnya.

Isran memastikan dalam jeratan kasus tersebut, tidak ada pejabat dari jajarannya yang turut diperiksa. “Itu dari pegawai pusat kementerian,” tegasnya.

Meski proyek jalan tersebut berada di bawah wilayah kepemimpinannya, tetapi Isran menegaskan jika pengerjaan itu masuk dalam kewenangan pemerintah pusat. Meski kewenangannya sangatlah minim terkait persoalan proyek itu, tapi Isran akan memastikan agar wacana itu tetap terus berjalan sebagaimana mestinya.

Ia tidak ingin proyek tersebut mangkrak hanya karena ulah segelintir oknum nakal yang sedang diproses KPK. “Kita usahakan itu tetap berjalan,” harapnya.

Iklan mahyunadi lagi

Diwartakan sebelumnya, tim KPK menahan Kepala BPJN Wilayah XII Kaltim Refly Ruddy Tangkere di Jakarta, Selasa (15/10/19). Di hari yang sama, KPK juga menahan tujuh orang di Samarinda dan Bontang, Kaltim. Tujuh orang yang di tangkap di Samarinda dan Bontang langsung dibawa ke Polda Kaltim di Balikpapan.

Ketujuh orang ini rencana diberangkatkan ke Jakarta, Rabu (16/10/19). Total delapan orang ini diduga terlibat kasus suap proyek multiyears senilai Rp 155 miliar. Modus korupsi menggunakan ATM. Rekanan atau kontrakan memberikan ATM pada pejabat di BPJW XII yang sudah diisi sejumlah uang secara periodik. Total uang yang telah diberikan melalui ATM tersebut sekitar Rp1,5 miliar. (*)

Penulis : Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:korupsiOTT KPKProyek jalan nasional
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kakak Bupati PPU Diduga Korupsi, KPK Kantongi Laporan dari Masyarakat
HeadlineHukum & Kriminal

Kakak Bupati PPU Diduga Korupsi, KPK Kantongi Laporan dari Masyarakat

By
akurasi 2019
Menteri Pertanian Copot Pejabat Eselon II Terlibat Korupsi, Tekankan Pentingnya Integritas
HeadlineKabar Politik

Menteri Pertanian Copot Pejabat Eselon II Terlibat Korupsi, Tekankan Pentingnya Integritas

By
Wili Wili
POLRES DAN KODIM
Trending

Masih Berkeliaran Saat Pembatasan Sosial, Ini Tindakan Polres dan Kodim 0908 Bontang

By
akurasi 2019
Park Sung Hoon: Kisah Inspiratif dari Kemiskinan hingga Kesuksesan di Dunia Drakor
Covered StoryTrending

Park Sung Hoon: Kisah Inspiratif dari Kemiskinan hingga Kesuksesan di Dunia Drakor

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?